Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal terhadap Prabowo

Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal terhadap Prabowo

10 jam lalu

Polri menetapkan Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo, sebagai tersangka penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.

Swipe untuk menutup

Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal terhadap Prabowo

03/11/2026, 20:13 WIB
Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal terhadap Prabowo

JAKARTA, KOMPAS.com - Polri menetapkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka.

Penetapan tersangka ini diumumkan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin dalam jumpa pers di Mabes Polri.

“Berdasarkan hasil penyidikan, penyidik telah menetapkan terhadap 3 orang tersangka dengan inisial LSP,” kata Asep, Selasa (3/11/2026).

Bukan hanya itu, polisi telah menetapkan tersangka dua orang lainnya, yakni Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso.

“Terhadap para tersangka tersebut diduga melakukan penyadapan tanpa prosedural terhadap Presiden RI, pejabat negara tokoh politik, media, tokoh ormas, LSM,” ucap dia.

Terpopuler Lainnya

9 Negara Eropa Kena Serangan Siber, Freezer Supermarket Jadi Target

9 Negara Eropa Kena Serangan Siber, Freezer Supermarket Jadi Target

22 jam lalu

Freezer dan kulkas di supermarket 9 negara Eropa jadi target serangan siber. Suhunya dinaikkan sampai 50°C sehingga banyak makanan rusak.

Swipe untuk menutup

9 Negara Eropa Kena Serangan Siber, Freezer Supermarket Jadi Target

03/11/2026, 07:47 WIB
9 Negara Eropa Kena Serangan Siber, Freezer Supermarket Jadi Target

BRUSSELS, KOMPAS.com - Sejumlah supermarket di sembilan negara Eropa mengalami gangguan pada freezer mereka akibat dugaan serangan siber pada Senin (2/11/2026).

Peristiwa ini mendorong Uni Eropa memperingatkan adanya upaya yang disengaja untuk mengganggu rantai pasokan pangan di "Benua Biru".

Supermarket di Belgia, Estonia, Finlandia, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Portugal, and Swedia melaporkan masalah pada sistem pendingin. Beberapa peritel terpaksa membuang bahan makanan karena suhu meningkat sepanjang malam.

Insiden ini terjadi tiga minggu setelah serangan siber serupa mengganggu toko-toko bahan makanan di Perancis, menyebabkan ratusan gerai membuang stok makanan yang rusak.

Sampai sekarang, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas kedua insiden tersebut.

Menanggapi situasi ini, Komisaris Uni Eropa untuk bidang pangan dan pertanian, Christophe Hansen, menyatakan bahwa pihaknya menanggapi rentetan insiden tersebut dengan sangat serius.

"Ini merupakan upaya sengaja untuk mengganggu rantai pasokan pangan kita dan merusak kepercayaan konsumen, peringatan yang harus kita tanggapi dengan serius," ujar Hansen, dikutip dari AFP.

Dampak di berbagai negara

Belgia tercatat sebagai salah satu negara yang paling parah terdampak. Puluhan toko dari berbagai jaringan ritel melaporkan kegagalan sistem pendingin.

Pihak kejaksaan federal pun membuka penyelidikan terkait insiden ini.

"Ini serangan siber, tidak ada alasan lain," kata Mich Vergauwen, juru bicara Carrefour Belgia, yang melaporkan gangguan di sekitar 15 dari 700 gerai mereka.

Selain Carrefour Belgia, Ikea juga menyatakan bahwa gerai mereka di Mons mengalami serangan siber yang menyebabkan suhu di dalam freezer meningkat.

Perusahaan sistem pendingin asal Belgia, Sabcobel, menyebutkan bahwa pihaknya mulai mengamankan instalasi mereka pascaserangan di Perancis pada Oktober 2026.

Namun, beberapa sistem belum sempat diperbarui dan akhirnya turut terdampak kemarin.

Jaringan ritel lainnya seperti Delhaize, Colruyt, dan Intermarche turut melaporkan masalah sistem pendingin di gerai-gerai mereka di Belgia. Empat gerai Delhaize di Luksemburg juga terkena dampak serupa.

Sementara di Italia, setidaknya empat supermarket di Sisilia dan satu tempat usaha di Tuscany terdampak, berdasarkan laporan media dan badan keamanan siber nasional.

Pemerintah "Negeri Piza" akan rapat mengenai keamanan siber dengan badan intelijen pada Selasa (3/11/2026).

Di Irlandia, peritel Musgrave melaporkan 13 gerai Supervalu terdampak insiden siber. Sejumlah kecil toko kelontong di Belanda juga mengalami gangguan serupa.

Di Portugal, grup Mosqueteiros mengonfirmasi adanya insiden di tujuh gerai Intermarche yang terkait dengan serangan siber,

"Tampaknya menargetkan penyedia layanan eksternal yang bertanggung jawab mengelola sistem pendingin," ujar mereka.

Kerentanan sistem kendali eksternal

Di Swedia, jaringan ritel Coop mengonfirmasi bahwa enam dari sekitar 800 gerainya terdampak.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa ini insiden siber. Masalah tersebut kini telah teratasi dan lemari pendingin serta alat pembeku (freezer) telah berfungsi kembali seperti sedia kala," ujar juru bicara Carlos Cancino kepada AFP.

Cancino menambahkan, Coop tidak mengetahui siapa dalang di balik serangan tersebut, tetapi mencatat bahwa gerai-gerai yang terdampak terhubung ke jaringan seluler 4G—bukan sistem 5G yang lebih baru—sehingga membuat gerai-gerai tersebut lebih rentan terhadap peretas.

Jaringan ritel Swedia lainnya, Ica, menyatakan bahwa sejumlah kecil gerainya mengalami masalah pada sistem pendingin, tetapi tidak secara eksplisit mengonfirmasi adanya serangan siber.

Menurut juru bicara Ica, Helena Johansson, gerai-gerai yang terdampak semuanya terhubung ke sistem kendali pendingin eksternal yang disediakan oleh produsen Denmark, Danfos.

Pemasok tersebut juga menjadi target serangan siber terhadap peritel Perancis pada 12 Oktober.

Johansson mengarahkan semua pertanyaan lebih lanjut kepada Danfoss, yang hingga saat ini belum menanggapi permintaan komentar dari AFP.

Di Finlandia, suhu yang tidak wajar terdeteksi di beberapa toko kelontong kecil milik grup Kesko.

"Saat ini kami sedang menyelidiki penyebabnya, dan kemungkinan adanya gangguan melalui jaringan belum dapat dikesampingkan," kata Petri Kayhko, kepala keamanan korporat Kesko, kepada AFP.

Roni Kokkola, spesialis keamanan informasi di Pusat Keamanan Siber Nasional di bawah Badan Transportasi dan Komunikasi Finlandia (Traficom), tidak menampik kemungkinan adanya gangguan siber tersebut.

"Kami sudah melihat kejadian serupa di Eropa dalam beberapa bulan terakhir, jadi penyebarannya dari Perancis ke negara-negara lain sudah diperkirakan sebelumnya," ujarnya kepada AFP.

"Saat ini, sudah menjadi hal lumrah bahwa berbagai jenis kerentanan dieksploitasi dengan cara yang semakin aktif dan cepat."

Adapun di Estonia, setidaknya satu supermarket diserang peretas yang menaikkan suhu di dalam unit pendingin hingga mencapai 50 derajat Celsius, demikian dilaporkan oleh lembaga penyiaran publik ERR.

Unit-unit tersebut merupakan model lama yang dipasok oleh Danfoss, serupa dengan unit yang menjadi sasaran dalam serangan di Perancis, ujar Jann Mutso, direktur Kitman Coldtech, perusahaan produsen dan distributor sistem pendingin canggih.

Internasional Lainnya

Selain Jenderal Listyo Sigit, Eks Ajudan Prabowo Juga Ditetapkan sebagai Tersangka

Selain Jenderal Listyo Sigit, Eks Ajudan Prabowo Juga Ditetapkan sebagai Tersangka

1 hari lalu

Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta ditetapkan tersangka kasus penyadapan ilegal. Simak selengkapnya di sini.

Swipe untuk menutup

Selain Jenderal Listyo Sigit, Eks Ajudan Prabowo Juga Ditetapkan sebagai Tersangka

03/11/2026, 00:00 WIB
Selain Jenderal Listyo Sigit, Eks Ajudan Prabowo Juga Ditetapkan sebagai Tersangka

JAKARTA, KOMPAS.com - Polri turut menetapkan Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Ahrie Sonta Nasution sebagai tersangka.

“Penyidik telah menetapkan terhadap 3 orang tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH,” kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Dalam hal ini, dua orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso.

“Sementara satu orang lagi masih dalam pemeriksaan sebagai saksi, yaitu saudara SU,” ucap dia.

Asep mengungkapkan, ketiga tersangka diduga melakukan dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access.

“Terhadap para tersangka tersebut diduga melakukan penyadapan tanpa prosedural terhadap Presiden RI, pejabat negara tokoh politik, media, tokoh ormas, LSM,” ucap dia.

Profil Irjen Ahrie Sonta

Ahrie Sonta lahir di Bandung, Jawa Barat pada 2 April 1981.

Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2002.

Dilansir dari MediaHub Polri, Kamis (24/10/2025), Ahrie melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2009, Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Menengah (Sespimen) Polri pada 2016, dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2024.

Ia juga menempuh pendidikan di luar negeri, di antaranya Politie Academy Apeldoorn Belanda dan Joint Special Operation University di Tampa, Florida, Amerika Serikat.

Sebagai lulusan Akpol, ia pernah menempati sejumlah jabatan, mulai dari tingkat Polres hingga Mabes.

Ahrie pernah ditunjuk menjadi Kanit Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Perjalanan kariernya berlanjut sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok saat pangkatnya masih ajun komisaris besar polisi (AKBP).

Setelah itu, ia mendapat kepercayaan menjadi Sekretaris Pribadi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Posisi tersebut diemban Ahrie setelah Listyo melakukan rotasi dan mutasi terhadap sejumlah perwira, pada Kamis (18/2/2021).

Ia kemudian ditunjuk menjadi ajudan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (23/10/2024), lalu Penyelidik Pengamanan Internal Utama Tingkat II Divpropam Polri pada Oktober 2025.

Pada 6 Oktober 2025, ia naik pangkat menjadi brigadir jenderal dalam upacara kenaikan pangkat 27 perwira tinggi di Gedung Rupatama Mabes Polri, sebagai lulusan Akpol 2002 pertama yang menyandang pangkat jenderal.

Setahun kemudian, ia dipromosikan menjadi Kadivkum Polri dengan pangkat inspektur jenderal.

Ahrie pernah menangani kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat selebgram Millen Cyrus.

Millen ditangkap di sebuah hotel di Jakarta Utara pada Minggu (22/11/2020) dini hari.

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan satu alat isap bong dan sabu seberat 0,3 gram yang diduga sisa dari yang digunakan Millen.

Akibat perbuatannya, Millen harus menjalani rehabilitasi sejak 1 Desember 2020 hingga 11 Januari 2021.

Selain itu, Ahrie juga pernah mengungkap lebih dari 100 kg narkotika dalam waktu dua bulan.

Ia juga terlibat dalam pengungkapan operasi sindikat Taiwan yang berakhir dengan penyitaan 1,6 ton narkotika.

Dua kasus besar tersebut terjadi saat Ahrie menjabat sebagai Kanit Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada 2018.

Di sisi lain, Ahrie juga tergabung dalam Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Nemangkawi untuk menjaga stabilitas di Papua.

Nama Ahrie juga semakin dikenal publik setelah ia terlibat dalam penangkapan buron kelas kakap Djoko Tjandra di Malaysia pada Juli 2020.

Pada saat itu, ia bekerja di bawah arahan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit.

Tim ini mampu meringkus Djoko setelah buron selama sebelas tahun.

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui