Konsisten Tegakkan Aturan, Pemprov Jabar Hentikan Pembangunan Pusat Data AI

Konsisten Tegakkan Aturan, Pemprov Jabar Hentikan Pembangunan Pusat Data AI

8 jam lalu

Tegakkan aturan yang berlaku, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menegaskan penghentian pembangunan pusat data AI di Jatiluhur terkait perizinan.

Swipe untuk menutup

Konsisten Tegakkan Aturan, Pemprov Jabar Hentikan Pembangunan Pusat Data AI

02/10/2026, 20:33 WIB
Konsisten Tegakkan Aturan, Pemprov Jabar Hentikan Pembangunan Pusat Data AI

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan penghentian pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) di kawasan Jatiluhur, Jawa Barat, merupakan upaya pemerintah dalam menegakkan aturan sekaligus melindungi kepentingan masyarakat.

Pria yang akrab disapa KDM itu sempat mempertanyakan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) yang belum keluar, sementara pembangunannya tetap dilaksanakan.

“Kesalahannya (pelaksanaan pembangunan) di mana? Di Pemda Purwakarta? Bukan. Kesalahannya ada di konsultannya, sampai ketika saya datang belum memasukkan data," ujarnya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (2/10/2026).

KDM menuturkan, kebijakan telah diambil secara baik sesuai kewenangan provinsi atau kabupaten. Adapun izin AMDAL merupakan kewenangan Dinas Lingkungan setempat.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa pemerintah selalu bersikap adil dan obyektif dalam membuat kebijakan. Salah satunya, dengan melibatkan akademisi Universitas Indonesia, yang akan mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, untuk memberikan tanggapan dan masukan terkait pembangunan pusat data AI.

Menurut KDM, pembangunan tersebut tidak masalah dilaksanakan dengan syarat memiliki izin AMDAL. Ia juga mengingatkan agar pembangunan tidak mengganggu kebutuhan air warga setempat.

“Akan tetapi, (ada) satu catatan, warga Purwakarta yang berkorban untuk kepentingan Jatiluhur harus mendapat akses air. Tidak boleh terganggu," tegasnya.

Kebutuhan air untuk pusat data

KDM menyampaikan, kebutuhan air BDx Data Center saat beroperasi nantinya dapat dipenuhi dari Waduk Jatiluhur dengan menggunakan jatah dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Purwakarta.

Adapun PDAM Purwakarta memiliki alokasi air dari Waduk Jatiluhur sebesar 3.000 liter per detik.

KDM menjelaskan, selama puluhan tahun, PDAM hanya menggunakan sekitar 380 liter per detik atau setara 11 persen dari alokasi tersebut. Dengan demikian, sisa alokasi air dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pusat data.

"Kalau dari jatah yang diberikan dari 100 persen baru dipakai 11 persen, berarti ada 89 persen air yang tidak dimanfaatkan oleh PDAM. Sekarang dipakai lagi sebanyak 14 persen oleh perusahaan. Masih kurang apa nyisa? Nyisa. Sederhana," tegasnya.

Sebelumnya, KDM telah mengunjungi pusat data AI di kawasan Jatiluhur pada Selasa (28/7/2026). Kedatangannya bertujuan untuk memastikan investasi senilai Rp 3,5 triliun itu dibangun di lahan yang aman dari bencana banjir, gempa, serta erupsi gunung berapi.

Selain itu, KDM juga memastikan kebutuhan air dan listrik untuk operasional pusat data AI tercukupi.

Brandzview Lainnya

Jusuf Hamka Jadi Wantimpres, Saham CMNP Melonjak 5,80 Persen

Jusuf Hamka Jadi Wantimpres, Saham CMNP Melonjak 5,80 Persen

12 jam lalu

Saham PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) menguat 5,80% setelah Mohamad Jusuf Hamka dilantik sebagai anggota Wantimpres. Simak kiprah pengusaha jalan tol ini!

Swipe untuk menutup

Jusuf Hamka Jadi Wantimpres, Saham CMNP Melonjak 5,80 Persen

02/10/2026, 17:14 WIB
Jusuf Hamka Jadi Wantimpres, Saham CMNP Melonjak 5,80 Persen

JAKARTA, KOMPAS.com - Saham PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menguat pada perdagangan Jumat (2/10/2026), bertepatan dengan dilantiknya pengusaha jalan tol Mohamad Jusuf Hamka alias Babah Alun sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), saham CMNP ditutup menguat 5,80 persen ke level Rp 1.460 per saham.

Sepanjang perdagangan, gerak saham emiten penyelenggara proyek jalan tol ini cukup fluktuatif. Tercatat CMNP dibuka pada area Rp 1.380, setelah itu sempat menyentuh angka terendah Rp 1.365 sebelum berbalik menguat.

Lonjakan kemudian membawa saham CMNP mencapai posisi tertinggi Rp 1.490 per saham.

Adapun harga rata-rata transaksi saham CMNP di Rp 1.450 per saham.

Mayoritas saham CMNP saat ini digenggam Jusuf Hamka, yang memiliki 4,04 persen saham secara langsung dan 59,35 persen melalui BP2S SG/BNP Paribas Wealth Management Singapore Branch.

Jusuf Hamka dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Wantimpres di Istana Negara, Jumat (2/10/2026).

Jusuf Hamka dikenal sebagai pengusaha yang memiliki kiprah panjang di bisnis jalan tol.

Selain dunia usaha, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan sempat terlibat dalam politik.

Jusuf Hamka lahir pada 5 Desember 1957 dengan nama Jauw A Loen atau Alun Joseph.

Ia merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara dan tumbuh dalam keluarga Tionghoa yang dikenal moderat serta mengutamakan pendidikan.

Ayahnya, Dr Joseph Suhaimi, S.H., merupakan dosen di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta.

Dalam kehidupan keluarga, Jusuf Hamka menikah dengan Lena Burhanudin.

Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai tiga anak, yakni Fitria Yusuf, Feisal Hamka, dan Farid Hamka.

Jusuf Hamka kemudian memeluk Islam pada 1981 saat berusia 23 tahun.

Dalam perjalanan tersebut, Buya Hamka disebut menjadi salah satu sosok yang berpengaruh terhadap keputusan keagamaannya.

Sebelum dikenal sebagai pengusaha jalan tol, Jusuf Hamka sempat menjalani berbagai pekerjaan.

Ia pernah menjadi pedagang asongan, pengusaha kayu, hingga operator traktor dalam proyek konstruksi dengan upah Rp 750.000 per bulan.

Titik balik karier Jusuf Hamka terjadi ketika ia diterima bekerja di CMNP.

Dari perusahaan tersebut, kiprahnya berkembang hingga ia terlibat dalam sejumlah proyek pembangunan dan pengelolaan jalan tol di Indonesia.

Ia kemudian dikenal sebagai salah satu figur penting di balik sejumlah proyek jalan tol, di antaranya Cawang-Tanjung Priok, Depok-Antasari, Bogor Outer Ring Road, Waru-Juanda, Soreang-Pasirkoja, hingga Cileunyi-Sumedang-Dawuan.

Selain terlibat dalam bisnis jalan tol, Jusuf Hamka juga pernah menduduki sejumlah posisi komisaris di berbagai perusahaan.

Sejumlah publikasi pernah memperkirakan kekayaan Jusuf Hamka mencapai sekitar Rp 5,7 triliun berdasarkan nilai kepemilikan manfaat di CMNP.

Namun, angka tersebut merupakan estimasi dan bukan angka Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang dapat dijadikan angka resmi kekayaan pribadi Jusuf Hamka.

Di luar dunia usaha, Jusuf Hamka juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan politik.

Ia pernah menjadi bendahara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pemilihan Presiden 2019.

Jusuf Hamka juga sempat menduduki sejumlah posisi komisaris di berbagai perusahaan.

Pada 2024, nama Babah Alun kembali mencuat setelah disebut sebagai salah satu bakal calon Gubernur DKI Jakarta.

Terpopuler Lainnya

Israel Dituduh Dalangi Pembajakan Flydubai, Diduga Mau Bawa-bawa Nama Iran

Israel Dituduh Dalangi Pembajakan Flydubai, Diduga Mau Bawa-bawa Nama Iran

15 jam lalu

Benjamin Netanyahu dituduh merencanakan upaya pembajakan pesawat Flydubai untuk menyeret AS kembali memerangi Iran.

Swipe untuk menutup

Israel Dituduh Dalangi Pembajakan Flydubai, Diduga Mau Bawa-bawa Nama Iran

02/10/2026, 14:24 WIB
Israel Dituduh Dalangi Pembajakan Flydubai, Diduga Mau Bawa-bawa Nama Iran

TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dituduh merencanakan upaya pembajakan penerbangan Flydubai ke Tel Aviv pada Rabu (30/9/2026) untuk menyeret Amerika Serikat (AS) ke dalam perang baru dengan Iran.

Tuduhan tersebut dilaporkan media pemerintah Iran, Press TV, pada Kamis (1/10/2026), dengan mengutip seorang sumber regional yang disebut memahami informasi tersebut.

Sumber itu mengeklaim rencana tersebut dibahas dan disepakati saat kunjungan rahasia Netanyahu ke Uni Emirat Arab (UEA), tiga hari sebelum insiden penerbangan terjadi. Netanyahu disebut datang bersama sejumlah pejabat senior militer dan intelijen Israel.

Dalam pertemuan itu, menurut sumber tersebut, pejabat dari beberapa negara Arab membahas penyusunan sebuah operasi yang nantinya dapat dikaitkan dengan Iran.

Tujuannya, menurut sumber yang dikutip Press TV, adalah mendorong Presiden AS Donald Trump untuk kembali berperang melawan Iran.

Sumber tersebut juga mengaitkan dugaan rencana itu dengan kondisi politik dalam negeri Netanyahu. Ia mengeklaim Netanyahu khawatir dengan prospek koalisinya dalam pemilihan parlemen mendatang.

Namun, Press TV tidak mengungkap identitas sumber tersebut dan tidak menyertakan bukti untuk mendukung tuduhan itu.

Israel, UEA, maupun AS juga belum memberikan komentar terkait tuduhan tersebut.

Insiden di pesawat Flydubai

Tuduhan tersebut muncul sehari setelah penerbangan Flydubai FZ1073 dari Dubai menuju Tel Aviv mengalami insiden di dalam kokpit.

Pesawat tersebut membawa 182 orang, yang sebagian besar merupakan warga Israel, menurut laporan CBS News.

Flydubai sebelumnya menyatakan bahwa terjadi perkelahian antarpilot di kokpit. Kru pesawat kemudian berhasil mengamankan situasi sebelum pesawat dialihkan dan mendarat di Arab Saudi.

Pesawat melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Prince Sultan bin Abdulaziz di Tabuk, Arab Saudi.

Otoritas bandara Arab Saudi mengatakan bahwa kapten dan kopilot mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit. Sementara itu, seluruh penumpang dan kru dilaporkan selamat.

Pusat Keselamatan Transportasi Nasional Arab Saudi kemudian membuka penyelidikan atas insiden tersebut.

Flydubai juga mengumumkan penghentian sementara penerbangan dari dan menuju Israel selama penyelidikan berlangsung.

Maskapai mengatakan langkah itu diambil agar pihak berwenang dapat menetapkan seluruh fakta terkait insiden tersebut.

Trump ancam Iran

Dilansir CBS News, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran akan mendapat serangan keras jika terbukti terlibat dalam insiden tersebut.

"Kami sedang menyelidikinya sekarang," jawab Trump, merujuk pada kemungkinan adanya hubungan antara kopilot yang menyerang kapten dengan Teheran.

Ketika ditanya apakah AS akan membalas Iran jika negara tersebut berada di balik serangan itu, Trump menjawab, "Oh, mereka akan dihantam—keras sekali—jangan khawatir."

Trump tidak menjelaskan alasan dirinya mencurigai adanya keterlibatan Iran.

Seorang pejabat regional yang mengetahui penyelidikan mengatakan tersangka merupakan warga negara Oman dan telah ditahan.

Arab Saudi disebut bekerja sama dengan sejumlah negara, termasuk Israel, untuk menentukan motif di balik serangan tersebut.

Pejabat itu mengatakan UEA, AS, dan Oman juga terlibat dalam penyelidikan. Arab Saudi menyatakan kopilot tersebut telah diserahkan kepada UEA.

Menurut pejabat tersebut, seluruh kemungkinan masih diselidiki, mulai dari terorisme hingga gangguan mental. Tidak ada skenario yang dikesampingkan dalam penyelidikan yang masih berlangsung.

Sementara itu, Netanyahu mengatakan tersangka yang merupakan warga negara Oman kemungkinan dapat terbang ke Israel karena adanya celah dalam aturan penerbangan Israel.

Padahal, aturan tersebut biasanya melarang pilot dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk terbang ke negara itu, sementara Oman diketahui tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Di sisi lain, kapten pesawat, Smit Machchhar, masih menjalani pemulihan di Abu Dhabi, UEA, setelah ditikam oleh kopilot di kokpit.

Pemerintah India menyebut Machchhar sebagai salah satu sosok yang dianggap berjasa dalam menyelamatkan penerbangan tersebut.

Penyelidikan mengenai motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain masih berlangsung.

Internasional Lainnya

IDGITAF Ungkap Inspirasi di Balik Lagu-lagu Viral: Kejujuran

IDGITAF Ungkap Inspirasi di Balik Lagu-lagu Viral: Kejujuran

5 jam lalu

Penyanyi IDGITAF mengungkapkan rahasia di balik lagu-lagunya yang kerap viral di media sosial. Kunci utamanya adalah kejujuran dan mengangkat tema kehidupan yang relatable.

Swipe untuk menutup

IDGITAF Ungkap Inspirasi di Balik Lagu-lagu Viral: Kejujuran

02/10/2026, 23:53 WIB
IDGITAF Ungkap Inspirasi di Balik Lagu-lagu Viral: Kejujuran
Penulis: Revi C. Rantung
|
Editor: Dian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi IDGITAF membocorkan sumber inspirasinya di balik karya lagu-lagunya yang kerap viral di media sosial.

Kata sang pelantun “Satu-satu” ini, dalam menciptakan sebuah lagu yang terpenting adalah jujur.

Dia juga menyebut inspirasinya dalam menciptakan lagu dari banyak hal.

“Inspirasinya sebenarnya banyak ya (dalam membuat lagu). Tapi kalau secara umum, aku selalu bilang kalau kejujuran adalah inspirasi yang utama,” kata IDGITAF saat ditemui di The Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) 2026 di Agora Mall daerah Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026).

Dalam kesempatan itu, penyanyi yang kerap disapa Gita ini mengatakan ada alasan tertentu mengapa lagunya diterima hingga didengar sampai viral di media sosial.

Salah satunya menurut Gita, karena karyanya berbicara mengenai kehidupan.

“Karena menurut aku, mereka merasa persona aku itu dekat dan mudah diraih (relatable). Lagu-lagu aku membahas tentang kehidupan, dan aku membawakannya apa adanya tanpa memberikan kesan yang berlebihan,” tutur IDGITAF.

“Sikap aku di media sosial juga membuat mereka merasa aku tidak eksklusif, sehingga mereka merasa dekat dan punya peran kenapa musik aku bisa sedekat itu dengan pendengar,” tambah IDGITAF.

Seperti diketahui, IDGITAF menjadi salah satu penyanyi yang memiliki karya hits dan viral di media sosial, khususnya TikTok.

Beberapa lagu IDGITAF yang viral adalah “Satu-satu”, hingga “Sedia Aku Sebelum Hujan”.

Viral Lainnya

Pelajar SD di Banyuwangi Diduga Jadi Korban Bullying, Video Kekerasan Viral

Pelajar SD di Banyuwangi Diduga Jadi Korban Bullying, Video Kekerasan Viral

8 jam lalu

Video yang memperlihatkan seorang pelajar SD menjadi korban bullying oleh teman-temannya, viral di medsos. Kasus ini sedang ditangani polisi

Swipe untuk menutup

Pelajar SD di Banyuwangi Diduga Jadi Korban Bullying, Video Kekerasan Viral

02/10/2026, 21:22 WIB
Pelajar SD di Banyuwangi Diduga Jadi Korban Bullying, Video Kekerasan Viral
Penulis: Fitri Anggiawati
|
Editor: Andi Hartik

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pelajar sekolah dasar (SD) diduga menjadi korban bullying oleh teman-temannya, viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, korban berinisial AA berusia 10 tahun yang merupakan pelajar kelas 5 SD, terlihat mendapat perlakuan kekerasan dari sejumlah anak.

AA ditendang hingga terjatuh. Saat sudah berada di lantai, korban kembali diinjak hingga meringkuk kesakitan di hadapan teman-temannya.

Aksi tersebut diduga direkam menggunakan telepon seluler oleh salah seorang anak yang berada di lokasi. Rekaman itu kemudian beredar luas di media sosial.

Peristiwa tersebut diduga terjadi di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, pada Selasa (29/9/2026).

Kanit Reskrim Polsek Wongsorejo, Aipda Oktorio Wisnu Pradana, membenarkan adanya kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat (2/10/2026).

“Ya betul, ada kejadian tersebut,” kata Oktorio.

Oktorio mengatakan, polisi masih mendalami kronologi peristiwa tersebut. Polisi juga menelusuri identitas anak-anak yang terlibat serta motif di balik aksi kekerasan terhadap korban.

“Untuk saat ini perkara dilimpahkan dan ditangani oleh Unit Renakta Polresta Banyuwangi,” ujarnya.

Viral Lainnya

“Bapak Saya Sudah Kritis, Mau Mati, Kasih Jalan”, Keluarga Pasien Kesal Tertahan Rombongan Pejabat

“Bapak Saya Sudah Kritis, Mau Mati, Kasih Jalan”, Keluarga Pasien Kesal Tertahan Rombongan Pejabat

1 hari lalu

Seorang pengendara motor berteriak histeris ketika ambulans yang membawa ayahnya yang kritis tertahan rombongan mobil pejabat di Jakarta Timur.

Swipe untuk menutup

“Bapak Saya Sudah Kritis, Mau Mati, Kasih Jalan”, Keluarga Pasien Kesal Tertahan Rombongan Pejabat

02/10/2026, 00:00 WIB
“Bapak Saya Sudah Kritis, Mau Mati, Kasih Jalan”, Keluarga Pasien Kesal Tertahan Rombongan Pejabat

JAKARTA, KOMPAS.com - "Bapak saya sudah kritis, sudah mau mati, kasih jalan."

Kalimat tersebut diteriakkan seorang pengendara sepeda motor saat ambulans yang disebut membawa ayahnya dalam kondisi kritis, tertahan rombongan mobil yang diduga ditumpangi pejabat di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026).

Video kejadian tersebut kemudian viral di media sosial. Dalam video tersebut, pria berbaju abu-abu dan bertopi hitam terlihat berteriak ke arah iring-iringan kendaraan pejabat yang mengantre menuju kawasan Monumen Pancasila Sakti.

Pria tersebut juga terlihat mendorong salah satu mobil berwarna putih yang berada dalam rombongan.

"Bapak saya udah kritis... Bapak saya udah mau mati, kasih jalan... kasih jalan buat rakyat… yang kaya makin kaya... yang susah makin susah..." tutur pria tersebut sambil menunjuk ke arah rombongan kendaraan.

Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, pria tersebut tengah mengawal ambulans yang membawa ayahnya menuju rumah sakit.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @bur_tly, suara klakson kendaraan terdengar bersahutan ketika antrean kendaraan memenuhi ruas jalan di sekitar lokasi.

"Ada ambulans kasih jalan," ujar pengendara lain yang terekam dalam video.

Polisi Sampaikan Permohonan Maaf

Kapolsek Cipayung AKP Elka Rudolf membenarkan kejadian tersebut.

Elka mengatakan penutupan jalan saat itu dilakukan sementara untuk mengamankan iring-iringan tamu negara dalam rangka Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

"Terkait video tersebut saat peringatan Hari Kesaktian Pancasila, penutupan jalan bersifat situasional dan sesaat untuk mengamankan iring-iringan tamu negara," kata Elka saat dikonfirmasi Kompas.com melalui WhatsApp, Jumat (2/10/2026).

Menurut Elka, petugas langsung membuka akses prioritas setelah mengetahui adanya ambulans yang membawa pasien kritis.

"Begitu petugas di lapangan mengetahui ada ambulans membawa pasien kritis, langsung dibuka akses prioritas dan ambulans bisa melintas serta melanjutkan perjalanan dengan aman," ujar Elka.

Kepolisian juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi di lokasi.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Masukan ini menjadi evaluasi kami. Terima kasih," tutur Elka.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi menjelang Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Upacara dimulai pukul 08.00 WIB dan dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah pejabat negara hadir dalam upacara tersebut, di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamuddin.

Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih juga hadir, antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan.

Dalam video yang beredar, terlihat mobil Toyota Alphard dengan nomor RI 22 dan Toyota Kijang Innova dengan nomor RI 25 berada dalam antrean kendaraan menuju lokasi upacara.

Ambulans Punya Hak Prioritas

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), ambulans yang mengangkut orang sakit termasuk kendaraan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan di jalan.

Ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 134 UU LLAJ.

Dalam pasal tersebut, urutan pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan dimulai dari kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas, kemudian ambulans yang mengangkut orang sakit.

Setelah itu, terdapat kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas, kendaraan pimpinan lembaga negara Republik Indonesia, kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara, iring-iringan pengantar jenazah, serta konvoi dan/atau kendaraan untuk kepentingan tertentu berdasarkan pertimbangan petugas kepolisian.

Dengan ketentuan tersebut, ambulans yang mengangkut orang sakit berada pada urutan prioritas lebih tinggi dibanding kendaraan pimpinan lembaga negara maupun kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing yang menjadi tamu negara.

(Reporter: Muhammad Wildan Alghofari)

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui