KOMPAS.com - Kabar baik bagi penggemar Harry Potter. Realme baru saja meluncurkan realme 16 Pro Harry Potter Edition, smartphone edisi khusus yang mengadopsi berbagai elemen dari dunia Harry Potter dan Hogwarts pada Senin (21/9/2026).
Nuansa Harry Potter tidak hanya terasa melalui logo pada bodi. Realme merancang sejumlah elemen khusus, mulai dari warna dan tekstur penampang belakang, modul kamera, detail pada bingkai, hingga antarmuka pengguna yang identik dengan dunia Harry Potter.
Di balik desain edisi khusus tersebut, smartphone ini dibekali kamera utama 200 MP, layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate hingga 144 Hz, chipset MediaTek Dimensity 7300 Max 5G, serta baterai berkapasitas 7.000 mAh.
Tim Kompas.com berkesempatan menggunakan realme 16 Pro Harry Potter Edition untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari memotret, mengakses media sosial, menonton video, bermain gim, hingga menguji daya tahan dan pengisian baterainya.
Tim Kompas.com juga mencoba realme Buds T500 Pro Harry Potter Edition yang menjadi perangkat pendamping smartphone tersebut.
Lantas, bagaimana pengalaman menggunakannya?
Paket edisi khusus bernuansa Hogwarts
Nuansa Harry Potter sudah terasa sejak realme 16 Pro Harry Potter Edition dikeluarkan dari kemasannya.
Berbeda dari kotak smartphone pada umumnya, perangkat yang diterima Tim Kompas.com dikemas dalam kotak berbentuk koper atau trunk bergaya Hogwarts. Desainnya didominasi warna cokelat, lengkap dengan Hogwarts Crest pada bagian depan.
Saat dibuka, paket edisi khusus ini tidak hanya berisi smartphone. Realme menyertakan sejumlah aksesori dan memorabilia bertema Harry Potter untuk melengkapi pengalaman unboxing.
Di dalamnya terdapat casing smartphone khusus, phone pin berbentuk crest Hogwarts, surat penerimaan Hogwarts (acceptance letter), tiket Platform 9¾, bookmark, post card, serta photo card yang menampilkan para pemeran Harry Potter.
Paket yang diterima Tim Kompas.com juga dilengkapi realme Buds T500 Pro Harry Potter Edition. Earbuds ini hadir dengan charging case, wadah tambahan berbentuk koper mini, serta lanyard bertema Hogwarts.
Dengan isi tersebut, konsep Harry Potter Edition sudah terasa bahkan sebelum smartphone dinyalakan. Beragam aksesori yang disertakan menggunakan tema desain serupa, terutama lewat kombinasi warna cokelat, elemen Hogwarts Crest, dan detail yang terinspirasi dari dunia Harry Potter.
Desain Harry Potter terasa sampai detail kecil
Aspek yang termudah untuk membedakan realme 16 Pro Harry Potter Edition dari smartphone reguler adalah desainnya.
Perangkat ini hadir dalam warna Magic Brown. Bagian belakangnya menggunakan tekstur menyerupai kulit dengan Hogwarts Crest berukuran besar di bagian tengah serta logo Harry Potter di bawahnya.
Modul kamera juga dibuat berbeda. Realme menyebut desain kamera tersebut terinspirasi dari mata Hedwig, burung hantu milik Harry Potter.
Sementara itu, pada bingkai perangkat terdapat ukiran laser bertuliskan “Welcome to Hogwarts”. Detail ini tidak langsung terlihat ketika smartphone dipandang dari depan atau belakang, tetapi bisa ditemukan ketika pengguna memperhatikan sisi kanan bawah perangkat lebih dekat.
Untuk berat, meski mengusung layar besar dan baterai 7.000 mAh, bobot realme 16 Pro Harry Potter Edition masih berada di angka 198 gram, dengan ketebalan 8,47 mm.
Ketika digunakan Tim Kompas.com, perangkat pun terasa relatif ringan untuk smartphone berlayar 6,78 inci dengan kapasitas baterai sebesar itu.
Bodinya juga masih nyaman digenggam untuk penggunaan sehari-hari, seperti membaca pesan, mengakses media sosial, atau mengambil foto.
Hogwarts Crest berubah warna saat terkena cahaya
Salah satu fitur desain yang menjadi pembeda realme 16 Pro Harry Potter Edition adalah Quadra Light-Sensing Color-Changing Technology. Teknologi ini diterapkan pada Hogwarts Crest di bagian belakang perangkat.
Menurut realme, empat warna yang merepresentasikan empat asrama Hogwarts akan muncul secara bersamaan ketika crest terkena sinar Matahari atau cahaya ultraviolet (UV).
Saat berada di dalam ruangan, Hogwarts Crest tampil dengan warna yang lebih netral. Ketika perangkat dibawa ke area yang mendapatkan cahaya Matahari, warna pada bagian crest mulai terlihat.
Efek tersebut membuat tampilan penampang belakang dapat berubah mengikuti kondisi pencahayaan.
Nuansa Hogwarts berlanjut ke antarmuka
Personalisasi Harry Potter berlanjut ketika smartphone dinyalakan. Realme menyertakan wallpaper khusus Hogwarts serta desain ikon aplikasi yang dibuat dengan pendekatan visual serupa.
Sejumlah animasi juga mendapatkan sentuhan khusus, termasuk saat perangkat dinyalakan, mengisi daya, membuka kunci layar, hingga mengaktifkan GT Mode.
Realme menyebut, terdapat lebih dari 10 Easter egg bertema Harry Potter yang tersembunyi di dalam antarmuka perangkat.
Bagi pengguna yang gemar memotret, personalisasi juga tersedia dalam bentuk watermark yang terinspirasi dari empat asrama Hogwarts.
Tim Kompas.com turut menemukan opsi bingkai foto khusus Harry Potter. Dengan fitur ini, hasil foto bisa ditampilkan menggunakan frame bertema Harry Potter lengkap dengan informasi pemotretan.
Menjajal kamera utama 200 MP
Realme 16 Pro Harry Potter Edition dibekali kamera utama beresolusi 200 MP. Kamera tersebut menggunakan sensor berukuran 1/1,56 inci dengan bukaan f/1.8 serta dukungan OIS dan EIS. Di bagian belakang juga terdapat kamera ultrawide 8 MP, sedangkan kamera depannya memiliki resolusi 50 MP.
Tim Kompas.com mencoba kamera utama perangkat ini untuk memotret sejumlah obyek di luar ruangan.
Pada foto bunga berwarna merah muda di bawah cahaya siang, warna bunga tampil terang dan mudah dibedakan dari dedaunan hijau di sekelilingnya. Detail pada kelopak bunga dan sejumlah ranting juga masih terlihat.
Pengujian berikutnya dilakukan dengan memotret bangunan bertingkat saat kondisi cahaya cukup terik.
Dalam satu frame, kamera harus menangkap beberapa elemen dengan karakter berbeda, mulai dari langit, fasad gedung berbahan kaca, pepohonan, hingga bangunan beratap genteng di bagian depan.
Hasilnya, pola fasad gedung serta susunan genteng masih dapat terlihat dengan jelas. Perbedaan warna antara langit, pepohonan, gedung, dan bangunan di bagian depan juga tetap terbaca.
Tim Kompas.com juga mencoba kamera untuk memotret bangunan dengan konstruksi kayu dan pola atap yang cukup kompleks. Detail berupa susunan genteng, struktur kayu, serta garis-garis bangunan masih terlihat pada hasil foto.
Untuk pengguna yang ingin langsung membagikan hasil foto, frame Harry Potter dapat menjadi tambahan menarik karena foto bisa mendapatkan identitas edisi khusus tanpa perlu diedit melalui aplikasi lain.
Gaming bisa dijalankan dengan pengaturan maksimal
Untuk sektor performa, realme 16 Pro Harry Potter Edition ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7300 Max 5G. Chipset tersebut dipadukan dengan layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 1.272 x 2.772 piksel dan refresh rate hingga 144 Hz. Spesifikasi dapur pacunya masih sama dengan realme 16 Pro versi reguler.
Tim Kompas.com mencoba kemampuan perangkat ini dengan memainkan Call of Duty menggunakan pengaturan grafis maksimal yang tersedia pada unit pengujian.
Dalam penggunaan tersebut, layar dengan refresh rate tinggi membantu menghadirkan pergerakan visual yang mulus, terutama saat karakter bergerak cepat atau ketika sudut pandang digeser.
Pengujian Call of Duty juga melengkapi skenario penggunaan harian yang dilakukan Tim Kompas.com. Dalam satu hari, perangkat tidak hanya digunakan untuk bermain gim, tetapi juga mengakses berbagai platform media sosial, menonton YouTube, dan menonton film.
Menariknya, sentuhan Harry Potter tetap ditemukan saat perangkat digunakan untuk bermain gim. Realme memberikan tampilan khusus pada GT Mode sehingga personalisasi edisi khusus ini tidak berhenti pada wallpaper, ikon, atau animasi sistem, tetapi juga masuk ke fitur yang berkaitan dengan performa.
Dipakai seharian, baterai tersisa 45 persen
Realme 16 Pro Harry Potter Edition ditopang baterai berkapasitas 7.000 mAh dengan dukungan pengisian daya 80W Ultra Charge, sama seperti versi reguler.
Tim Kompas.com mencoba menggunakan smartphone dari kondisi baterai 100 persen untuk berbagai aktivitas. Penggunaan mencakup mengakses berbagai platform media sosial, menonton YouTube dan film, serta memainkan gim dengan pengaturan maksimal.
Setelah digunakan sepanjang hari, baterai perangkat masih menunjukkan 45 persen. Dengan kata lain, sekitar 55 persen kapasitas baterai terpakai dalam skenario penggunaan campuran tersebut.
Tim Kompas.com juga mencoba kemampuan pengisian baterainya. Mengacu pada laju pengisian yang tercatat selama pengujian, pengisian dari level di bawah 20 persen hingga mendekati 80 persen diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 72 menit.
Realme Buds T500 Pro ikut mengusung tema Harry Potter
Selain smartphone, realme juga menghadirkan realme Buds T500 Pro Harry Potter Edition. Perangkat audio ini mendapat sentuhan desain yang senada dengan smartphone. Paket edisi khususnya mencakup earbuds, charging case, earbuds case bergaya koper Hogwarts, serta lanyard.
Realme Buds T500 Pro dibekali driver berukuran 12,4 mm serta fitur active noise cancellation (ANC). Realme mengklaim ANC pada earbuds ini mampu meredam suara hingga 50 dB, dengan rentang peredaman hingga 5.000 Hz.
Dalam pengujian Tim Kompas.com, ANC mampu mengurangi suara lingkungan sehingga audio yang diputar terdengar lebih dominan.
Efek peredaman terutama terasa pada suara latar yang relatif konstan. Ketika ANC diaktifkan, kebisingan di sekitar tidak sepenuhnya hilang, tetapi terdengar lebih rendah daripada fitur tersebut tidak digunakan.
Hal ini membantu ketika earbuds digunakan untuk mendengarkan musik atau menonton video di lingkungan yang cukup ramai karena suara konten bisa terdengar lebih fokus.
Sementara itu, driver 12,4 mm membuat realme Buds T500 Pro dapat digunakan untuk beragam kebutuhan multimedia, mulai dari musik hingga menonton film dan video.
Kolaborasi yang ditujukan untuk Potterhead
Setelah menjajal perangkat ini, Tim Kompas.com melihat bahwa realme tidak sekadar menjadikan nama Harry Potter sebagai pemanis pada sebuah smartphone.
Pendekatan kolaborasinya terasa cukup serius karena pengalaman bertema Wizarding World tetap muncul sejak perangkat dikeluarkan dari kemasan hingga digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Di saat bersamaan, fungsi utamanya sebagai smartphone tetap menjadi bagian penting dari pengalaman tersebut.
Hal ini membuat realme 16 Pro Harry Potter Edition menarik tidak hanya sebagai barang koleksi, tetapi juga sebagai perangkat yang bisa digunakan sehari-hari oleh Potterhead.
Bagi penggemar yang selama ini ingin membawa sedikit nuansa Hogwarts ke dalam keseharian, kolaborasi ini menawarkan cara yang cukup lengkap untuk melakukannya melalui perangkat yang memang selalu berada dalam genggaman.
Tertarik untuk memilikinya?