Hasil Balap Moto3 Qatar 2026: Veda Pratama Finis Posisi 4

Hasil Balap Moto3 Qatar 2026: Veda Pratama Finis Posisi 4

3 jam lalu

Veda Ega Pratama sukses finis di posisi 4, pada Moto3 Qatar 2026, Sirkuit Lusail.

Swipe untuk menutup

Hasil Balap Moto3 Qatar 2026: Veda Pratama Finis Posisi 4

08/11/2026, 20:41 WIB
Hasil Balap Moto3 Qatar 2026: Veda Pratama Finis Posisi 4

JAKARTA, KOMPAS.com - Veda Ega Pratama sukses finis di posisi empat pada balapan Moto3 Qatar 2026, di Sirkuit Lusail, Minggu (8/11/2026). Balapan sendiri dimenangkan oleh David Alamansa.

Posisi kedua ditempati oleh Adrian Fernandez dan podium ketiga diisi sang juara Moto3 musim ini, Max Quiles. 

Jalannya Balapan

Veda sendiri start dari urutan ke-14 dan langsung bisa merangsek ke posisi kesebelas setelah melewati tikungan pertama. Pebalap Honda Team Asia tersebut harus bekerja keras start dari barisan kelima.

Untuk diketahui, Veda terkena penalti turun enam posisi karena tidak memperhatikan bendera kuning. Dia tetap melaju mencatatkan waktu terbaik, sedangkan seharusnya dia mengurangi kecepatannya saat bendera kuning dikibarkan.

Meski demikian, Veda punya performa yang cukup baik untuk bersaing di barisan terdepan Moto3 Qatar 2026 yang digelar di Sirkuit Lusail.

Veda sanggup bertahan di posisi kesebelas pada putaran pertama. Sementara itu, para pebalap terpisah menjadi tiga rombongan. Rombongan terdepan mulai memisahkan jarak dengan rombongan kedua, di mana Veda bersaing dengan rival lainnya.

Memasuki lap kedua, Brian Uriarte yang sedang bersaing di barisan terdepan terjatuh setelah bersenggolan dengan David Munoz. Tapi, dia sanggup bangkit dan melanjutkan balapan.

Sementara itu, Veda berhasil memperbaiki posisinya lagi. Pada lap kedua ini, Veda sudah naik ke posisi kedelapan pada balapan yang berdurasi 16 lap tersebut.

Pada lap ketiga, David Almansa masih memimpin jalannya balapan. Dia unggul satu detik dari para rivalnya. Munoz yang dikenakan penalti long lap merosot ke posisi kesebelas. Kondisi tersebut menguntungkan Veda yang naik ke urutan ketujuh.

Namun, jaraknya masih cukup jauh dengan lima besar pebalap tercepat di depannya. Veda masih bertahan di posisi ketujuh pada lap keempat. Veda mencoba mencari celah untuk melewati Joel Kelso yang ada tepat di depannya.

Pada sektor terakhir, Veda akhirnya berhasil melewati Kelso. Veda masih harus bekerja keras untuk mengejar Rico Salmela di posisi kelima. Memasuki lap kelima, Veda tertinggal satu detik dari Salmela.

Namun, jarak antara keduanya terus terkikis seiring berjalannya waktu. Terlihat Veda memiliki performa yang lebih baik dari Salmela. Jelang lap keenam, Veda kembali disalip oleh Kelso.

Veda kembali turun ke posisi kedelapan setelah disalip juga oleh Eddie O'Shea. Veda cukup beruntung, dia bisa kembali meraih posisi ketujuh setelah O'Shea terjatuh.

Tak butuh waktu lama, Veda menyalip Kelso di putaran ketujuh. Masih di lap yang sama, Veda sanggup memperbaiki posisinya hingga berada di urutan kelima.

Sayangnya, jarak dengan Alvaro Carpe yang pada lap ketujuh ini berada tepat di depannya berjarak cukup jauh. Jaraknya dengan Veda terpaut hingga 2,4 detik.

Persaingan di rombongan Veda sangat ketat, pada lap kedelapan, Veda kembali disalip oleh Kelso. Bertahan di posisi keenam, Veda terus mengejar Kelso, sementara di belakangnya juga ada Salmela menempel ketat.

Pada barisan terdepan, Almansa masih memimpin jalannya balapan dengan unggul satu detik dari Maximo Quiles. Pada lap kesembilan ini, Veda masih bertahan di posisi keenam sembari mencari celah untuk melewati Kelso.

Carpe yang ada di posisi keempat semakin menurun dan jaraknya menjadi 1,4 detik. Bukan tidak mungkin Veda dapat mengejarnya di sisa tujuh lap ini.

Pada lap kesepuluh, Veda masih membuntuti Kelso. Keduanya berhasil mengejar Carpe, karena jaraknya sekarang menjadi 0,9 detik.

Sementara itu, jalannya balapan masih dipimpin oleh Almansa. Diikuti Quiles pada posisi kedua, yang bersaing ketat dengan Adrian Fernandez di posisi ketiga.

Memasuki lap kesebelas, Carpe mulai merosot dan ditempel ketat oleh Kelso. Sedangkan Veda, memperhatikan dari jarak dekat persaingan kedua rival di depannya.

Masih di lap yang sama, Carpe akhirnya disalip oleh Kelso. Lalu, tak lama kemudian, Veda pun juga berhasil menyalipnya dan naik ke posisi kelima pada lap keduabelas.

Sisa lima lap, Kelso melebar dan memberikan jalan untuk Veda naik ke posisi keempat. Namun, posisi Veda belum aman, karena Carpe masih berada tepat di belakangnya.

Almansa masih memimpin balapan, diikuti Quiles pada posisi kedua, dan Fernandez pada posisi ketiga. Sedangkan Veda, tertinggal 4,5 detik dari Fernandez.

Saat balapan tersisa empat lap, Veda kembali disalip oleh Carpe. Veda mencoba slipstream untuk merebut posisi keempat, tapi Kelso juga menempel ketat dan berhasil menyalip Veda.

Balapan tersisa tiga lap, Veda bertahan di posisi keenam, dengan Kelso tepat di depannya dan Carpe pada posisi keempat. Pada lap yang sama, Kelso sanggup menyalip Carpe.

Sisa dua lap, Veda masih mencari celah untuk menyalip Carpe. Namun, Carpe juga tidak menyerahkan posisinya begitu saja pada Kelso. Carpe mulai menyalip kembali Kelso untuk posisi keempat. Keduanya terus saling salip menyalip pada lap yang sama.

Posisi Veda tidak aman, karena Hakim Danish berada tepat di belakangnya. Jelang tikungan terakhir, Danish akhirnya menyalip Veda.

Memasuki lap terakhir, Veda berada di urutan ketujuh. Empat pebalap menempel ketat, tapi Danish melebar dan meninggalkan barisan.

Kelso masih bertahan di posisi keempat, diikuti Carpe pada posisi kelima, dan Veda pada posisi keenam. Pada sektor terakhir, Veda akhirnya berhasil menyalip Carpe yang kemudian juga menyalip Kelso.

Veda akhirnya melewati garis finis pada posisi keempat.

Hasil Balap Moto3 Qatar 2026:

1 David Almansa Liqui Moly Dynavolt Intact GP 33:09.470
2 Adrian Fernandez Leopard Racing +2.516
3 Maximo Quiles CFMOTO Gaviota Aspar Team +2.585
4 Veda Pratama Honda Team Asia +5.653
5 Alvaro Carpe Red Bull KTM Ajo +5.700
6 Joel Kelso GRYD Racing +5.954
7 Hakim Danish AEON Credit MT Helmets MSI +7.315
8 David Muñoz Liqui Moly Dynavolt Intact GP +11.381
9 Ryusei Yamanaka AEON Credit MT Helmets MSI +11.428
10 Scott Ogden CIP Green Power +11.465
11 Guido Pini Leopard Racing +11.575
12 Rico Salmela Red Bull KTM Tech3 +11.982
13 Zen Mitani Honda Team Asia +12.391
14 Brian Uriarte Red Bull KTM Ajo +14.318
15 Marco Morelli CFMOTO Gaviota Aspar Team +15.151
16 Valentin Perrone Red Bull KTM Tech3 +20.176
17 Jesus Rios Rivacold Snipers Team +20.297
18 Casey O'Gorman SIC58 Squadra Corse +21.473
19 Kiattisak Singhapong Rivacold Snipers Team +33.793
20 Leo Rammerstorfer SIC58 Squadra Corse +34.131
21 Ruche Moodley CODE Motorsports +36.595
22 Kgopotso Mononyane CODE Motorsports +61.373

Tidak finis (DNF): Eddie O'Shea (GRYD Racing), Joel Esteban (LEVEL UP – MTA), dan Adrian Cruces (CIP Green Power).

Terpopuler Lainnya

Presiden Israel Tunjuk Eisenkot Bentuk Pemerintahan Baru, Netanyahu Rawan Lengser

Presiden Israel Tunjuk Eisenkot Bentuk Pemerintahan Baru, Netanyahu Rawan Lengser

17 jam lalu

Rival-rival politik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memandang langkah ini titik awal untuk melengserkan PM terlama di Israel tersebut.

Swipe untuk menutup

Presiden Israel Tunjuk Eisenkot Bentuk Pemerintahan Baru, Netanyahu Rawan Lengser

08/11/2026, 07:13 WIB
Presiden Israel Tunjuk Eisenkot Bentuk Pemerintahan Baru, Netanyahu Rawan Lengser

TEL AVIV, KOMPAS.com - Presiden Israel Isaac Herzog pada Sabtu (7/11/2026) memberikan kesempatan pertama kepada Gadi Eisenkot untuk membentuk pemerintahan baru, menyusul buntunya pemilihan umum (pemilu) 27 Oktober.

Rival-rival politik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memandang langkah ini titik awal untuk melengserkan PM terlama di Israel tersebut.

Eisenkot—mantan kepala militer yang baru terjun ke dunia politik—memimpin blok oposisi yang berupaya merangkul warga Israel sekuler serta liberal.

Blok ini membuka pintu aliansi dengan kelompok Yahudi ultra-Ortodoks, langkah yang sebelumnya dianggap mustahil, tetapi berpotensi memberikan jumlah kursi cukup untuk membentuk koalisi.

Kantor Herzog menyampaikan, penunjukan resmi bakal digelar dalam upacara di kediaman presiden di Yerusalem pada Minggu (8/11/2026).

Herzog memberikan kesempatan pertama kepada Eisenkot setelah melakukan konsultasi dengan seluruh partai sepanjang pekan ini.

Dalam pemilu Israel tahun ini, tak satu pun pihak meraih mayoritas di tengah polarisasi tajam akibat pemerintahan sayap kanan garis keras Netanyahu, serta kondisi negara yang terkuras oleh tiga tahun peperangan.

Herzog, yang memegang peran non-partisan meski berasal dari Partai Buruh (sayap kiri) yang kini tidak lagi aktif, mengisyaratkan keinginannya menjajaki pembentukan pemerintahan persatuan nasional yang dapat menyatukan warga Israel dari berbagai spektrum politik.

Tekanan pembentukan pemerintahan ini dapat meningkat jika Netanyahu benar-benar melancarkan kembali perang terhadap Iran, meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum memberikan lampu hijau.

Batas waktu pembentukan kabinet

Usai ditunjuk resmi, Eisenkot memiliki waktu 28 hari untuk mengumpulkan 61 suara yang diperlukan guna membentuk pemerintahan.

Jika gagal, Herzog dapat memberikan perpanjangan waktu 14 hari sebelum menawarkan mandat tersebut kepada pihak lain.

Apabila Eisenkot dan Netanyahu tetap gagal membentuk koalisi, Israel harus kembali menggelar pemilihan umum.

Sebelumnya, akibat kebuntuan politik yang terus berulang, Israel pernah menyelenggarakan lima kali pemilu sepanjang 2019 hingga 2022.

Dukungan dan tantangan oposisi

Eisenkot mengantongi dukungan dari partai-partai yang mewakili 67 anggota parlemen, berbanding 46 anggota parlemen yang mendukung blok Netanyahu.

Kendati demikian, dukungan untuk Eisenkot mencakup anggota dari kelompok minoritas Arab Israel—keturunan warga Palestina yang tetap tinggal setelah berdirinya Israel pada 1948—yang perolehan kursinya melonjak akibat kemarahan terhadap Netanyahu.

Di sisi lain, elemen sayap kanan dalam oposisi sebenarnya menolak bergantung pada suara kelompok Arab.

Salah satunya adalah Avigdor Liberman, anggota blok oposisi sekaligus mantan ajudan Netanyahu yang kini menjadi kritikus keras.

Meski memiliki pandangan garis keras yang sama mengenai isu Palestina, Liberman tidak bersedia duduk bersama Eisenkot jika masih mengandalkan suara warga Arab Israel.

Namun, pada Jumat (6/11/2026), Liberman yang merupakan sekularis disokong basis imigran penutur bahasa Rusia, mengubah sikapnya terhadap kelompok ultra-Ortodoks.

Ia menyatakan terbuka membahas undang-undang yang melegalkan pengecualian wajib militer bagi kelompok tersebut.

Padahal sebelumnya, Liberman bersama pemimpin oposisi Naftali Bennett menjadikan penghapusan pengecualian itu sebagai janji kampanye utama.

Mereka sempat melontarkan kritik tajam dengan menyebut kelompok ultra-Ortodoks sebagai beban negara.

Sentimen itu meluas di kalangan warga Israel, terutama saat banyak tentara cadangan harus menjalani masa tugas berulang kali di Gaza dan Lebanon.

Sebagai solusi, Eisenkot mengusulkan kewajiban pengabdian nasional bagi seluruh warga Israel, dengan opsi pengabdian sipil alih-alih militer.

Langkah ini membuka peluang untuk mengintegrasikan kelompok ultra-Ortodoks ke dalam sistem.

Internasional Lainnya

Hasil Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Enam

Hasil Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Enam

24 jam lalu

Veda Ega Pratama, berhasil naik ke posisi 6 di klasemen sementara Moto3 2026 setelah finis di posisi empat Moto3 Qatar di Sirkuit Losail.

Swipe untuk menutup

Hasil Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Enam

08/11/2026, 00:00 WIB
Hasil Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Enam
Penulis: Aprida Mega Nanda
|
Editor: Azwar Ferdian

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil naik ke posisi enam  klasemen sementara Moto3 2026, setelah menyelesaikan balapan seri Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (8/11/2026).

Pebalap Honda Team Asia tersebut finis di posisi keempat pada balapan kali ini. Hasil itu membuat Veda mendapatkan tambahan 13 poin sehingga kini mengoleksi 144 poin.

Tambahan poin tersebut membawa Veda naik satu peringkat ke posisi keenam klasemen sementara Moto3.

Sebelumnya, pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu menempati posisi ketujuh dengan koleksi 131 poin. Veda berhasil melewati Marco Morelli yang kini berada di urutan ketujuh dengan 141 poin.

Meski belum berhasil kembali naik podium seperti saat seri Malaysia, hasil di Qatar tetap menjadi tambahan positif bagi Veda. Terlebih, ia mampu mengamankan posisi empat besar dan membawa pulang poin penting.

David Almansa Menang, Maximo Quiles Masih Memimpin

Sementara itu, balapan Moto3 Qatar dimenangkan oleh David Almansa. Pebalap tersebut berhak mendapatkan tambahan 25 poin sehingga kini mengoleksi 253 poin di klasemen sementara.

Adrian Fernandez finis di posisi kedua dan mendapatkan tambahan 20 poin. Hasil tersebut membuat koleksi poinnya bertambah menjadi 177 poin.

Posisi ketiga ditempati Maximo Quiles. Meski gagal memenangkan balapan, pebalap asal Spanyol itu tetap kokoh di puncak klasemen dengan 392 poin.

Quiles sudah mengunci gelar juara dunia Moto3 2026 sejak seri sebelumnya. Dengan demikian, persaingan yang tersisa kini berfokus pada perebutan posisi kedua hingga peringkat berikutnya.

Di bawah Quiles, David Almansa menempati posisi kedua dengan 253 poin. Sementara itu, Alvaro Carpe naik ke urutan ketiga dengan 216 poin, menggeser Brian Uriarte yang kini mengoleksi 207 poin.

Klasemen Moto3 Usai GP Qatar

Berikut klasemen sementara 10 besar Moto3 2026 setelah balapan di Qatar:

1. Maximo Quiles – 392 poin
2. David Almansa – 253 poin
3. Alvaro Carpe – 216 poin
4. Brian Uriarte – 207 poin
5. Adrian Fernandez – 177 poin
6. Veda Ega Pratama – 144 poin
7. Marco Morelli – 141 poin
8. Hakim Danish – 125 poin
9. Valentin Perrone – 121 poin
10. Matteo Bertelle – 103 poin

Bagi Veda, hasil di Qatar menjadi modal penting untuk melanjutkan persaingan pada sisa musim Moto3 2026. Pebalap muda Indonesia itu kini berada di posisi keenam dan hanya terpaut tiga poin dari Marco Morelli yang menempati urutan ketujuh.

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui