KOMPAS.com – Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Kompas dan Kompas Gramedia bersama Google, menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Hotel Amaris Ambon, mulai Jumat (25/9/2026) hingga Sabtu (26/9/2026). UKW ini diikuti oleh 15 wartawan dari platform media cetak, siber, dan televisi.
“Ini adalah UKW kelima bersama LUKW Kompas, KG, dan Google. Ini bagian dari tanggung jawab dan komitmen kita bersama untuk mendukung jurnalisme berkualitas,” kata Neli Triana, salah satu penguji sekaligus perwakilan dari LUKW Kompas saat membuka UKW, Jumat (25/9/2026).
Untuk menjaga objektivitas dan standar pengujian, lembaga uji Kompas juga menggandeng para penguji dari lembaga uji lain. UKW di Ambon juga menggandeng penguji dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI). Seluruhnya ada tiga penguji yang terlibat dalam UKW kali ini, yakni Neli Triana dari Kompas, Thamzil Thahir dari AJI, dan Budi Utami dari IJTI.
Sebanyak 15 peserta UKW kali ini berasal dari berbagai media. Mereka mengikuti UKW untuk tingkatan muda dan madya.
Sebelumnya, Google News Partner Manager Yos Kusuma dalam beberapa UKW sebelumnya menegaskan, pentingnya adaptasi teknologi dalam ekosistem jurnalisme modern. Ia menyoroti bagaimana kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dapat diintegrasikan secara positif oleh para jurnalis.
"Di sesi Pra UKW sudah saya sampaikan, AI bisa membantu kerja teman-teman semua," kata Yos.
Yos berharap, standardisasi melalui UKW dapat memperkuat integritas dan rasa bangga para jurnalis terhadap profesi yang mereka jalani.
"UKW ini satu tujuannya, agar teman-teman semua semakin respek dengan profesi ini. Selamat UKW, semoga bermanfaat dan membuat pers menjadi lebih baik," tuturnya.
UKW yang berlangsung dua hari tersebut menguji kompetensi peserta pada aspek keterampilan, pengetahuan, maupun kesadaran.
Kompetensi itu diuji melalui sejumlah pemahaman, seperti tentang kode etik jurnalistik, hukum pers, tata cara produksi berita atau konten, hingga manajemen redaksi. Mereka yang dinyatakan kompeten, akan terdaftar dan mendapat sertifikat dari Dewan Pers.