Pemkab SBT Tegaskan Tak Ada Pengalihan Anggaran Revitalisasi SD Negeri 08 Kilmury

Pemkab SBT Tegaskan Tak Ada Pengalihan Anggaran Revitalisasi SD Negeri 08 Kilmury

20 jam lalu

Pemkab Seram Bagian Timur tegaskan tidak ada pengalihan alokasi anggaran Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SD Negeri 08 Kilmury.

Swipe untuk menutup

Pemkab SBT Tegaskan Tak Ada Pengalihan Anggaran Revitalisasi SD Negeri 08 Kilmury

24/08/2026, 16:29 WIB
Pemkab SBT Tegaskan Tak Ada Pengalihan Anggaran Revitalisasi SD Negeri 08 Kilmury

KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) menegaskan tidak ada perubahan ataupun pengalihan alokasi anggaran Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada Sekolah Dasar (SD) Negeri 08 Kilmury, Desa Undur, Kecamatan Kilmury.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap pemberitaan di sejumlah media daring dan perbincangan di media sosial mengenai dugaan pengalihan anggaran revitalisasi dari bangunan sekolah di Dusun Woluk ke sekolah induk SD Negeri 08 Kilmury di Desa Undur.

Juru Bicara Pemkab Seram Bagian Timur Ahmad Mony mengatakan, lokasi pelaksanaan program telah ditetapkan sejak awal berdasarkan dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Kepala SD Negeri 08 Kilmury.

“Tidak ada perubahan terkait alokasi anggaran revitalisasi di SD Negeri 08 Kilmury. Pelaksanaan program mengacu pada lokasi sasaran sebagaimana tercantum dalam dokumen kerja sama,” ujar Ahmad dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (24/8/2026).

PKS dengan Nomor 0266.1/C3.3/BP2.01/01/V/PKS/2026 tersebut mencantumkan alamat satuan pendidikan SD Negeri 08 Kilmury di Jalan Pendidikan, Desa Undur, Kecamatan Kilmury, Kabupaten Seram Bagian Timur.

Lokasi tersebut juga tercantum dalam site plan pembangunan dan rehabilitasi satuan pendidikan penerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.

Dengan demikian, menurut Ahmad, sasaran program sejak awal berada di Desa Undur dan bukan di Dusun Woluk.

“Pihak yang mengambil keputusan terkait usulan anggaran untuk pembangunan di sekolah induk adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Sekolah Dasar berdasarkan dokumen Perjanjian Kerja Sama tersebut,” jelasnya.

Pemkab jelaskan kondisi sekolah di Dusun Woluk

Pemkab SBT juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah berupaya menghadirkan sekolah baru di Dusun Woluk melalui Program Revitalisasi Sekolah.

Namun, rencana tersebut terkendala persyaratan administratif yang harus dipenuhi agar sebuah satuan pendidikan dapat menjadi penerima program.

Ahmad menjelaskan, calon penerima harus merupakan satuan pendidikan yang telah beroperasi selama sedikitnya dua tahun, memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), serta menjadi penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) minimal dua tahun.

Sementara itu, bangunan sementara yang digunakan untuk kegiatan pendidikan di Dusun Woluk belum memenuhi persyaratan tersebut.

“Dinas Pendidikan sudah berupaya menghadirkan sekolah baru di Dusun Woluk melalui Program Revitalisasi Sekolah. Namun, terdapat sejumlah persyaratan pendirian sekolah baru yang harus dipenuhi,” kata Ahmad.

Karena itu, belum masuknya bangunan di Dusun Woluk sebagai penerima program bukan disebabkan oleh pengalihan anggaran dari lokasi tersebut ke sekolah induk.

Pekerjaan ditargetkan selesai Oktober 2026

Selain mengenai lokasi anggaran, Pemkab SBT juga menanggapi informasi yang menyebut pelaksanaan rehabilitasi dan pembangunan fisik sekolah tidak berjalan atau mengalami keterlambatan.

Menurut Ahmad, kegiatan rehabilitasi bangunan sekolah serta pembangunan sarana dan prasarana baru di SD Negeri 08 Kilmury saat ini masih berlangsung. Pelaksanaan pekerjaan disebut memiliki tenggat waktu kontrak hingga Oktober 2026.

Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama kondisi geografis, keterbatasan aksesibilitas, serta musim hujan yang menyebabkan mobilisasi material menuju lokasi pekerjaan terhambat.

Meski demikian, Pemkab SBT memastikan kegiatan tetap berjalan sesuai petunjuk teknis pelaksanaan program.

“Pelaksanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan di SD Negeri 08 Kilmury di Desa Undur telah berjalan sesuai petunjuk teknis. Pemerintah daerah berharap, seluruh pemangku kepentingan dapat mendukung dan mengawal pelaksanaannya hingga selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan untuk kemajuan pendidikan di Desa Undur, Dusun Woluk, dan wilayah sekitarnya,” ujar Ahmad.

Pemkab SBT menyatakan tetap terbuka terhadap saran, masukan, ataupun kritik yang konstruktif dari masyarakat.

Pemerintah daerah juga memastikan tata kelola pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan akan tetap dijalankan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemkab berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat mengenai pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SD Negeri 08 Kilmury.

Brandzview Lainnya

Calon Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi, Mulai Berlayar ke Tanah Air

Calon Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi, Mulai Berlayar ke Tanah Air

7 jam lalu

Kapal induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi, mulai berlayar dari Italia menuju Tanah Air. Ratusan prajurit TNI AL sudah di Italia untuk persiapan pengawakan kapal.

Swipe untuk menutup

Calon Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi, Mulai Berlayar ke Tanah Air

25/08/2026, 05:17 WIB
Calon Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi, Mulai Berlayar ke Tanah Air

JAKARTA, KOMPAS.com - Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, mulai berlayar dari Italia menuju Tanah Air pada Senin (24/8/2026) malam waktu Italia atau Selasa (25/8/2026) dini hari waktu Indonesia.

“Benar, sesuai rencana kapal Garibaldi akan bertolak dari Italia (Senin) malam ini,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/8/2026) malam.

Dalam perjalanan menuju Indonesia, Giuseppe Garibaldi direncanakan melintasi Terusan Suez dan singgah di Jeddah, Arab Saudi, serta Colombo, Sri Lanka.

Setelah itu, kapal akan melanjutkan pelayaran menuju Indonesia.

Menurut rencana, pelayaran akan memakan waktu selama 3 pekan sehingga kapal diperkirakan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.

“Untuk detail rute pelayaran selanjutnya akan menyesuaikan dengan rencana operasi dan navigasi kapal,” ungkap Rico.

Sebelum pelayaran ini, TNI Angkatan Laut (AL) mengonfirmasi bahwa sebanyak 100 prajuritnya telah bertolak ke Italia untuk menjemput Giuseppe Garibaldi.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Marsekal Pertama Tunggul mengatakan, 100 prajurit TNI AL ini berlatih sebelum mengawaki kapal induk pertama Indonesia itu.

“Saat ini perkembangannya, kru dari Garibaldi sudah berada di Italia untuk melaksanakan serangkaian pelatihan sebelum pelaksanaan penyeberangan,” ujar Tunggul saat dihubungi Kompas.com, 14 Juli 2026.

Setelah itu, mereka akan membawa Giuseppe Garibaldi berlayar ke Indonesia dengan skema joint crew, yakni pengawak gabungan yang terdiri atas personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia.

“Kemudian setelah tiba di Indonesia akan dilaksanakan serah terima sampai dengan 100 persen pengawakan dari prajurit TNI Angkatan Laut,” jelas dia.

Sebelumnya, rapat paripurna DPR RI menyetujui permohonan pemerintah untuk menerima hibah satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia, 21 Juli 2026.

Persetujuan itu diambil setelah DPR mendengarkan laporan Komisi I DPR RI mengenai hasil pembahasan permohonan penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) dari luar negeri.

Ketua DPR RI Puan Maharani kemudian meminta persetujuan seluruh anggota dewan dalam rapat paripurna.

“Sidang Dewan yang kami hormati, selanjutnya kami menanyakan kepada Sidang Dewan yang terhormat, apakah Laporan Komisi I DPR RI atas persetujuan penerimaan hibah 1 unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia dapat kita setujui?" kata Puan saat memimpin rapat paripurna.

Pertanyaan itu langsung dijawab serempak oleh anggota dewan dengan ucapan, "Setuju", yang kemudian disahkan dengan ketukan palu pimpinan sidang.

Terpopuler Lainnya

Rakyat Makin Menderita, Presiden Iran Minta Perang Diakhiri: Tunjukkan Kita Telah Menang

Rakyat Makin Menderita, Presiden Iran Minta Perang Diakhiri: Tunjukkan Kita Telah Menang

23 jam lalu

"Perang ini pada akhirnya harus berakhir," ujar Presiden Iran Masoud Pezeshkian sambil menyerukan agar Teheran mendeklarasikan kemenangan.

Swipe untuk menutup

Rakyat Makin Menderita, Presiden Iran Minta Perang Diakhiri: Tunjukkan Kita Telah Menang

24/08/2026, 13:21 WIB
Rakyat Makin Menderita, Presiden Iran Minta Perang Diakhiri: Tunjukkan Kita Telah Menang

TEHERAN, KOMPAS.com — Sejumlah elite politik Iran mulai mendorong agar perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel diakhiri dan pemerintah fokus memulihkan ekonomi yang semakin tertekan.

Sikap yang berseberangan dengan kelompok garis keras Iran itu disampaikan oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf di tengah mandeknya jalur diplomasi serta tekanan ekonomi dari AS.

"Perang ini pada akhirnya harus berakhir," ujar Pezeshkian pada Jumat (21/8/2026), yang dikutip The Wall Street Journal.

"Lebih baik kita menunjukkan kekuatan dan martabat kita hari ini serta menyatakan kepada dunia bahwa kita telah menang dan sedang mengakhiri perang ini."

Adapun perang selama enam bulan terakhir, ditambah tekanan ekonomi, telah memperburuk kondisi perekonomian Iran. Nilai mata uang Iran semakin terpuruk dan masyarakat semakin kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Para pemimpin Iran yang lebih moderat khawatir tekanan tersebut pada akhirnya dapat mengganggu stabilitas negara.

Sementara itu, Ghalibaf tidak secara langsung menyerukan penghentian perang. Namun, ia menekankan pentingnya mengatasi krisis ekonomi karena keamanan negara tidak akan terjamin jika kondisi ekonomi terus memburuk.

"Betapapun besarnya kekuatan militer yang kita miliki, jika rakyat kita hidup dalam kesulitan serta negara kekurangan sirkulasi keuangan dan pertumbuhan ekonomi, kita tidak akan mencapai kemajuan," ujar Ghalibaf.

"Sebagai seseorang yang pernah mengalami perang, kami memahami nilai sejati dari perdamaian," tambahnya.

Kelompok garis keras Iran masih sanggup berperang

Berbeda dengan pernyataan Pezeshkian dan Ghalibaf, kelompok garis keras Iran masih menunjukkan sikap keras terhadap AS.

Mereka memiliki ketidakpercayaan mendalam terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump dan memanfaatkan jeda konflik untuk mempersiapkan kemungkinan pertempuran berikutnya.

Kelompok tersebut juga baru-baru ini mengajukan tuntutan keras terkait pembukaan kembali lalu lintas di Selat Hormuz.

Pada saat yang sama, pemerintahan Trump terus meningkatkan tekanan terhadap Iran melalui sanksi ekonomi dan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Trump sendiri berulang kali menunjukkan keinginannya mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Namun, nota kesepahaman yang ditandatanganinya pada Juni untuk mengakhiri konflik gagal setelah muncul perselisihan mengenai upaya Iran mengatur lalu lintas di Selat Hormuz.

Perundingan yang berlangsung pada awal bulan ini juga terhenti setelah AS menolak kesepakatan yang tidak menjamin kebebasan lalu lintas di selat tersebut.

Peluang eskalasi masih besar

Sejumlah analis menilai pernyataan Pezeshkian dan Ghalibaf menunjukkan besarnya tekanan ekonomi yang sedang dihadapi Iran.

Namun, mereka memperingatkan bahwa perang justru lebih mungkin kembali meningkat dibandingkan segera berakhir karena belum ada parameter kesepakatan yang dapat diterima kedua pihak.

Analis Iran Hamidreza Azizi menilai Trump tampaknya tengah bersiap memanfaatkan kesulitan ekonomi Iran untuk menuntut konsesi yang lebih besar.

Menurut Azizi, tekanan tersebut justru membuat Iran semakin sulit menghindari langkah mundur yang dapat dipandang sebagai penghinaan.

Danny Citrinowicz, mantan kepala divisi Iran pada badan intelijen pertahanan Israel, juga menilai kedua pihak belum siap memberikan kompromi yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan.

“Untuk alasan itu, terlepas dari sinyal yang datang dari Qalibaf dan Pezeshkian, kemungkinan eskalasi saat ini justru meningkat, bukan menurun,” tulis Citrinowicz di media sosial.

Internasional Lainnya

Anak Usia 5 Tahun di China Viral, Gara-gara Telan Emas Batangan 50 Gram

Anak Usia 5 Tahun di China Viral, Gara-gara Telan Emas Batangan 50 Gram

2 jam lalu

Anak usia 5 tahun di China, mendadak viral setelah menelan emas batangan 50 gram sepanjang 4,5 sentimeter.

Swipe untuk menutup

Anak Usia 5 Tahun di China Viral, Gara-gara Telan Emas Batangan 50 Gram

25/08/2026, 10:30 WIB
Anak Usia 5 Tahun di China Viral, Gara-gara Telan Emas Batangan 50 Gram

KOMPAS.com - Kasus anak-anak menelan benda asing cukup banyak terjadi di berbagai negara. Biasanya benda yang tak sengaja tertelan seperti koin, kelereng, bahkan rambut.

Ukuran benda yang ditelan bahkan tidak sampai 2 centimeter.

Namun di China, ada kasus anak perempuan berusia lima tahun justru menelan emas batangan 50 gram berukuran 4,5 centimeter.

Rumah Sakit Anak di Beijing, melaporkan kasus yang ditangani pada 16 Agustus lalu.

Anak perempuan itu dibawa ke rumah sakit setelah tidak sengaja menelan sebatang emas kecil enam jam sebelum dibawa ke rumah sakit.

Tersangkut di lambung

Dilansir dari South China Morning Post pada Jumat, (21/8/2026), dari hasil sinar-X, mengungkapkan bahwa emas batangan itu masih tersangkut di lambungnya.

Menurut pihak rumah sakit, kondisi anak perempuan itu berada dalam situasi kritis, karena emas batangan tersebut relatif keras dan padat, dengan permukaan halus yang dapat dengan mudah tersangkut di saluran pencernaan.

Hal ini dapat menggores lapisan lambung dan memicu komplikasi parah seperti perforasi dan pendarahan hebat.

Anak perempuan tersebut dilaporkan menelan emas batangan itu saat sedang bermain di rumah.

Sebelum pergi ke rumah sakit, keluarganya sempat mendatangi beberapa klinik, namun tidak satupun yang memiliki fasilitas untuk tindakan endoskopi darurat guna mengangkat benda asing.

Para dokter melakukan tindakan endoskopi intraoperatif dan mendapati bahwa emas batangan itu tersangkut di rongga lambungnya, dan sempat ada diskusi untuk operasi.

Karena bila ada sedikit saja kesalahan saat penanganan, dapat berakibat pada kerusakan lapisan saluran pencernaan.

Namun, para dokter dengan hati-hati menjepit emas batangan tersebut menggunakan snare dan menariknya keluar dari rongga lambung dengan stabil.

Tim medis hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk berhasil mengeluarkan emas batangan tersebut secara utuh.

Anak perempuan itu dilaporkan telah pulih dengan baik, dengan seluruh tanda vital yang stabil.

Reaksi warganet China: ikut heran dan ada yang menghujat orangtua

Insiden ini memicu banyak komentar lucu di dunia maya.

Seorang netizen bahkan menyoroti seberapa kaya anak tersebut sampai mainannya adalah emas batangan.

"Seberapa kaya keluarganya hingga membiarkan anak berusia lima tahun memiliki akses mudah ke emas batangan seberat 50 gram?" ujar salah satu netizen.

Netizen lain ikut menimpali, bahwa anak ini merupakan binatang pemangsa emas.

Istilah ini merupakan slang atau julukan populer untuk anak-anak dalam beberapa tahun terakhir.

Para orang tua di China sering bercanda bahwa anak-anak merupakan binatang pemangsa emas berkaki dua atau bagi hewan peliharaan mereka sebagai binatang pemangsa emas berkaki empat, untuk mengekspresikan tingginya biaya yang terkait dengan membesarkan anak dan hewan peliharaan.

Namun netizen lain justru mengingatkan orang tua harus bertanggung jawab saat memantau perilaku anak-anak mereka dan menjauhkan barang-barang berbahaya dari jangkauan mereka.

Laporan menunjukkan bahwa benda asing di dalam saluran pencernaan adalah kasus darurat yang umum pada anak-anak.

Para dokter mendesak para orang tua untuk segera membawa anak-anak ke rumah sakit jika mereka menelan benda asing alih-alih menggunakan pengobatan tradisional seperti menyuruh mereka minum cuka atau menelan gumpalan nasi untuk mendorong benda tersebut turun ke dalam usus.

Viral Lainnya

Kebakaran Lahan Kosong di Tallasa City Makassar Viral, Diduga akibat Warga Bakar Semak

Kebakaran Lahan Kosong di Tallasa City Makassar Viral, Diduga akibat Warga Bakar Semak

15 jam lalu

Kobaran api di lahan kosong Tallasa City Makassar viral, Damkarmat sebut dipicu aksi warga bakar semak.

Swipe untuk menutup

Kebakaran Lahan Kosong di Tallasa City Makassar Viral, Diduga akibat Warga Bakar Semak

24/08/2026, 20:56 WIB
Kebakaran Lahan Kosong di Tallasa City Makassar Viral, Diduga akibat Warga Bakar Semak
Penulis: Atri Suryatri Abbas
|
Editor: Irfan Maullana

MAKASSAR, KOMPAS.com - Viral di media sosial memperlihatkan kebakaran lahan kosong di kawasan Tallasa City, Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam video yang beredar, kobaran api tampak membumbung tinggi dan cukup besar, sehingga memicu kepanikan para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Fadli Wellang, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut insiden kebakaran terjadi pada sore menjelang malam.

"Kejadiannya sekitar habis Magrib, kira-kira pukul 18.30 WITA. Yang terbakar adalah rumput dan semak-semak di lahan kosong," kata Fadli saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (24/8/2026).

Api Sempat Membesar

Fadli menjelaskan, kobaran api sempat terlihat besar dan heboh karena objek yang terbakar merupakan ilalang kering yang mudah dilahap si jago merah. Meski demikian, penanganan dilakukan dengan cepat sehingga api tidak meluas.

"Apinya cepat karena materialnya rumput kering, pas tinggi makanya terlihat heboh di video. Tapi penangnannya cepat dan sekarang sudah padam," ujarnya.

Dipicu Warga Bakar Semak

Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran tersebut dipicu oleh aksi warga yang membakar rumput dan semak-semak di area dekat kafe setempat.

Untuk menjinakkan kobaran api, Damkarmat Kota Makassar menerjunkan sejumlah personel beserta armada ke lokasi kejadian.

"Ada sekitar dua unit mobil pemadam dan petugas yang dikerahkan langsung ke lokasi untuk melakukan penyiraman hingga situasi benar-benar aman," ujar Fadli.

Pihak Damkarmat Kota Makassar pun mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah atau rumput sembarangan, terutama di area lahan kosong, guna mengantisipasi terjadinya kebakaran yang lebih besar.

Viral Lainnya

Soal Rekening Aktivis Pati Disebut Diblokir Jelang Aksi DPR, Polisi: Penundaan Transaksi 5 Hari

Soal Rekening Aktivis Pati Disebut Diblokir Jelang Aksi DPR, Polisi: Penundaan Transaksi 5 Hari

12 jam lalu

Rekening aktivis Pati disebut diblokir jelang aksi DPR, polisi menyebut transaksi hanya ditunda selama lima hari.

Swipe untuk menutup

Soal Rekening Aktivis Pati Disebut Diblokir Jelang Aksi DPR, Polisi: Penundaan Transaksi 5 Hari

25/08/2026, 00:00 WIB
Soal Rekening Aktivis Pati Disebut Diblokir Jelang Aksi DPR, Polisi: Penundaan Transaksi 5 Hari

PATI, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya menyebut rekening yang digunakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) untuk menghimpun dana hanya mengalami penundaan transaksi selama lima hari kerja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, dana dalam rekening tetap menjadi milik pemegang rekening selama proses penundaan berlangsung.

Budi menjelaskan, mekanisme penundaan transaksi berbeda dengan pemblokiran rekening. 

Setelah lima hari kerja sejak proses penyelidikan dimulai, dana akan dikembalikan kepada pemilik apabila tidak ditemukan tindak pidana.

Polisi Jelaskan Alasan Transaksi Ditunda

Budi meminta masyarakat memahami perbedaan antara pemblokiran rekening dan penundaan transaksi yang diterapkan dalam perkara AMPB.

“Perlu kami luruskan kepada warga masyarakat, selama pelaksanaan penundaan transaksi, rekening yang berada di dalam tabungan tersebut itu tidak disita,” kata Budi, dikutip dari Antara, Senin (24/8/2026).

Menurut Budi, nominal dana tidak berpindah dari rekening pemilik selama penundaan transaksi berlangsung.

“Jadi, harus bisa pisahkan antara pemblokiran dengan penundaan transaksi,” jelasnya.

Polisi menerapkan mekanisme penundaan transaksi dengan mengacu pada Pasal 237 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (Undang-Undang P2SK).

Ketentuan dalam beleid itu mengatur penghimpunan dana harus dilakukan dengan izin terkait badan usaha dan bukan oleh perorangan.

Penyelidik kini meminta klarifikasi mengenai tujuan penggalangan dana yang dilakukan AMPB. 

Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan OJK dan Kementerian Sosial dalam proses tersebut.

“Sehingga pada hari ini penyelidik sedang mengirimkan klarifikasi untuk bisa ditindaklanjuti penggalangan tersebut tujuannya untuk apa. Dan kami berkoordinasi dengan pihak OJK dan Kementerian Sosial,” imbuh Budi.

Polisi Cek Dugaan Aliran Dana

Budi mengatakan otoritas bank akan membuka kembali rekening apabila penyelidikan tidak menemukan unsur tindak pidana.

Sebaliknya, proses hukum akan dilanjutkan apabila penyidik menemukan indikasi pidana dalam aliran dana.

Salah satu hal yang diperiksa ialah kemungkinan adanya aliran dana dari seseorang yang sengaja bertujuan membuat Jakarta tidak aman.

“Kemudian ada lagi rekening-rekening itu masuk dari, mohon maaf dalam tanda kutip, judi online ataupun aliran narkoba, ini kan juga harus kita lihat,” ucapnya.

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui