Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Maung Remontada, Gol Balsa Sekulic Jadi Penentu

Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Maung Remontada, Gol Balsa Sekulic Jadi Penentu

3 jam lalu

Persib Bandung menang 2-1 atas Melbourne Victory pada ACL 2 2026-2027, dengan gol Balsa Sekulic menjadi penentu kemenangan Maung.

Swipe untuk menutup

Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Maung Remontada, Gol Balsa Sekulic Jadi Penentu

04/11/2026, 16:41 WIB
Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Maung Remontada, Gol Balsa Sekulic Jadi Penentu

KOMPAS.com - Hasil Melbourne Victory vs Persib Bandung dalam lanjutan AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027, Rabu (4/11/2026) siang WIB, berakhir dengan skor 1-2. Gol Balsa Sekulic jadi penentu kemenangan Maung.

Matchday keempat ACL 2 2026-2027 Melbourne Victory vs Persib Bandung digelar di Stadion AAMI Park, Victoria, Australia.

Melbourne Victory sempat memimpin lewat gol bunuh diri Julio Cesar (71’).

Namun, Persib Bandung mampu membalikkan kedudukan berkat gol Luka Menalo (85’) dan Balsa Sekulic (90’).

Dengan hasil tersebut, Persib Bandung tetap berada di puncak klasemen sementara Grup E ACL 2026-2027 dengan 12 poin.

Sementara Melbourne Victory harus puas untuk menempati peringkat dua dengan mengoleksi perolehan empat poin.

Pada matchday selanjutnya, Melbourne Victory menghadapi Viettel, sedangkan Persib Bandung akan melawan FC Seoul.

JALANNYA LAGA

Kendati bertindak sebagai tim tamu, Persib langsung menerapkan garis pertahanan tinggi (high pressing) sejak awal laga.

Peluang pertama didapatkan lewat aksi Thom Haye di sisi kiri pertahanan lawan, meski umpan silangnya masih dapat diamankan oleh kiper Jack Duncan.

Persib Bandung kembali menebar ancaman ketika Uilliam Barros menyambut umpan silang Thom Haye, namun sepakannya masih menyimpang tipis di sisi kiri gawang lawan.

Melbourne Victory baru bisa merespons pada menit ke-14 melalui situasi eksekusi tendangan bebas Guillermo, tetapi bola masih membentur pagar hidup pemain bertahan tim tamu.

Tekanan tuan rumah berlanjut lewat spekulasi tembakan jarak jauh Michael Ghossaini empat menit berselang serta umpan silang berbahaya Denis Genreau pada menit ke-20.

Beruntung bagi skuad Maung Bandung, Patricio Matricardi berdiri di posisi yang tepat untuk menyapu bahaya dari area terlarang.

Ancaman terbaik tim tamu lahir pada menit ke-32 saat Balsa Sekulic menerima umpan sodoran Uilliam Barros tepat di luar kotak penalti.

Sayangnya, tendangan keras Sekulic masih menggagalkan peluang gol setelah bola hanya membentur mistar gawang.

Intensitas serangan Maung Bandung kian meningkat pada sepuluh menit terakhir waktu normal.

Eliano Reijnders sempat melesakkan tembakan mengarah ke gawang di dalam kotak penalti.

Kendati demikian, Jack Duncan berhasil melakukan penyelamatan krusial hingga kedudukan 0-0 bertahan sampai jeda.

Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Persib Bandung Remontada

Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat setelah Melbourne Victory mengambil inisiatif menyerang.

Tuan rumah sempat mengancam lewat sepakan Guillermo dan peluang emas dari kesalahan lini belakang, namun kiper Fitrah Maulana tampil sigap mengamankan gawangnya.

Petaka bagi Persib hadir pada menit ke-71 ketika Julio Cesar tak sengaja melakukan gol bunuh diri yang membuat tuan rumah unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, jajaran pelatih langsung melakukan sejumlah pergantian taktik dengan memasukkan tenaga baru untuk mendobrak pertahanan lawan.

Upaya keras tersebut berbuah manis pada menit ke-85. Memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan, Luka Menalo sukses mencetak gol penyeimbang kedudukan menjadi 1-1.

Hanya berjarak lima menit berselang, Stadion AAMI Park bergemuruh bagi kubu tim tamu setelah Balsa Sekulic mencatatkan namanya di papan skor.

Memanfaatkan operan matang dari Mariano Peralta, Balsa Sekulic sukses mengonversikannya menjadi gol kemenangan yang membalikkan keadaan menjadi 1-2.

Keunggulan tipis tersebut berhasil dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan Persib sukses melakukan comeback dramatis di kandang lawan.

Susunan Pemain Melbourne Victory Vs Persib

Melbourne Victory (4-2-3-1): 25-Jack Duncan (GK); 36-Harrison Shillington, 5-Brendan Hamill (15-Tom Lockyer 80’), 3-Jason Davidson (C), 4-Philipp Ziereis; 22-Xavier Stella (6-Louis D’Arrigo 59’), 10-Denis Genreau; 23-Keegan Jelacic, 29-Michael Ghossaini (11-Clerismario Santos 59’), 21-Guillermo (14-Matthew Grimaldi 77’); 9-Harrison Sawyer (44-Charles Nduka 59’).

Pelatih: Giovanni Savarese

Persib (3-4-3): 81-Fitrah Maulana (GK); 22-Daijel Loncar, 48-Patricio Matricardi, 4-Julio Cesar (10-Mariano Peralta 77’); 6-Sandy Walsh, 33-Thom Haye, 17-Gakuto Notsuda (77-Ragnar Oratmangoen 84’), 18-Adam Alis (23-Marc Klok 73’) (C); 2-Eliano Reijnders, 94-Uilliam Barros (9-Luka Menalo 73’); 99-Balsa Sekulic.

Pelatih: Igor Tolic

Terpopuler Lainnya

Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Gedung Putih Menantang dan Trump Marah-marah

Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Gedung Putih Menantang dan Trump Marah-marah

8 jam lalu

Demokrat berpeluang menang dalam pemilu sela AS 2026. Gedung Putih tetap menantang, sementara Trump meluapkan kemarahan kepada Fox News.

Swipe untuk menutup

Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Gedung Putih Menantang dan Trump Marah-marah

04/11/2026, 11:27 WIB
Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Gedung Putih Menantang dan Trump Marah-marah
Penulis: Tri Indriawati
|
Editor: Tri Indriawati

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Gedung Putih menunjukkan sikap menantang di tengah menguatnya peluang Partai Demokrat meraih kemenangan dalam pemilu sela Amerika Serikat (AS) pada Selasa (3/11/2026).

Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan memperingatkan Partai Demokrat untuk bersiap menghadapi perlawanan lebih keras, meskipun Partai Republik berpotensi mengalami kekalahan yang dapat mengubah keseimbangan kekuasaan di Kongres.

Sementara itu, Trump terlihat meluapkan kekesalannya melalui serangkaian unggahan di media sosial, termasuk menyerang stasiun televisi konservatif Fox News.

Dilansir dari AFP, Rabu (4/11/2026), suasana di Gedung Putih berubah ketika hasil awal pemilu menunjukkan Partai Demokrat semakin berpeluang memberikan pukulan politik terhadap Trump.

Padahal, sebelumnya Gedung Putih menyatakan Trump masih optimistis secara berhati-hati terhadap hasil pemungutan suara.

"Suasana di Gedung Putih penuh sikap menantang," kata seorang pejabat Gedung Putih kepada AFP.

Gedung Putih salahkan kualitas kandidat Republik

Pejabat Gedung Putih tersebut menyoroti kualitas kandidat Partai Republik yang bertarung memperebutkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Senat AS.

Menurutnya, Trump telah berupaya keras membantu para kandidat melalui dukungan politik dan kampanye di berbagai wilayah Amerika Serikat.

Namun, sejumlah kandidat dinilai tidak mampu memanfaatkan dukungan tersebut secara maksimal.

"Kualitas kandidat itu penting, dan Presiden Trump melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam mempromosikan banyak kandidat yang ada di surat suara dibandingkan para kandidat itu sendiri," kata pejabat tersebut.

Pernyataan itu muncul meskipun Trump secara pribadi mendukung banyak kandidat Partai Republik dan berkeliling negara untuk menggalang suara bagi mereka.

Pada malam pemilu, Trump mengundang anggota kabinet dan penasihat politiknya ke Ruang Timur Gedung Putih untuk menyaksikan penghitungan suara.

Sejumlah staf Gedung Putih juga menyantap makanan pesan antar dari restoran The Cheesecake Factory.

Hal itu disebut sebagai sindiran terhadap mantan Presiden AS Barack Obama, yang sebelumnya mengejek renovasi Gedung Putih oleh Trump.

Obama pernah mengatakan, hasil renovasi tersebut tampak seperti Saddam Hussein membuka sebuah Cheesecake Factory.

Namun, wartawan tidak diizinkan menghadiri acara pemantauan hasil pemilu di Gedung Putih.

Situasi tersebut memperlihatkan bahwa pemerintahan Trump semakin menutup diri di tengah ketidakpastian hasil pemilu.

Gedung Putih ancam Demokrat: Bersiaplah!

Gedung Putih juga menanggapi ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintahan Trump, terutama perang dengan Iran dan kenaikan biaya hidup.

Sejumlah survei sebelumnya menunjukkan pemilih AS kecewa terhadap dampak perang Iran yang menyebabkan lonjakan harga bahan bakar dan kebutuhan sehari-hari.

Namun, pejabat Gedung Putih menepis kekhawatiran tersebut dan memperingatkan masyarakat yang memilih Partai Demokrat.

"Siapa pun yang memilih Demokrat hari ini akan mengalami penyesalan besar ketika harga bensin turun dengan cepat setelah konflik Iran diselesaikan, tetapi mereka masih harus menghadapi sekumpulan anggota Demokrat ekstremis liberal," kata pejabat tersebut.

Ia juga menegaskan, Trump tidak akan mengendurkan perlawanannya terhadap kelompok politik yang dianggap berseberangan dengan pemerintahannya.

"Dan satu catatan terakhir: apa pun hasil hari ini, tekad Presiden Trump untuk menghentikan kelompok Kiri Radikal justru akan semakin kuat. Bersiaplah," ujarnya.

Trump sebelumnya mengatakan bahwa kesepakatan dengan Iran kemungkinan segera tercapai.

Meski demikian, muncul pula spekulasi bahwa AS dapat kembali melancarkan operasi militer besar-besaran setelah pemilu sela berakhir.

Trump marah kepada Fox News

Di tengah berlangsungnya pemungutan suara, Trump juga menyerang Fox News melalui sejumlah unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social.

Presiden berusia 80 tahun itu menuding stasiun televisi konservatif tersebut tidak lagi cukup mendukung dirinya.

Trump bahkan mengaitkan penurunan jumlah penonton Fox News dengan sikap redaksi media tersebut terhadap pemerintahannya.

Dalam salah satu unggahan yang dibuat ketika tempat pemungutan suara pertama mulai ditutup, Trump menyebut Fox News mengalami penurunan popularitas karena dianggap menentangnya.

"Fox jauh menurun, bukan karena saya, melainkan karena mereka MENENTANG saya!" tulis Trump.

Dalam unggahan lainnya, Trump menghina salah seorang pembawa acara Fox News dengan menyebutnya "BODOH SEPERTI BATU".

Ia juga mengecam hasil survei Fox News mengenai pandangan para pemilih sebagai yang selalu paling buruk.

"Rating Fox News turun jauh (27 persen!) karena mereka menghabiskan terlalu banyak waktu meliput Demokrat yang tergila-gila menyerang Trump!" tulisnya.

Kritik tersebut muncul meskipun Fox News selama ini dikenal sebagai salah satu media konservatif paling berpengaruh di Amerika Serikat.

Trump terancam kehilangan kendali Kongres

Pemilu sela 2026 menjadi ujian penting bagi Trump yang telah menjalani hampir dua tahun masa jabatan keduanya sebagai presiden.

Dalam sebulan menjelang pemilu, Trump hampir setiap hari menghadiri kampanye untuk mendukung kandidat Partai Republik.

Ia bahkan meminta para pendukungnya memperlakukan pemilu sela seolah-olah dirinya turut mencalonkan diri.

"Anggap saja saya ada di surat suara," kata Trump dalam berbagai kampanye.

Namun, upaya tersebut dilakukan ketika tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinannya berada di sekitar titik terendah sepanjang karier politiknya.

Jika Partai Demokrat berhasil menguasai DPR dan Senat, Trump berpotensi menghadapi hambatan besar dalam menjalankan agenda pemerintahannya selama dua tahun terakhir masa jabatan.

Kongres yang dikuasai Demokrat dapat memperketat pengawasan terhadap pemerintah dan menghambat sejumlah rancangan undang-undang yang didukung Trump.

Dalam wawancara melalui telepon dengan CBS pada Selasa, Trump mengancam akan menggunakan kewenangan presiden untuk memveto legislasi yang diajukan Demokrat apabila partai tersebut memenangkan pemilu.

"Saya akan menjadi Tuan Veto," kata Trump.

Meski demikian, hasil akhir perebutan kendali Kongres belum dipastikan ketika laporan AFP diterbitkan.

Peluang kemenangan Demokrat yang semakin menguat telah memunculkan kemungkinan perubahan besar dalam hubungan antara Gedung Putih dan Kongres selama sisa masa pemerintahan Trump.

Internasional Lainnya

TNI AD Angkat Bicara soal Pengerahan Pasukan ke Jakarta

TNI AD Angkat Bicara soal Pengerahan Pasukan ke Jakarta

19 jam lalu

TNI AD menjelaskan pengerahan prajurit ke Jakarta untuk menjaga kesiapsiagaan dan stabilitas, sesuai tugas negara. Klaim bukan terkait isu lain.

Swipe untuk menutup

TNI AD Angkat Bicara soal Pengerahan Pasukan ke Jakarta

04/11/2026, 00:00 WIB
TNI AD Angkat Bicara soal Pengerahan Pasukan ke Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Darat (AD) memberikan penjelasan soal pengerahan prajurit matranya ke Jakarta.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, pengerahan tersebut berkaitan dengan upaya menjaga kesiapsiagaan satuan dan personel dalam menghadapi berbagai perkembangan situasi.

“Pada prinsipnya, TNI AD senantiasa berupaya menjaga kesiapsiagaan satuan dan personel dalam menghadapi setiap perkembangan situasi,” kata Donny kepada Kompas.com, Rabu (4/11/2026).

Menurut Donny, kesiapsiagaan itu merupakan bagian dari tugas TNI untuk menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, dan melindungi keselamatan bangsa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

“Dalam konteks tersebut, kesiapan kekuatan TNI juga memiliki fungsi penangkal terhadap berbagai bentuk ancaman yang dapat mengganggu kepentingan bangsa dan negara, khususnya di wilayah ibu kota negara,” ujar dia.

Dia menuturkan, kesiapan TNI AD tidak hanya menyangkut personel, tetapi juga satuan dan pangkalan.

Karena itu, TNI AD perlu menguji kesiapan seluruh unsur tersebut secara berkala, termasuk untuk mengantisipasi kebutuhan pengerahan pasukan dalam jumlah tertentu sewaktu-waktu.

“Tanpa harus menunggu adanya perkembangan situasi, TNI AD harus selalu siap. Kapan pun negara membutuhkan, TNI AD siap melaksanakan tugas sesuai perintah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ucap dia.

Dia menambahkan, semua langkah tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Kesiapsiagaan

Sementara itu, Markas Besar TNI menyatakan, pengerahan prajurit TNI dalam jumlah besar ke Jakarta merupakan hal biasa dalam rangka kesiapsiagaan.

”Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan TNI, untuk kesiapsiagaan,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Muhammad Nas saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (4/11/2026).

Kendati demikian, Nas tidak menjawab secara spesifik tujuan pengerahan pasukan ke Jakarta.

Ia hanya meminta kepada publik agar tidak mengaitkan dengan isu lain.

”Enggak perlu dikaitkan dengan isu apa pun,” kata dia.

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui