Liburan Sekolah Dongkrak Optimisme Pariwisata Domestik, Archipelago Hotels Tingkatkan Aksesibilitas Menginap Keluarga

Liburan Sekolah Dongkrak Optimisme Pariwisata Domestik, Archipelago Hotels Tingkatkan Aksesibilitas Menginap Keluarga

7 jam lalu

Melalui program School’s Out, Let’s Go!, Archipelago Hotels menghadirkan pengalaman liburan keluarga berkualitas selama libur sekolah.

Swipe untuk menutup

Liburan Sekolah Dongkrak Optimisme Pariwisata Domestik, Archipelago Hotels Tingkatkan Aksesibilitas Menginap Keluarga

30/05/2026, 16:35 WIB
Liburan Sekolah Dongkrak Optimisme Pariwisata Domestik, Archipelago Hotels Tingkatkan Aksesibilitas Menginap Keluarga

KOMPAS.com - Memasuki musim liburan sekolah 2026, antusiasme masyarakat melakukan perjalanan bersama keluarga kembali meningkat secara signifikan. Hal ini menjadi momentum emas bagi kebangkitan pariwisata domestik.

Archipelago Hotels langsung bergerak cepat merespons momentum ini dengan meluncurkan kampanye 'School's Out, Let's Go!'. Sebagai grup manajemen hotel swasta terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, inisiatif strategis ini hadir guna memperluas pilihan akomodasi berkualitas untuk liburan keluarga di seluruh penjuru negeri.

Melalui kampanye ini, Archipelago Hotels menawarkan diskon hingga 30 persen untuk semua tipe kamar, dilengkapi dengan 1 tiket atraksi wisata gratis di hotel-hotel pilihan yang berpartisipasi.

Program ini mencakup lebih dari 130 properti yang tersebar di berbagai destinasi, mulai dari pusat bisnis utama seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan, hingga destinasi wisata favorit seperti Bali, Yogyakarta, dan Lombok.

Chief Commercial Officer Archipelago Hotels, Chris Legaspi menjelaskan, melalui ‘School’s Out, Let’s Go!’, pihaknya ingin menghadirkan pengalaman liburan keluarga berkualitas yang lebih mudah dijangkau selama musim libur sekolah.

“Dengan menghadirkan penawaran kompetitif yang dipadukan dengan pengalaman lokal yang autentik, kami berharap semakin banyak keluarga di seluruh Indonesia memiliki kesempatan untuk menjelajah, mempererat kebersamaan, dan menciptakan momen tak terlupakan bersama,” jelas Chris Legaspi.

Lebih jauh dia menyampaikan, program ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi seluruh tamu dalam merencanakan perjalanan liburan sekolah.

Beberapa kemudahan dan keunggulan program yang dapat diraih meliputi:

  • Diskon hingga 30 persen untuk semua tipe kamar
  • Bonus 1 tiket atraksi gratis di hotel-hotel pilihan yang berpartisipasi (tersedia selama persediaan masih ada)
  • Periode Pemesanan: 29 Mei – 30 Juni 2026
  • Periode Menginap: 29 Mei – 31 Juli 2026
  • Pilihan Paket: Room Only dan Room with Breakfast
  • Cakupan Hotel: Lebih dari 130 hotel dan 7 brand di seluruh Indonesia

Penawaran ini tersedia secara eksklusif melalui kanal pemesanan langsung (direct booking) melalui link berikut ini, sehingga tamu dapat menikmati proses reservasi yang lebih praktis sekaligus memperoleh penawaran terbaik.

Kampanye ini juga mencerminkan komitmen jangka panjang Archipelago Hotels dalam mendukung pertumbuhan pariwisata domestik.

Melalui bonus tiket atraksi gratis, tamu didorong untuk mengeksplorasi pengalaman wisata setempat secara lebih dalam, dari destinasi unggulan seperti Bali dan Jakarta, hingga kota-kota sekunder yang terus berkembang seperti Makassar, Medan, dan Lombok.

Langkah ini diharapkan turut menggerakkan ekonomi lokal secara lebih merata di seluruh wilayah Indonesia.

Brandzview Lainnya

Hasil Kualifikasi MotoGP Italia 2026: Bezzecchi Pole Position

Hasil Kualifikasi MotoGP Italia 2026: Bezzecchi Pole Position

7 jam lalu

Pole position MotoGP Italia 2026 berhasil dikuasai oleh Marco Bezzecchi pada sesi kualifikasi yang digelar di Sirkuit Mugello.

Swipe untuk menutup

Hasil Kualifikasi MotoGP Italia 2026: Bezzecchi Pole Position

30/05/2026, 16:41 WIB
Hasil Kualifikasi MotoGP Italia 2026: Bezzecchi Pole Position

JAKARTA, KOMPAS.com - Marco Bezzecchi berhasil mengamankan pole position pada sesi kualifikasi MotoGP Italia 2026 yang digelar di Sirkuit Mugello. Pemimpin klasemen sementara tersebut mencatatkan waktu tercepat dengan 1 menit 43,921 detik.

Catatan waktu tersebut juga menjadi rekor baru di Mugello. Martin sukses menggeser Raul Fernandez dengan selisih waktu yang cukup ketat, yakni 0,224 detik.

Dengan Jorge Martin mengunci posisi ketiga, maka barisan terdepan sepenuhnya diisi oleh pebalap Aprilia. Sedangkan Ducati, menguasai barisan kedua.

Posisi keempat ditempati oleh Marc Marquez, yang masih belum sembuh total. Sementara Fermin Aldeguer, akan menempati posisi kelima. Lalu, posisi keenam diisi oleh Francesco Bagnaia.

Fabio di Giannantonio yang menjadi pebalap tercepat pada sesi latihan bebas FP1 dan Practice gagal mempertajam catatan waktunya. Pebalap Pertamina Enduro VR46 ini akan start dari urutan ketujuh.

Posisi kedelapan diamankan oleh Diogo Moreira, pebalap tim satelit Honda. Dia juga menjadi satu-satunya pebalap Honda yang masuk Q2.

Melengkapi sepuluh besar, ada Franco Morbidelli. Kekecewaan juga dirasakan oleh Pedro Acosta yang tertahan di posisi ke-11. Begitu pula dengan Alex Rins di posisi ke-12, satu-satunya wakil Yamaha yang tembus Q2.

Hasil Kualifikasi MotoGP Italia 2026:

1 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP26) 1'43.921s
2 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP26) +0.224s
3 Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP26) +0.363s
4 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP26) +0.373s
5 Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP25) +0.392s
6 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP26) +0.561s
7 Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP26) +0.577s
8 Diogo Moreira BRA Pro Honda LCR (RC213V)* +0.713s
9 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) +0.734s
10 Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +0.789s
11 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +0.942s
12 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.128s
13 Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP26) 1'44.852s
14 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) 1'44.908s
15 Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) 1'45.274s
16 Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) 1'45.279s
17 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) 1'45.288s
18 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) 1'45.498s
19 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 1'45.873s
20 Toprak Razgatlioglu TUR Pramac Yamaha (YZR-M1)* 1'46.137s
21 Michele Pirro ITA BK8 Gresini Ducati (GP25) 1'46.161s
22 Cal Crutchlow GBR Castrol Honda LCR (RC213V) 1'47.092s

Terpopuler Lainnya

Kelaparan Landa Amerika, Lebih Parah dari Pandemi Covid-19

Kelaparan Landa Amerika, Lebih Parah dari Pandemi Covid-19

6 jam lalu

Jumlah warga AS yang menderita kelaparan tahun ini melampaui angka tertinggi pada puncak pandemi Covid-19.

Swipe untuk menutup

Kelaparan Landa Amerika, Lebih Parah dari Pandemi Covid-19

30/05/2026, 18:00 WIB
Kelaparan Landa Amerika, Lebih Parah dari Pandemi Covid-19

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kondisi kerawanan pangan di Amerika Serikat (AS) dilaporkan semakin memburuk.

Bank Federal Reserve (The Fed) New York mengungkapkan, jumlah warga Amerika yang menderita kelaparan tahun ini melampaui angka tertinggi pada puncak pandemi Covid-19.

"Terdapat peningkatan signifikan dalam persentase rumah tangga yang melaporkan mereka mengalami empat situasi," tulis The Fed New York dalam laporannya pada Rabu (27/5/2026), dikutip dari AFP.

Pernyataan tersebut mengacu ke hasil survei terhadap sekitar 1.200 kepala rumah tangga AS pada Februari 2026.

Responden ditanya mengenai empat indikator tekanan finansial:

  • Keharusan menggunakan tabungan darurat untuk menutup pengeluaran
  • Kesulitan mendapatkan cukup makanan
  • Adanya anak yang melewatkan makan
  • Penerimaan sumbangan makanan atau bantuan pemerintah.

Hasilnya, Fed New York mencatat adanya lonjakan yang mengkhawatirkan pada aspek pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

"Kami menemukan peningkatan luar biasa dalam kerawanan pangan, terutama di antara rumah tangga dengan pendidikan dan pendapatan rendah, serta rumah tangga dengan anak kecil," tambahnya.

Perbandingan data pandemi vs kondisi terkini

Berdasarkan hasil survei tahun ini, 10 persen rumah tangga di "Negeri Paman Sam" mengaku tidak memiliki cukup makanan atau mendapati anak-anak mereka harus melewatkan makan.

Angka ini melonjak tajam dibandingkan dengan situasi pada Juni 2020 yang hanya sebesar 4 persen.

Sebagai catatan, pada Juni 2020 silam, jumlah warga Amerika yang menerima tunjangan pengangguran sempat mencapai puncaknya hingga lebih dari 33 juta orang akibat kebijakan penutupan wilayah (lockdown) Covid-19.

Pandemi saat itu mengguncang ekonomi global, memicu aksi borong yang mengosongkan rak-rak toko (panic buying), hingga menyebabkan lonjakan harga produk di semua sektor.

Namun, tekanan ekonomi saat ini justru dinilai lebih berat bagi sebagian warga.

Selain masalah pangan, lebih dari sepertiga rumah tangga yang disurvei mengaku terpaksa menguras tabungan mereka untuk bertahan hidup.

Angka ini naik signifikan dari posisi Juni 2020 yang berada di level 21,8 persen.

Sementara itu, persentase warga yang mengandalkan sumbangan makanan juga meningkat menjadi lebih dari 15 persen, dari sebelumnya 10,6 persen pada periode awal pandemi.

Mirisnya, lonjakan kerawanan pangan ini baru terekam pada Februari, sebelum terjadinya perang Iran yang kemudian mendorong harga bahan makanan di AS meroket ke tingkat tertinggi sejak tahun 2023.

Sentimen konsumen merosot tajam

Menyikapi data-data tersebut, The Fed New York menyebutkan bahwa konsumen saat ini cenderung pesimis tentang keadaan dan prospek keuangan mereka sendiri.

"Tingkat sentimen konsumen saat ini... Turun mendekati atau di bawah tingkat terendah yang terlihat selama Resesi Besar dan pandemi," jelas Fed New York.

Meskipun indikator makroekonomi menunjukkan pertumbuhan, realitas di tingkat rumah tangga memperlihatkan adanya jurang pemisah yang lebar.

"Meskipun banyak rumah tangga baik-baik saja dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan telah berkembang dengan kecepatan yang solid, sebagian besar penduduk menghadapi tingkat ketidakamanan ekonomi dan tekanan keuangan yang tinggi, dan sentimen konsumen secara keseluruhan turun ke tingkat yang rendah," pungkas Federal Reserve New York.

Internasional Lainnya

Sempat Mati, PJU di Kedungdoro Surabaya Kini Sudah Menyala Kembali

Sempat Mati, PJU di Kedungdoro Surabaya Kini Sudah Menyala Kembali

2 jam lalu

PJU di Jalan Kedungdoro Surabaya sempat mati total dan viral. Setelah laporan dan viral, Dishub Surabaya bergerak cepat memperbaikinya, membawa kembali penerangan jalan dan omzet warga.

Swipe untuk menutup

Sempat Mati, PJU di Kedungdoro Surabaya Kini Sudah Menyala Kembali

30/05/2026, 22:30 WIB
Sempat Mati, PJU di Kedungdoro Surabaya Kini Sudah Menyala Kembali
Penulis: Azwa Safrina
|
Editor: Dani Prabowo

SURABAYA, KOMPAS.com - Persoalan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati total di sepanjang Jalan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu yang viral, kini sudah kembali diperbaiki.

Viral sebuah video di media sosial dari salah satu warga yang mengeluhkan adanya fasilitas PJU di sepanjang Jalan Kedungdoro yang mati total, sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya yang cukup tinggi.

Kota dengan APBD selangit, benerin jalan sulit. Jadi ini ada di sekitar Jalan Kedungdoro,” tulis akun dalam video tersebut.

Sejumlah unit PJU yang baru dipasang oleh Pemkot Surabaya sekitar akhir Desember tahun lalu, terpantau tidak berfungsi pada 20 April 2025.

Atas laporan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya pun mulai melakukan perbaikan pada kemarin, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 21.10 WIB.

Pantauan Kompas.com, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 20.17 WIB kondisi PJU di sepanjang Jalan Kedungdoro telah menyala kembali seperti sebelumnya.

Penerangan jarak pandang bagi kendaraan yang melintas juga menjadi lebih jelas.

Salah seorang warga Kedung Rukem Gang IV, Siti Aminah mengatakan PJU yang mati beberapa waktu lalu tersebut berlangsung cukup lama.

"Lampunya mati sudah lama, sejak sebelum bulan puasa," ujar Siti kepada Kompas.com, Sabtu.

Meskipun begitu, belum ada kejadian kecelakaan maupun kriminalitas yang terjadi selama PJU padam.

“Belum ada sih (kecelakaan atau kriminalitas yang terjadi). Malahan ada sempat kecelakaan di jalan ini sebelum PJU-nya mati,” ungkapnya.

Ia mengaku sudah melaporkan perkara tersebut ke RT/RW setempat, tapi belum juga ditanggapi sampai kasus tersebut viral.

“Sebelum viral, saya sudah sempat lapor ke pak RT. Katanya sudah dilaporkan ke PLN atau Dishub, tapi ya gitu masih mati. Sampai akhirnya viral itu baru kemarin ada petugas yang datang,” terangnya.

Sementara itu, Budi Santoso, penjual warung makan di sekitar Jalan Kedungdoro menuturkan adanya penurunan pembeli yang datang saat PJU padam.

“Ya memang berkurang (pembelinya), soalnya kan kemarin sepanjang jalan sini dari ujung sampai ujung gelap total, paling ya lampu dari warung-warung. Kan mungkin orang jadinya takut juga makan di sini,” ungkap Budi.

Namun, kini ia mengaku bersyukur karena PJU sudah diperbaiki dan dirinya dapat berjualan kembali seperti sedia kala.

“Sekarang sudah terang lagi kayak sebelumnya, bersyukur saja. Hari ini sudah lumayan banyak lagi pembeli yang datang,” pungkasnya.

Viral Lainnya

Video Viral Baling-baling Pesawat Wings Air Diikat Cable Tie, Maskapai Beri Penjelasan

Video Viral Baling-baling Pesawat Wings Air Diikat Cable Tie, Maskapai Beri Penjelasan

2 jam lalu

Beredar video yang menggambarkan baling-baling pesawat Wings Air diikat cable tie. Simak penjelasan pihak maskapai penerbangan.

Swipe untuk menutup

Video Viral Baling-baling Pesawat Wings Air Diikat Cable Tie, Maskapai Beri Penjelasan

30/05/2026, 22:18 WIB
Video Viral Baling-baling Pesawat Wings Air Diikat Cable Tie, Maskapai Beri Penjelasan

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, beredar video yang menggambarkan baling-baling sebuah pesawat diikat cable tie (kabel tis) sehingga menimbulkan kekhawatiran sang perekam video.

Berdasarkan konfirmasi Kompas.com, Sabtu (30/5/2026), pesawat tersebut dioperasikan oleh Wings Air.

Menurut Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, komponen yang terlihat tersebut bukanlah indikasi kerusakan pada baling-baling pesawat. 

"Pengikat yang tampak pada bilah baling-baling digunakan untuk mengamankan sementara salah satu lapisan pelindung (deicer) yang mengalami sedikit perubahan posisi," ucap Danang. 

Ia melanjutkan, lapisan pelindung tersebut membantu melindungi baling-baling dalam kondisi operasional tertentu, serta bukanlah struktur utama yang menghasilkan daya dorong pesawat.

Beredar video baling-baling pesawat Wings Air diikat cable tie

Sudah diatur oleh Aircraft Maintenance Manual

Danang menjelaskan, prosedur pengamanan tersebut sudah diatur oleh pabrikan pesawat sesuai Aircraft Maintenance Manual, serta hanya dapat dilakukan oleh teknisi berlisensi yang berwenang sesuai pedoman perawatan yang berlaku.

"Setelah pemasangan, teknisi wajib melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan seluruh komponen berfungsi normal serta tidak mengganggu pergerakan maupun kinerja baling-baling dan sistem pesawat secara keseluruhan," terang dia.

Untuk masyarakat umum, ucap Danang, cable ties kerap digunakan sebagai alat pengikat dalam kehidupan sehari-hari. 

Namun, dalam dunia penerbangan, penggunaan pengikat pada komponen tertentu disebut dapat menjadi bagian dari prosedur perawatan yang telah ditetapkan pabrikan dan dilakukan secara terukur, serta melalui proses pemeriksaan dan verifikasi yang ketat.

"Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama Wings Air. Setiap pesawat menjalani program perawatan secara terjadwal maupun tidak terjadwal sesuai standar yang ditetapkan pabrikan, regulator, dan industri penerbangan," kata Danang.

Selain itu, lanjut dia, pemeriksaan juga dilakukan secara rutin sebelum keberangkatan (preflight check), saat transit, serta pada tahapan operasional lainnya untuk memastikan pesawat selalu berada dalam kondisi laik terbang dan aman dioperasikan.

Pesawat tengah menjalani pemeriksaan

Lantas, bagaimana nasib pesawat yang direkam dalam video tersebut?

Danang menyampaikan, saat ini pesawat tersebut tengah menjalani tahapan pemeriksaan dan pemeliharaan lanjutan sebagai bagian dari proses verifikasi teknis. 

Langkah itu disebut bagian dari upaya untuk memastikan setiap pesawat memenuhi seluruh persyaratan pemeliharaan, kelaikudaraan, keselamatan, dan prosedur pengoperasian sebelum kembali melayani penerbangan.

"Pesawat tidak akan dioperasikan apabila tidak memenuhi persyaratan keselamatan, keamanan, dan kelaikudaraan," tutur Danang.

Setiap keputusan untuk menerbangkan pesawat didasarkan pada hasil pemeriksaan teknis yang menyeluruh oleh personel yang berwenang sesuai prosedur yang berlaku," tambah dia.

Viral Lainnya

Prabowo Tunjuk AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Prabowo Tunjuk AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung

1 hari lalu

Prabowo tunjuk AHY sebagai Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). AHY akan memimpin penanganan cost overrun proyek ini.

Swipe untuk menutup

Prabowo Tunjuk AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung

30/05/2026, 00:00 WIB
Prabowo Tunjuk AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penulis: Firda Janati
|
Editor: Ardito Ramadhan

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).

Penunjukan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 Tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung, yang berlaku sejak 12 Mei 2026.

"Ketua: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan," tulis isi Perpres tersebut dilansir dari laman jdih.setneg.go.id, Sabtu (30/5/2026).

Dalam Perpres tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ditetapkan sebagai Wakil Ketua, dengan anggota yang terdiri dari sejumlah menteri serta pimpinan lembaga terkait.

Setidaknya ada tujuh anggota yakni Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Perhubungan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara, dan Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.

Komite memiliki tugas untuk menyepakati dan atau menetapkan langkah yang perlu diambil untuk mengatasi bagian kewajiban perusahaan patungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (3) dalam hal terjadi masalah kenaikan dan/ atau perubahan biaya (cost overrun) proyek kereta cepat antara Jakarta dan Bandung.

Kemudian, menetapkan bentuk dukungan Pemerintah yang dapat diberikan untuk mengatasi bagian kewajiban perusahaan patungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal I ayat (3) dalam hal terjadi masalah kenaikan dan/ atau perubahan biaya (cost overrun) proyek kereta cepat antara Jakarta dan Bandung.

Perpres juga mengatur bahwa ketentuan lebih lanjut mengenai Komite Kereta Cepat akan diatur oleh AHY selaku Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

"Ketentuan lebih lanjut mengenai Komite sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan," tulis isi Perpres tersebut.

Diketahui, jabatan Ketua Komite sebelumnya diemban oleh Luhur Binsar Pandjahitan saat masih menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves).

Hal itu dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.

Perpres tersebut diteken Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo pada 6 Oktober 2021.

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui