Dari Beasiswa Kampus Dunia, Pimpinan Konsultan Global, hingga Resep Beradaptasi di Era AI

Dari Beasiswa Kampus Dunia, Pimpinan Konsultan Global, hingga Resep Beradaptasi di Era AI

13 jam lalu

Dari menyadari kekurangan hingga menghadapi perubahan teknologi, Edwin Utama terus menantang diri untuk belajar dan berkembang.

Swipe untuk menutup

Dari Beasiswa Kampus Dunia, Pimpinan Konsultan Global, hingga Resep Beradaptasi di Era AI

28/09/2026, 16:40 WIB
Dari Beasiswa Kampus Dunia, Pimpinan Konsultan Global, hingga Resep Beradaptasi di Era AI

JAKARTA, KOMPAS.com – Seorang konsultan dituntut memahami persoalan dari berbagai sudut pandang ketika diminta untuk membantu perusahaan membuat keputusan bisnis dalam waktu singkat.

Tidak hanya melihat angka, konsultan juga perlu membaca perilaku manusia, memahami kepentingan berbagai pihak, serta melihat keterkaitan antara satu persoalan dengan persoalan lain.

Kemampuan tersebut tidak terbentuk dalam semalam. Bagi Managing Director & Senior Partner Boston Consulting Group (BCG) Edwin Utama, cara berpikir itu ditempa melalui perjalanan panjang yang bermula ketika ia meninggalkan industri perbankan untuk menempuh pendidikan Master of Business Administration (MBA) di Amerika Serikat.

Lebih dari dua dekade kemudian, pengalaman tersebut membawanya bekerja menangani beragam tantangan kompleks, mulai dari sektor keuangan hingga kebijakan publik.

Perjalanan itu tidak berawal dari perencanaan karier yang panjang. Salah satu titik baliknya justru datang dari keputusan memberanikan diri mengambil peluang pendidikan ke luar negeri.

Memilih untuk terus belajar

Keputusan untuk menempuh pendidikan di luar negeri tidak diambil tanpa pertimbangan. Ia menyadari bahwa masih banyak hal yang mesti ia pelajari.

Sebelum melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat, misalnya, Edwin telah bekerja sebagai manajer operasional di sebuah bank multinasional dan menangani berbagai special projects.

Edwin sendiri bukanlah berlatar belakang dari keilmuan ekonomi dan bisnis. Berbekal ilmu Teknik Industri, ia pun terbiasa memecahkan persoalan secara teknis dan spesifik. Pada saat bersamaan, ia dituntut untuk mempelajari seluk-beluk industri perbankan agar dapat mengefisienkan operasional bisnis.

Berada di lingkungan kerja tersebut pun membuatnya melihat bahwa persoalan bisnis tidak selalu dapat dipahami dari satu sudut pandang.

Kesempatan untuk memperluas cara berpikir itu kemudian datang ketika Edwin menemukan informasi mengenai program beasiswa Putera Sampoerna Foundation (PSF) di surat kabar Harian Kompas. Pada masa itu, beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, terutama Amerika Serikat, masih relatif jarang.

"Beasiswa (pendidikan) ke luar negeri yang dibayarkan penuh saat itu masih jarang" ujar Edwin saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis (3/9/2026).

Bagi Edwin, kesempatan tersebut terasa sesuai dengan kebutuhannya saat itu. Selain membuka jalan untuk belajar di Kellogg School of Management, Northwestern University, program tersebut juga memiliki ketentuan untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.

"Saya memang berencana untuk berkarir di Indonesia. Jadi, (beasiswa dari PSF) benar-benar pas untuk saya," katanya.

Alih-alih hanya menambah pengetahuan bisnis, pengalaman MBA justru mempertemukan Edwin dengan cara berpikir yang sebelumnya tidak banyak ia temui. Ia berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara dan latar belakang, mulai dari sektor swasta dan pemerintahan hingga kesehatan dan olahraga.

"Dulu, cara berpikir saya lebih banyak dari teknik industri, kemudian kerja di bank. Nah, pada saat saya ke MBA ini, banyak cara pandang berbeda yang saya lihat," ujarnya.

Pengalaman tersebut membuat Edwin memahami bahwa satu persoalan dapat dilihat dari banyak sisi. Kesadaran ini kemudian menjadi bekal yang terus ia bawa ketika memasuki dunia konsultasi.

Belajar dari persoalan-persoalan baru

Dunia konsultasi mempertemukan Edwin dengan tantangan yang berbeda. Ketika masih menjalani pendidikan MBA, ia mendapat kesempatan magang di Boston Consulting Group (BCG). Di sana, ia harus mengerjakan proyek di sektor yang sudah dikenalnya, yaitu perbankan, namun terkait persoalan baru yang belum pernah ia tangani.

"Hal yang menarik dari konsultan adalah kesempatan belajar banyak dalam waktu singkat," kata Edwin.

Pengalaman tersebut kemudian membawanya kembali bergabung dengan Boston Consulting Group (BCG) setelah menyelesaikan MBA. Selama lebih dari dua dekade, pekerjaan itu membuatnya terus berpindah dari satu persoalan ke persoalan lain, mulai dari strategi bisnis, penjualan, produktivitas, organisasi dan institusi, baik untuk sektor swasta maupun pemerintah

Menurut Edwin, ketidakberulangan itu justru membuat dunia konsultasi menarik.

"(Di dunia konsultasi) kami (dituntut) tidak boleh mengandalkan pengetahuan masa lalu dan di tempat lain untuk membuat solusi. Kami dituntut untuk selalu unlearn dan relearn" tuturnya.

Bagi Edwin, setiap tahap dalam perjalanan kariernya menjadi kesempatan untuk menemukan hal yang belum ia pahami, kemudian mencari cara untuk menghadapinya.

Teknologi dorong manusia beradaptasi

Pola belajar tersebut kembali diuji ketika teknologi berkembang semakin cepat. Setelah lebih dari dua dekade berada di dunia konsultasi, Edwin melihat kemunculan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai salah satu perubahan besar yang akan memengaruhi cara manusia bekerja.

Menurut Edwin, AI akan mengubah dunia kerja sebagaimana komputer pribadi dahulu mengubah cara manusia bekerja. Namun, ia tidak melihatnya sebagai pertarungan antara manusia dan mesin.

Sebaliknya, teknologi dapat mengambil alih pekerjaan yang lebih efisien dilakukan oleh mesin, sementara manusia perlu semakin mengasah kemampuan yang tidak mudah digantikan teknologi.

"Manusia harus menjadi lebih manusia," ujarnya.

Menurutnya, kemampuan seperti empati, membangun cerita (storyline), membangun kepercayaan, berpikir secara sistemis, dan kreativitas justru semakin penting di era sekarang.

Kemampuan empati, misalnya, seseorang dituntut untuk tidak sekadar mendengarkan, tetapi benar-benar memahami apa yang tersirat. Kepercayaan dibangun melalui empati itu, komitmen, konsistensi, dan kemampuan menjaga hubungan.

Pemahaman tersebut juga ia temukan ketika mengembangkan Fotogrit. Platform yang awalnya digunakan untuk mendokumentasikan pertandingan basket anak-nya, yang kemudian berkembang menjadi platform kompetisi olahraga tingkat daerah dan nasional.

Di sana, Edwin kembali berhadapan dengan persoalan yang berbeda dari pekerjaannya sebagai konsultan. Ia melihat bahwa AI dapat mempercepat pengembangan teknologi secara signifikan.

Sistem yang dahulu mungkin membutuhkan waktu hingga dua tahun, menurutnya, kini dapat dikembangkan dalam waktu sekitar satu bulan dengan bantuan AI. Namun, teknologi bukan satu-satunya hal yang menentukan.

"Teknologi itu mudah ditiru, yang sulit ditiru adalah bagaimana kita membuat solusi inovatif, memberikan pelayanan yang lebih dari harapan, menciptakan kepercayaan dari pelanggan, dan membangun ekosistem," katanya.

Ekosistem Fotogrit melibatkan pemain, orangtua, pelatih, pemilik turnamen, hingga pemilik klub. Pengalaman tersebut kembali memperlihatkan kepada Edwin bahwa membuat solusi inovatif, memahami manusia, memberikan pelayanan yang lebih dari harapan, dan membangun kepercayaan tetap menjadi bagian penting, bahkan ketika teknologi berkembang semakin cepat.

Bawa pulang perspektif dari kampus dunia

Perjalanan Edwin menunjukkan bahwa pendidikan tidak berhenti saat seseorang memperoleh gelar. Pengalaman belajar bersama orang-orang dari berbagai latar belakang menjadi bekal yang terus ia gunakan ketika berpindah dari satu persoalan ke persoalan lain di dunia konsultasi.

Kini, ketika teknologi berkembang semakin cepat, kemampuan untuk terus belajar dan memahami manusia justru menjadi semakin penting. Bagi Edwin, generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis untuk menghadapi perubahan.

"Jangan berhenti pada kemampuan teknis. Bangun juga empati, jaga kepercayaan, bangun hubungan, latih cara berpikir yang sistematis, dan kembangkan kreativitas," pesannya.

Bagi Edwin, nilai sebuah pendidikan tidak hanya terletak pada gelar yang diperoleh, tetapi pada apa yang dilakukan seseorang dengan pengetahuan dan pengalaman yang dibawanya setelah kembali ke dunia nyata.

Brandzview Lainnya

Hasil HT Timnas Indonesia Vs Malaysia 0-0: Haye Kartu Merah, Garuda Buntu

Hasil HT Timnas Indonesia Vs Malaysia 0-0: Haye Kartu Merah, Garuda Buntu

9 jam lalu

Timnas Indonesia masih kesulitan cetak gol di babak pertama dan harus bermain dengan 10 orang.

Swipe untuk menutup

Hasil HT Timnas Indonesia Vs Malaysia 0-0: Haye Kartu Merah, Garuda Buntu

28/09/2026, 20:26 WIB
Hasil HT Timnas Indonesia Vs Malaysia 0-0: Haye Kartu Merah, Garuda Buntu
Penulis: Pratama Yudha
|
Editor: Sem Bagaskara

KOMPAS.com - Timnas Indonesia untuk sementara bermain imbang tanpa gol kontra Timnas Malaysia pada babak pertama.

Timnas Indonesia menjamu rival bebuyutannya di Asia Tenggara, yakni Timnas Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Duel Timnas Indonesia vs Malaysia bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026).

Untuk sementara, hasil pertandingan di babak pertama berkesudahan dengan skor kacamata.

Indonesia harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-37 usai Thom Haye diusir wasit akibat melakukan pelanggaran keras kepada Arif Aiman.

Jalannya Pertandingan

Duel langsung berjalan dengan tensi tinggi sejak menit pertama. Rivalitas yang terbangun di antara kedua tim langsung terasa di lapangan.

Baik Indonesia dan Malaysia tak segan beradu fisik. Malaysia bahkan cukup tajam dengan serangan baliknya memanfaatkan kecepatan Bergson dan Arif Aiman.

SUGBK sempat bersorak di menit keempat. Indonesia sempat mencetak gol via Justin Hubner namun dianulir wasit lantaran terjadi pelanggaran lebih dulu sebelum si kulit bulat masuk ke gawang.

Duel berjalan dengan intensitas tinggi. Namun, aliran bola kerap putus ketika memasuki sepertiga akhir lapangan lawan.

Malaysia membuka asa untuk unggul di menit ke-16. Faisal Halim melepaskan umpan kepada Bergson yang berlari menyongsong bola di dalam kotak penalti.

Namun, penyerang naturalisasi Malaysia itu tak mampu menjangkau bola dan hanya menghasilkan tendangan gawang.

Malaysia tampil lebih efektif dibandingkan Indonesia dalam hal menyerang. Harimau Malaya memaksimalkan serangan dari sisi sayap yang beberapa kali mampu mendekat ke kotak penalti Indonesia.

Peluang kembali didapat Malaysia di menit ke-29. Arif Aiman melepaskan tembakan yang bisa ditangkap dengan mudah oleh kiper Maarten Paes.

Sejauh ini, Indonesia masih kesulitan dalam menyusun serangan ke wilayah pertahanan Malaysia.

Thom Haye Harus Keluar Lapangan

Skuad Garuda sempat beberapa kali melepaskan umpan tarik ke tengah kotak penalti. Namun, tak ada pemain yang mampu menyambut bola.

Petaka bagi Indonesia hadir di menit ke-35. Thom Haye awalnya mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran kepada Arif Aiman.

Wasit Ko Hyung-jin kemudian meninjau kembali pelanggaran tersebut lewat tayangan VAR. Hasilnya, wasit memutuskan untuk memberi kartu merah kepada Thom Haye di menit ke-37.

Meski bermain dengan 10 orang, Indonesia sempat mendapat dua peluang emas di masa injury time dari sepakan Dean James dan tandukan Elkan Baggott yang mengenai tiang gawang.

Skor imbang tanpa gol menutup pertarungan di babak pertama.

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia:

Indonesia: 12-Maarten Paes (PG); 2-Kevin Diks, 20-Elkan Baggott, 23-Justin Hubner, 14-Joey Pelupessy, 17-Calvin Verdonk, 21-Dean James, 19-Thom Haye, 10-Ole Romeny, 8-Luke Vickery, 11-Ragnar Oratmangoen (18-Ivar Jenner 42').

Pelatih: John Herdman.

Malaysia: 16-Syihan Nazmi (PG); 5-Brad Tapp, 6-Quentin Cheng, 21-Dion Cools, 22-LaVere Corbin Ong, 4-Manuel Hidalgo, 12-Stuart Wilkin, 15-Nooa Laine, 7-Faisal Halim, 9-Bergson, 10-Arif Aiman.

Pelatih: Tan Cheng Hoe.

Terpopuler Lainnya

Media Israel Kompak Laporkan Kunjungan Mendadak Netanyahu ke UEA

Media Israel Kompak Laporkan Kunjungan Mendadak Netanyahu ke UEA

22 jam lalu

Media Israel pada Minggu (27/9/2026) melaporkan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah melakukan kunjungan mendadak ke UEA.

Swipe untuk menutup

Media Israel Kompak Laporkan Kunjungan Mendadak Netanyahu ke UEA

28/09/2026, 07:00 WIB
Media Israel Kompak Laporkan Kunjungan Mendadak Netanyahu ke UEA

TEL AVIV, KOMPAS.com - Media Israel pada Minggu (27/9/2026) melaporkan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah melakukan kunjungan mendadak ke Uni Emirat Arab untuk bertemu dengan pemimpin negara Teluk tersebut.

Saluran TV 12, KAN, surat kabar Haaretz, dan The Jerusalem Post kompak melaporkan kunjungan itu. Kantor perdana menteri tidak segera memberikan komentar.

Kunjungan yang dilaporkan ini terjadi ketika Timur Tengah masih dilanda perang Israel-AS yang dilancarkan terhadap Iran sejak Februari, dikutip dari AFP, Senin (28/9/2026).

Hal ini juga terjadi beberapa minggu setelah laporan mengejutkan dari media Israel yang menyatakan bahwa presiden Uni Emirat Arab telah memperingatkan Netanyahu menjelang serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel.

Namun, peringatan tersebut tidak disampaikan oleh perdana menteri Israel kepada dinas keamanan. Netanyahu membantah cerita tersebut.

Kedekatan Israel-UEA

Israel dan Uni Emirat Arab secara resmi menjalin hubungan diplomatik pada tahun 2020 sebagai bagian dari Kesepakatan Abraham yang dinegosiasikan oleh AS.

Pada Juni lalu, seorang pejabat senior Israel mengungkapkan bahwa hubungan diplomatik antara negaranya dengan UEA justru semakin erat di tengah berkecamuknya perang melawan Iran. 

Kedekatan ini ditandai dengan lonjakan kerja sama di sektor militer serta terbukanya peluang baru di bidang perdagangan dan bisnis.

Pejabat Israel yang berbasis di kawasan Teluk tersebut membeberkan bahwa dua delegasi dari Tel Aviv dijadwalkan tiba di UEA pada pekan depan. 

Salah satunya adalah tim dari Kementerian Transportasi Israel yang akan membahas proyek raksasa koridor perdagangan regional yang menghubungkan India, Timur Tengah, hingga Eropa.

Kunjungan ini akan menjadi yang pertama sejak perang meletus pada 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran dan memicu reaksi balasan Iran terhadap negara-negara Teluk.

"Ini menghadirkan peluang untuk mempererat hubungan. Kami percaya pada pasar ini, kami percaya orang-orang harus datang. Ada banyak peluang untuk kerja sama," kata pejabat Israel itu, dikutip dari AFP, Selasa (2/6/2026).

"Peningkatan kerja sama akan terus berkembang, tidak hanya dalam kerja sama militer," sambungnya.

Pejabat itu bahkan menyebut Israel sebagai "sahabat sejati" UEA.

"Israel membuktikan dirinya sebagai sahabat sejati UEA ketika negara-negara lain tidak melakukannya," ujarnya.

"Israel datang untuk berdiri berdampingan, di negara seperti UEA, hal itu sangat berarti," sambungnya.

Internasional Lainnya

Viral Anak di Kota Serang Banten Menangis Usai HP Berisi Album Ibu Raib Dijambret

Viral Anak di Kota Serang Banten Menangis Usai HP Berisi Album Ibu Raib Dijambret

7 menit lalu

Seorang anak di Serang menangis histeris usai menjadi korban penjambretan. Ponsel yang dicuri berisi foto kenangan bersama ibundanya.

Swipe untuk menutup

Viral Anak di Kota Serang Banten Menangis Usai HP Berisi Album Ibu Raib Dijambret

29/09/2026, 05:16 WIB
Viral Anak di Kota Serang Banten Menangis Usai HP Berisi Album Ibu Raib Dijambret
Penulis: Rasyid Ridho
|
Editor: Eris Eka Jaya

SERANG, KOMPAS.com - Sebuah video memperlihatkan seorang anak menangis histeris seusai menjadi korban aksi penjambretan viral di media sosial.

Tangisan pelajar tersebut diduga karena foto kenangan bersama ibundanya yang telah meninggal dunia ada di dalam ponsel yang dicuri.

Dalam video yang dilihat Kompas.com, seorang anak mengenakan kaus berwarna kuning, celana hitam pendek, menangis di jalan area perumahan.

"Di dalam ponsel itu, ada foto kenangan sama mamah saya. Semua foto ada di situ," ucap anak tersebut di dalam video dikutip Kompas.com, Senin (28/9/2026).

Ia mengaku telah kehilangan sosok ibu dan momen bersama ibunya semasa hidup ada di dalam memori ponsel yang dijambret.

"Saya anak piatu, susah amat ya hidupnya," ujarnya sambil menangis histeris.

Keterangan Kepolisian

Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, AKP Alfano Ramadhan, membenarkan lokasi kejadian di Perumahan Taman Pipitan Indah (TPI), Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

Adapun peristiwanya terjadi pada Sabtu (26/09/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat ini, kata Alfano, korban atas nama R (16) sedang menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan oleh penyidik.

"Betul (kejadian) di Walantaka, sedang kami tangani di Polresta Serang Kota. Saat ini, korban masih dimintai keterangan oleh penyidik," kata Alfano.

Viral Lainnya

Viral, Video ASN Terobos Jalan Baru Dicor di Pekalongan, Plt Bupati: Rumornya ASN dari Kota Pekalongan

Viral, Video ASN Terobos Jalan Baru Dicor di Pekalongan, Plt Bupati: Rumornya ASN dari Kota Pekalongan

10 jam lalu

"Saya lagi ngecek, tapi kabar rumor-rumornya itu ASN dari Kota Pekalongan," kata Sukirman.

Swipe untuk menutup

Viral, Video ASN Terobos Jalan Baru Dicor di Pekalongan, Plt Bupati: Rumornya ASN dari Kota Pekalongan

28/09/2026, 19:27 WIB
Viral, Video ASN Terobos Jalan Baru Dicor di Pekalongan, Plt Bupati: Rumornya ASN dari Kota Pekalongan
Penulis: Yusuf Bastiar
|
Editor: Sari Hardiyanto

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Unggahan video yang memperlihatkan seorang berbaju aparatur sipil negara (ASN) bersama puluhan warga menerobos dan melintasi jalan yang baru dicor viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di ruas Jalan Watusalam–Karangdadap, tepatnya di Pertigaan Jalan Letjen Suprapto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (28/9/2026) pagi.

Dalam video berdurasi sekitar 17 detik yang beredar, tampak antrean sepeda motor memadati ruas jalan di lokasi pengerjaan proyek.

Di barisan paling depan merupakan mobil yang dikendarai oleh seseorang pria diduga ASN.

Dengan seragam cokelat khas ASN, pria tersebut membuka pembatas berupa tali serta tiang penanda. Kemudian para pengendara di belakangnya melintasi cor-coran beton yang masih basah.

Akibatnya, terlihat bekas lintasan roda kendaraan pada permukaan beton yang masih basah.

Lantas, apa yang terjadi sebenarnya?

Penjelasan Plt Bupati Pekalongan

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman mengaku, telah mengetahui informasi mengenai video tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, salah satu pihak yang berada dalam video diduga merupakan aparatur sipil negara (ASN) dari Pemerintah Kota Pekalongan.

"Saya lagi ngecek, tapi kabar rumor-rumornya itu ASN dari Kota Pekalongan," kata Sukirman saat dimintai tanggapan seusai Pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Aula Sekertariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Senin (28/9/2026) sore.

Sukirman mengingatkan, pihak yang bersangkutan melakukan introspeksi dan meminta maaf kepada masyarakat apabila benar terlibat dalam kejadian tersebut.

"Semoga saja ini mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Pekalongan," kata dia.

Sukirman mengatakan, akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Pekalongan apabila nantinya ditemukan adanya unsur kesengajaan.

"Saya akan coba nanti kalau memang itu serius, kesengajaan dan seterusnya, kalau memang itu ASN dari Pemkot, ya saya tentu saja akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Pekalongan, Pak Wali Kota," kata dia.

Proyek pekerjaan infrastruktur

Sukirman juga meminta masyarakat bersabar selama proses pembangunan dan perbaikan jalan berlangsung.

Menurut dia, pekerjaan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperbaiki kondisi jalan.

Ia mengatakan, selama pengerjaan berlangsung, kemacetan atau perlambatan arus lalu lintas tidak dapat sepenuhnya dihindari.

"Manajemen lalu lintasnya sebenarnya juga sudah kita atur sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan kendaraan," kata Sukirman.

Kendati demikian, menurut dia, kepadatan kendaraan tetap berpotensi terjadi terutama pada jam-jam masyarakat berangkat kerja dan beraktivitas.

"Dimaklumi kalau kemudian pada saat jam-jam kerja macet, orang berangkat kerja beraktivitas, itu pasti terjadi krodit," katanya lagi.

Ia juga menyayangkan kejadian yang terekam dalam video tersebut.

"Ya tentu saja sangat menyayangkan. Pertama, soal perilakunya. Yang kedua, ya lagi-lagi kemudian viral itu tadi," kata dia.

Saat ditanya apakah bagian jalan yang telah dilintasi kendaraan tersebut akan diperbaiki kembali, Sukirman memastikan hal itu akan dilakukan.

"Ya iya, pasti itu diperbaiki lagi," ungkapnya.

Viral Lainnya

Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Skor Timnas Indonesia Vs Malaysia 0-0

Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Skor Timnas Indonesia Vs Malaysia 0-0

1 hari lalu

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia 0-0. Kedua tim kini sama-sama menuai empat poin di klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Swipe untuk menutup

Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Skor Timnas Indonesia Vs Malaysia 0-0

28/09/2026, 00:00 WIB
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Skor Timnas Indonesia Vs Malaysia 0-0

KOMPAS.com - Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia 0-0. Kedua tim kini sama-sama menuai empat poin di klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Malaysia menghuni peringkat satu Grup A, ditempel oleh Timnas Indonesia yang berada di posisi dua. Singapura menempel dengan raihan tiga angka.

Singapura berhasil memperbaiki performa di laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. The Lions mengalahkan Bangladesh dengan skor tipis 1-0 pada Senin (28/9/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta,

Dalam laga ini, gol semata wayang Singapura diciptakan oleh Harhys Stewart pada menit ke-35 dan tidak dapat dibalas oleh Bangladesh hingga akhir laga.

Padahal, sejak awal laga, baik The Lions maupun Bangladesh saling berbalas serangan dan mencoba untuk bisa mencuri gol.

Singapura mampu mendapat peluang pertama di menit ke-16, manakala peluang Ilhan Fandi masih mampu dicegah oleh kiper Bangladesh, Srabon Mehedi Hasan.

Sementara, Bangladesh yang dimotori pergerakan Irofus Shuki melancarkan serangan cepat yang masih mampu dinetralisasi oleh kesigapan pertahanan Singapura.

Singapura yang ditangani oleh Gavin Lee lantas mampu menciptakan gol pada menit ke-35 melalui aksi Harhys Stewart, memanfaatkan umpan Nur Adam.

Satu gol ini kemudian mampu bertahan hingga paruh pertama dan menjadi modal Singapura untuk tampil percaya diri di babak kedua.

Memasuki babak kedua, Singapura tampil lebih percaya diri dengan mengandalkan Ikhsan Fandi di lini depan.

Namun, justru Bangladesh yang mendapat peluang emas pada menit ke-60 melalui sebuah umpan silang berbahaya.

Hingga akhir babak kedua, tak ada lagi peluang yang berubah menjadi gol, sehingga kemenangan tipis 1-0 Singapura atas Bangladesh tetap bertahan.

Malaysia Tahan Imbang Timnas Indonesia

Pada pertandingan lainnya, duel panas di Divisi Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 Malaysia vs Indonesia berakhir dengan skor imbang 0-0.

Dalam laga ini, Timnas Indonesia mesti bermain dengan 10 orang sejak menit ke-37 usai Thom Haye melanggar pemain Malaysia, Arif Aiman.

Unggul jumlah pemain membuat tim asuhan Tan Cheng Hoe bermain lebih lepas dan mampu menekan pertahanan Timnas Indonesia.

Mulai dari Arif Aiman, Bergson, hingga Manuel Hidalgo bergantian membuat Maarten Paes berjibaku menahan gempuran yang mengarah ke gawang.

Selain itu, peluang pamungkas Malaysia dari tendangan sudut juga masih mampu diadang oleh Justin Hubner di depan garis gawang Timnas Indonesia.

Hasil imbang ini membuat Malaysia berada di posisi pertama klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, mengungguli Indonesia, Singapura, dan Bangladesh.

Pertandingan ketiga Grup A dijadwalkan digelar pada Kamis (1/10/2026), yaitu Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Malaysia vs Singapura di Stadion Si Jalak Harupat pada pukul 19.30 WIB.

Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026

No Tim Main Menang Seri Kalah Gol Kebobolan Selisih Poin
1. Malaysia 2 1 1 0 3 0 +3 4
2. Indonesia 2 1 1 0 2 0 +2 4
3. Singapura 2 1 0 1 1 2 -1 3
4. Bangladesh 2 0 0 2 0 4 -4 0

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui