Pindah KPR ke BRI Makin Mudah, Suku Bunga mulai 2,50 Persen lewat Program Take Over

Pindah KPR ke BRI Makin Mudah, Suku Bunga mulai 2,50 Persen lewat Program Take Over

5 jam lalu

Pindahkan KPR ke BRI dan nikmati cicilan lebih ringan, tenor fleksibel, serta peluang top up dana melalui program BRI KPR Take Over.

Swipe untuk menutup

Pindah KPR ke BRI Makin Mudah, Suku Bunga mulai 2,50 Persen lewat Program Take Over

29/03/2026, 21:26 WIB
Pindah KPR ke BRI Makin Mudah, Suku Bunga mulai 2,50 Persen lewat Program Take Over

KOMPAS.com – Bagi pejuang kredit pemilikan rumah (KPR), peralihan cicilan dari bunga tetap ke skema mengambang atau floating rate bisa terasa begitu berat.

Sebagai informasi, kenaikan cicilan yang dialami para debitur KPR rata-rata mencapai 13 persen.

Agar tidak memberatkan, debitur dapat mempertimbangkan memindahkan KPR (take over) ke bank lain. Namun, sebelum melakukannya, debitur perlu cermat membandingkan suku bunga efektif, tenor fixed, dan biaya pindah.

Merespons kebutuhan nasabah yang ingin mencicil KPR dengan bunga lebih rendah dari floating rate, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI menghadirkan program BRI KPR Take Over sebagai solusi konkret.

Program ini memungkinkan nasabah yang saat ini memiliki KPR di bank lain untuk mengalihkan kreditnya ke BRI dengan skema pembiayaan yang lebih kompetitif dan fleksibel.

Apa itu BRI KPR Take Over?

BRI KPR Take Over adalah fasilitas pengalihan KPR dari bank atau lembaga pembiayaan lain ke BRI. Secara mekanisme, BRI akan melunasi sisa pinjaman nasabah di bank lama, kemudian membuat perjanjian kredit baru antara BRI dan nasabah tersebut.

Pengajuan BRI KPR Take Over serupa dengan pengajuan KPR baru yang meliputi analisis kredit dan penilaian ulang properti atau re-appraisal. Lewat re-appraisal inilah, nasabah berpotensi mendapatkan nilai agunan yang lebih tinggi serta membuka peluang untuk memperoleh dana tambahan atau top up kredit jika dibutuhkan. 

Jenis properti yang dapat dialihkan mencakup rumah tinggal, apartemen, ruko, hingga rukan. Artinya, cakupan program ini cukup luas dan dapat mengakomodasi kebutuhan nasabah dengan berbagai profil kepemilikan properti.

Keunggulan BRI KPR Take Over

tarik utama program ini adalah suku bunga BRI KPR yang lebih kompetitif dari skema floating rate yang sedang berjalan di bank lama. 

BRI menawarkan pilihan skema yang dapat disesuaikan dengan profil nasabah. Bagi nasabah Layanan Nasabah Prima (LNP) serta karyawan perusahaan dengan payroll kerja sama BRI dan BRI Group, suku bunga spesial dimulai dari 2,50 persen fixed 1 tahun.

Tersedia pula skema berjenjang dan fixed sepanjang tenor dengan bunga mulai 7,25 persen.

Untuk nasabah umum di luar segmen tersebut, suku bunga yang diberikan mulai dari 4,50 persen fixed 1 tahun jika bunga KPR yang sedang berjalan di bawah 10 persen atau mulai 5,50 persen fixed 1 tahun jika bunga existing mencapai 10 persen ke atas.

Detail lengkap skema suku bunga dapat dilihat di bbri.id/kprtakeover. Lalu, simulainya bisa dicek lewat https://bri.co.id/simulasi-kpr/.

BRI juga menawarkan tenor panjang dan fleksibel hingga maksimal 25 tahun bagi nasabah berpenghasilan tetap dan 20 tahun untuk nasabah non-fixed income. Dengan begitu, cicilan bulanan bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial nasabah.

Keunggulan lain yang tidak kalah menarik adalah peluang mendapatkan top up dana. Jika nilai properti yang diagunkan meningkat sejak KPR pertama kali diambil, selisih nilainya dapat dicairkan sebagai dana tambahan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari renovasi rumah, pendidikan anak, hingga modal usaha.

Dari sisi pengajuan, prosesnya dirancang mudah dan transparan. Nasabah cukup mengikuti tahapan yang terstruktur mulai dari pengajuan permohonan, analisis kredit, penilaian ulang properti, pelunasan pinjaman di bank lama, hingga penandatanganan akad kredit baru bersama BRI.

Syarat mengajukan BRI KPR Take Over

Sebelum mengajukan BRI KPR Take Over, ada beberapa ketentuan yang perlu dipenuhi oleh calon nasabah.

Salah satunya adalah KPR di bank asal harus sudah berjalan minimal satu tahun dan tidak memiliki riwayat tunggakan. 

Selain itu, nasabah diwajibkan menempatkan dana pengendapan minimal senilai satu kali angsuran dalam bentuk tabungan yang diblokir selama periode suku bunga fixed berlaku.

Adapun BRI KPR Take Over ini menawarkan layanan beragam, seperti take over murni, take over dengan top up dana, top up saja, ataupun take over account in house khusus bagi pengembang yang bekerja sama dengan BRI.

Bagi nasabah yang sedang keberatan dengan cicilan KPR dengan skema floating rate, BRI KPR Take Over bisa menjadi opsi untuk mengoptimalkan keuangan rumah tangga.

Cicilan lebih ringan, tenor lebih fleksibel, dan peluang dana tambahan menjadikan program ini layak untuk dipertimbangkan.

Untuk informasi lebih lengkap dan pengajuan BRI KPR Take Over, nasabah dapat mengunjungi kantor cabang BRI terdekat atau mengakses informasi resmi melalui tautan bbri.id/kprtakeover.

tambahkan link simulasi BRI KPR: https://bri.co.id/simulasi-kpr

Brandzview Lainnya

Jens Raven Gabung Latihan Timnas Indonesia, Gantikan Mauro Zijlstra

Jens Raven Gabung Latihan Timnas Indonesia, Gantikan Mauro Zijlstra

9 jam lalu

Jens Raven sebelumnya termasuk salah satu dari 41 pemain yang didaftarkan dalam daftar skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.

Swipe untuk menutup

Jens Raven Gabung Latihan Timnas Indonesia, Gantikan Mauro Zijlstra

29/03/2026, 16:51 WIB
Jens Raven Gabung Latihan Timnas Indonesia, Gantikan Mauro Zijlstra
Penulis: Pratama Yudha
|
Editor: Sem Bagaskara

KOMPAS.com - Jens Raven tampak sudah bergabung dengan Timnas Indonesia untuk menjalani persiapan menghadapi Timnas Bulgaria di final FIFA Series 2026.

Jens Raven terpilih menjadi bagian dari Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA Series 2026.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia akan bersua Timnas Bulgaria pada partai yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3/2026) pukul 20.00 WIB.

Pelatih John Herdman memanggilnya untuk masuk menggantikan Mauro Zijlstra yang mengalami cedera akibat benturan saat tampil menghadapi Timnas Saint Kitts and Nevis, Jumat (27/3/2026).

Pada laga kontra Saint Kitts and Nevis, Mauro Zijlstra berkontribusi lewat satu golnya pada menit ke-75 yang memastikan kemenangan 4-0 Timnas Indonesia.

Mauro Zijlstra Digantikan Jens Raven

Pergantian Mauro Zijlstra ke Jens Raven telah disetujui oleh FIFA. Sebab, Raven sebelumnya sudah tercatat dalam 41 pemain yang didaftarkan di skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. 

Pantauan KOMPAS.com di lokasi, pemain Bali United itu sudah bergabung dengan latihan skuad Garuda yang digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (29/3/2026).

Jens Raven sudah menjalani latihan bersama dengan 18 pemain lainnya yang berstatus non-penjaga gawang.

Sementara, Mauro Zijlstra tetap hadir pada latihan timnas namun menjalani sesi terpisah.

Kans Debut Jens Raven di Timnas Senior

Bergabungnya Jens Raven membuka kesempatan bagi pemain 20 tahun itu untuk mencatatkan debut bersama timnas senior.

Kesempatan yang didapat Jens Raven selaras dengan misi yang ingin dijalankan oleh pelatih John Herdman, yakni mempersiapkan masa depan Timnas Indonesia.

Selain itu, para pemain lokal juga dicoba sebagai seleksi untuk skuad Piala AFF atau ASEAN Championship 2026.

"Kami selalu melihat ke masa depan dan saat ini. Masa depan adalah Piala AFF, di mana kita dapat memberikan kesempatan kepada pemain lokal untuk bermain dan mencoba pemain baru," kata pelatih asal Inggris selepas pertandingan melawan Saint Kitts dan Nevis.

"Dan seperti yang saya katakan, bagian lain dari ini adalah untuk menilai para pemain dari Eropa."

"Saya tidak akan bisa sering melihat mereka di musim panas, jadi saya ingin memastikan bahwa sebanyak mungkin pemain Eropa mendapatkan kesempatan untuk, menunjukkan kemampuan mereka di jendela (jeda internasional) ini."

"Saya punya keputusan besar yang harus dibuat untuk turnamen AFC 2027, itu yang menjadi tujuan akhir dari semua ini, pertandingan-pertandingan ini. Saya harus menilai siapa yang bisa menangani tekanan bermain di kandang, saya pikir itu penting," jelas dia.

Terpopuler Lainnya

Protes Biaya BBM Naik, Pekerja Transportasi Filipina: Rasanya seperti Dicekik

Protes Biaya BBM Naik, Pekerja Transportasi Filipina: Rasanya seperti Dicekik

16 jam lalu

Ratusan pekerja transportasi di Manila, Filipina, melakukan mogok kerja sebagai protes terhadap kenaikan harga bahan bakar, Kamis (26/3/2026).

Swipe untuk menutup

Protes Biaya BBM Naik, Pekerja Transportasi Filipina: Rasanya seperti Dicekik

29/03/2026, 10:00 WIB
Protes Biaya BBM Naik, Pekerja Transportasi Filipina: Rasanya seperti Dicekik

MANILA, KOMPAS.com - Ratusan pekerja transportasi di Manila, Filipina, melakukan mogok kerja sebagai protes terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Kamis (26/3/2026).

Saat ini, harga solar dan bensin di Filipina naik lebih dari dua kali lipat sejak perang Iran pecah pada 28 Februari.

Seorang pengemudi berusia 62 tahun di Manila mengatakan, situasinya kini semakin memburuk. Ia mengaku tidak memiliki makanan untuk menghidupi kelima anaknya dan belum menerima bantuan tunai apa pun dari pemerintah.

Saat aksi mogok hari dimulai, sebuah kapal yang membawa lebih dari 700.000 barrel minyak mentah Rusia tiba di negara itu.

Presiden Ferdinand Marcos telah berjanji untuk mencari sumber minyak baru karena Filipina selama ini bergantung pada pasokan yang melewati Selat Hormuz untuk 98 persen kebutuhannya.

Tuntutan aksi protes

Dikutip dari BBC, koalisi transportasi yang memimpin pemogokan itu telah mengajukan beberapa tuntutan, mulai dari menghapus pajak bahan bakar dan menurunkan harga minyak, hingga meninggalkan deregulasi dan memperkenalkan kontrol negara.

Mereka juga mendesak kenaikan tarif dan upah yang lebih tinggi.

Sekelompok demonstran berkumpul di berbagai wilayah di ibu kota pada Kamis pagi, sambil memegang papan tanda dan menyerukan pemerintah untuk berbuat lebih banyak untuk membantu.

Banyak di antara mereka adalah pengemudi jeepney, minibus yang dikenal dengan tarif murahnya. 

Pengemudi ojek dan ojek online juga termasuk di antara mereka yang sebelumnya mengatakan akan bergabung dalam protes.

Warga belum terima bantuan

Beberapa di antaranya menuturkan, mereka belum menerima pembayaran sebesar 5.000 peso atau sekitar Rp 1,4 juta yang menurut Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan akan menjadi hak para pengemudi tertentu.

"Kemarin saya mengantre lebih dari lima jam untuk mendapatkan bantuan tunai dari pemerintah, tetapi nama saya tidak ada di sana," kata Guillermo Japole (62).

"Tidak menerima bantuan tunai, tidak ada penghasilan, tidak ada makanan untuk keluarganya," tambahnya.

Guillermo, yang kelima anaknya masih bersekolah, mengatakan keluarganya berada di ambang pengusiran dari rumah sewaan mereka.

Pengemudi lain, Anjo Lilac yang berusia 28 tahun, juga mengaku belum menerima bantuan apa pun. Ia membawa putrinya, Hannah, ke demonstrasi tersebut.

"Tidak ada yang akan merawatnya karena istri saya mendapat pekerjaan sementara. Bantuan keuangan ini akan membantu kami untuk makanan, sewa rumah, dan terutama susu untuk bayi kami," jelasnya.

Pilih pulang kampung

Beberapa pengemudi jeepney mengatakan, mereka mungkin akan kembali ke kampung halaman mereka untuk mencari pekerjaan lain.

"Rasanya seperti kami dicekik. Ini benar-benar sulit. Kami tidak tahu dari mana kami bisa mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga kami," kata Ronnie Rillosa (58) yang telah menjadi pengemudi jeepney selama 30 tahun.

"Kami tidak membutuhkan bantuan tunai jika pemerintah mau menurunkan harga bahan bakar, makanan, listrik, dan air," lanjutnya.

Dampak dari rencana pemogokan dua hari tersebut sudah mulai dirasakan oleh para pengguna transportasi umum di Manila.

Arnold Irinco adalah bagian dari antrean penumpang yang mengantre untuk mendapatkan tumpangan gratis yang disediakan oleh pemerintah.

Petugas penghubung berusia 52 tahun itu menjelaskan, dia telah menunggu selama 30 menit. Namun, dia mengerti mengapa para pengemudi melakukan mogok kerja.

"Saya mengerti apa yang diperjuangkan para pengunjuk rasa. Ini mata pencaharian mereka, mereka harus menghidupi keluarga, mereka perlu hidup. Sebagai pengguna transportasi umum, saya juga perlu memahami situasi mereka," ujarnya.

Filipina darurat energi nasional

Sebelumnya, Presiden Filipina, Ferdinand Marcos resmi mengumumkan keadaan darurat energi nasional pada Selasa (24/3/2026).

Deklarasi ini diterbitkan hanya berselang beberapa jam setelah Kementerian Energi Filipina menyatakan rencana untuk menggenjot produksi pembangkit listrik tenaga batu bara demi menekan lonjakan tarif listrik.

"Keadaan darurat energi nasional dengan ini diumumkan mengingat konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, serta bahaya yang ditimbulkannya terhadap ketersediaan dan stabilitas pasokan energi negara," demikian bunyi perintah eksekutif yang dirilis Selasa malam, dikutip dari AFP.

Perintah tersebut memberi wewenang kepada Departemen Energi untuk melakukan pembayaran di muka sebesar 15 persen untuk mengamankan kontrak bahan bakar sambil mengambil tindakan langsung terhadap penimbunan atau pengambilan keuntungan yang tidak wajar.

Presiden juga memberikan wewenang kepada departemen transportasi untuk mengarahkan subsidi bahan bakar transportasi umum dan mengurangi atau menangguhkan biaya tol dan biaya penerbangan, sambil mempercepat bantuan kepada individu dalam "situasi krisis".

Internasional Lainnya

Buntut Berita Viral Media Singapura, Petugas Imigrasi Batam Ditahan karena Pungli WNA

Buntut Berita Viral Media Singapura, Petugas Imigrasi Batam Ditahan karena Pungli WNA

8 jam lalu

Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau menahan salah satu petugas Imigrasi Kelas I TPI Batam karena melakukan pungli pada WNA Singapura.

Swipe untuk menutup

Buntut Berita Viral Media Singapura, Petugas Imigrasi Batam Ditahan karena Pungli WNA

29/03/2026, 18:24 WIB
Buntut Berita Viral Media Singapura, Petugas Imigrasi Batam Ditahan karena Pungli WNA

BATAM, KOMPAS.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri), melakukan penahanan terhadap petugas Imigrasi Kelas I TPI Batam berinisial JS, yang menjabat sebagai asisten supervisor di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Paska viralnya petugas Imigrasi Pelabuhan Batam Center, melakukan pungutan liar (pungli) terhadap WNA Singapura pada 13 dan 14 Maret 2026 lalu.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Imigrasi Kepri, Ujo Sujoto menjelaskan penahanan terhadap kedua orang ini dilakukan setelah penyelidikan yang dilakukakan, setelah laporan pemberitaan dari salah satu media Singapura atas laporan yang dilakukan korban berinisial AC dan NAY dan telah dimuat pada, Rabu (25/3/2026).

"Setelah pemberitaan ini viral dan atas instruksi pemerintah pusat, kami lakukan investigasi atas proses masuknya AC dan NAY sesuai dengan laporan pemberitaan Mothership.sg kemarin," jelasnya saat ditemui di Kantor Tempat Pemeriksaan Imigrasi Batuampar, Minggu (29/3/2026) siang.

Dalam penyelidikan dengan menggunakan metode pengawasan melalui data perlintasan penumpang dan pemeriksaan CCTV.

Pihak Imigrasi awalnya mengaku tidak berhasil menemukan korban berninisial AC seperti yang diberitakan sebelumnya. Namun pihaknya berhasil menemukan korban berinisial NAY, yang masuk ke Indonesia pada tanggal 14 Maret 2026.

Dalam kronologisnya, NAY yang merupakan WNA Myanmar sempat dipanggil menuju ruang pemeriksaan dikarenakan NAY disebut tidak memiliki tiket perjalanan pulang seperti dalam laporan perjalanan masuk ke Indonesia.

"Dari pantauan CCTV pelabuhan, NAY sempat dibawa dan menunggu sampai dua jam. Setelah inilah kami menemukan ada petugas kami yang melakukan permainan dengan pihak ketiga," ujarnya.

Ujo menyebut keberadaan NAY di ruang pemeriksaan, kemudian terpantau oleh AS yang disinyalir merupakan calo di area pelabuhan. AS kemudian mencoba berkoordinasi dengan JS, agar meloloskan korban masuk ke Indonesia.

Saat ini JS sendiri telah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan Direktorat Kepatuhan Internal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, JS diketahui menerima uang tunai sebesar 150 Dollar Singapura, dan AS menerima uang tunai sebesar 100 Dollar Singapura dari korban NAY.

"Awalnya ada permintaan uang 150 Dollar Singapura per orang untuk NAY dan dua orang lainnya di tanggal 14 Maret. Setelah negosiasi, NAY hanya mampu membayar total 250 dolar Singapura untuk tiga orang," jelasnya.

Atas peristiwa ini, Imigrasi Kepri menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan berkomitmen melakukan pembenahan internal.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya. Ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk memperbaiki sistem dan memastikan pelayanan yang bersih dari praktik-praktik tidak terpuji,” jelasnya.

Viral Lainnya

Viral Napi Diduga Konsumsi Sabu Sambil

Viral Napi Diduga Konsumsi Sabu Sambil "Video Call", Ombudsman Jambi Desak Pengawasan Ketat Lapas

18 jam lalu

Video napi diduga nyabu sambil video call viral di Jambi. Ombudsman desak pengawasan ketat, sementara Kalapas sebut lokasi masih ditelusuri.

Swipe untuk menutup

Viral Napi Diduga Konsumsi Sabu Sambil "Video Call", Ombudsman Jambi Desak Pengawasan Ketat Lapas

29/03/2026, 07:59 WIB
Viral Napi Diduga Konsumsi Sabu Sambil
Penulis: Aryo Tondang
|
Editor: Irfan Maullana

JAMBI, KOMPAS.com – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi, Saiful Roswandi, menyoroti video viral seorang narapidana yang diduga sedang mengonsumsi sabu-sabu sambil melakukan sambungan telepon video (video call) di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).

Saiful mendesak pihak lapas untuk lebih serius dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap para warga binaan. Menurutnya, pihak lapas semestinya tidak boleh kecolongan, terutama terkait peredaran narkotika yang kerap melibatkan narapidana.

"Tindakan tegas terhadap pengedar narkoba dalam lapas mesti diambil tindakan hukum," kata Saiful, Sabtu (28/3/2026).

Ombudsman: Tanpa Tindakan Tegas, Publik Patut Curiga

Saiful menekankan pentingnya transparansi dalam penanganan kasus ini. Ia memperingatkan bahwa jika kejadian serupa terus berulang tanpa adanya sanksi yang nyata, maka kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan akan tergerus.

"Tanpa ada tindakan tegas, publik dapat menduga adanya permainan," tegas Saiful.

Dalam video berdurasi 1 menit 49 detik yang beredar di media sosial, tampak seorang pria sedang menggenggam alat isap sabu-sabu saat melakukan video call. Kepulan asap putih tebal terlihat memenuhi ruangan tempat narapidana tersebut berada, dengan sedotan yang masih menempel di bibirnya.

Respons Kalapas Kelas II A Jambi

Menanggapi hal tersebut, Kepala Lapas Kelas II A Jambi, Syahroni Ali, menyatakan bahwa informasi yang beredar saat ini masih bersifat sumir atau belum jelas lokasi pastinya.

"Ini informasinya masih sumir, kita enggak tahu ini di lapas mana. Di narasi yang viral cuma nyebut Lapas Jambi, kan lapas Jambi banyak, ada di Muara Sabak, Sarolangun, dan ini kita belum tahu," kata Syahroni saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (27/3/2026).

Meski demikian, Syahroni memastikan pihaknya tengah menelusuri kebenaran informasi tersebut. Ia berjanji akan memberikan sanksi berat jika terbukti peristiwa itu terjadi di Lapas Kelas II A Jambi.

"Kalau ini memang benar, saya pastikan ada hukuman berat terhadap napi yang bersangkutan," jelasnya.

Syahroni juga mengaku terkejut dengan munculnya video tersebut, lantaran pihaknya baru saja menggelar razia internal di lingkungan lapas. "Kami baru saja melakukan razia kemarin, tapi ini masih kita telusuri," pungkasnya.

Viral Lainnya

Zebra Cross Tebet yang Hilang Digambar Ulang Warga, Sindiran untuk Pemerintah

Zebra Cross Tebet yang Hilang Digambar Ulang Warga, Sindiran untuk Pemerintah

1 hari lalu

Zebra cross yang memudar di Tebet disulap jadi penuh warna oleh warga dan seniman. Bukan sekadar estetika, aksi ini jadi sindiran untuk pemerintah.

Swipe untuk menutup

Zebra Cross Tebet yang Hilang Digambar Ulang Warga, Sindiran untuk Pemerintah

29/03/2026, 00:00 WIB
Zebra Cross Tebet yang Hilang Digambar Ulang Warga, Sindiran untuk Pemerintah

JAKARTA, KOMPAS.com-  Inisiator penggambaran zebra cross di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, Ijoel, menyebut aksi menggambar ulang penyeberangan jalan arah Pasar Minggu itu merupakan bentuk kritik terhadap pemerintah.

Ia menilai pemerintah tak kunjung mengecat ulang zebra cross yang telah hilang sejak 2025.

Sebelumnya, Ijoel dan beberapa seniman grafiti menggambar ulang zebra cross tersebut menggunakan cat semprot karena warga kesulitan menyeberang.

Selain mempertahankan warna hitam-putih khas penyeberangan jalan, zebra cross itu juga dihiasi warna-warni dengan karakter gim Pac-Man.

“Kita kalau warga pakai piloks putih kayaknya biasa aja. Jadi ini lebih ke nyolek ke pemerintah aja. Kayak kita aja bisa, masa pemerintah enggak,” ungkap Ijoel saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (29/3/2026).

Aksi kritik seperti ini bukan kali pertama dilakukan Ijoel.

Ia kerap menggunakan cat semprot putih untuk menandai jalan rusak dan berlubang.

Khusus untuk zebra cross di Tebet, menurut Ijoel, tampilannya akan lebih menarik jika diberi sentuhan seni.

Ia pun mengundang pegiat seni untuk berkolaborasi.

Dalam aksi ini, Ijoel membawa cat semprot putih, sementara pegiat seni bernama Kemas menggunakan cat semprot warna-warni.

Ijoel menegaskan, meski diberi sentuhan seni, fungsi zebra cross tetap menjadi pertimbangan utama. Karena itu, ilustrasi tidak dibuat terlalu mencolok.

“Makanya kami gambar zebra cross 70 persen lebih kelihatan. Kalau lebih kecil, nilai fungsi zebra cross nya hilang,” jelas Ijoel.

Sementara itu, Kemas mengatakan cat yang digunakan diperkirakan hanya bertahan sekitar satu bulan.

“Karena cat ini diperuntukkan untuk tembok atau motor, enggak bisa di jalanan apalagi nggak pake coating. Kalau dibandingkan sama dari pemerintah, itu bukan cat biasa, tapi campuran dengan karet terus dibakar,” jelas Kemas.

Kemas mengaku memiliki keresahan yang sama dengan Ijoel, sehingga langsung menyetujui ajakan untuk menggambar zebra cross tersebut.

Ia menegaskan, aksi ini bertujuan mendorong publik ikut bersuara agar pemerintah segera bertindak.

“Emang tujuannya biar rakyat tahu, ini tuh enggak dikerjain, tapi ketika ramai baru dikerjain,” kata dia.

Jika nantinya gambar tersebut hilang, mereka berharap dapat berkolaborasi dengan pemerintah untuk membuat zebra cross dengan sentuhan warna yang sesuai standar.

Di sisi lain, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, membantah zebra cross hilang selama satu tahun.

Ia menjelaskan, pengaspalan yang menutupi zebra cross baru selesai pada Desember 2025.

Karena itu, pada 2026 ini, Dinas Bina Marga DKI Jakarta tengah menyusun rencana pengecatan ulang zebra cross.

“Iya pasti segera. Nanti dari Dinas Bina Marga yang akan mengerjakan,” kata Rifki.

Terkait gambar warna warn, Rifki menilai penggunaan warna mencolok pada zebra cross berpotensi mengganggu konsentrasi pengendara.

“Bila secara teknis itu tidak dibenarkan. Karena marka yang terlalu ramai bahkan berwarna dapat menganggu konsentrasi pengemudi,” kata Rifki saat dihubungi terpisah.

Rifki juga menyebut material yang digunakan tidak sesuai dengan standar marka jalan yang aman serta berpotensi merusak konstruksi jalan.

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui