Jadwal MotoGP Australia 2026 Terbaru, Balapan MotoGP Jadi yang Pertama

Jadwal MotoGP Australia 2026 Terbaru, Balapan MotoGP Jadi yang Pertama

6 jam lalu

Penundaan akibat kendala jarak pandang membuat balapan utama MotoGP menjadi agenda pertama setelah aktivitas di lintasan kembali diizinkan.

Swipe untuk menutup

Jadwal MotoGP Australia 2026 Terbaru, Balapan MotoGP Jadi yang Pertama

25/10/2026, 08:49 WIB
Jadwal MotoGP Australia 2026 Terbaru, Balapan MotoGP Jadi yang Pertama
Penulis: Aprida Mega Nanda
|
Editor: Azwar Ferdian

JAKARTA, KOMPAS.com – Jadwal balapan MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island mengalami perubahan akibat masalah jarak pandang yang mengganggu operasional helikopter medis, Minggu (25/10/2026).

Berdasarkan informasi terbaru yang disampaikan melalui akun resmi MotoGP, aktivitas di lintasan belum akan dimulai sebelum pukul 15.00 waktu setempat atau pukul 11.00 WIB.

"Track action delayed due to visibility issues affecting the medical helicopter. there will be no track action before 15:00 local time. the first action on track will be the motogp grand prix race. next update: 14:00" tulis pengumuman MotoGP. 

Artinya, aktivitas di lintasan ditunda karena masalah jarak pandang yang memengaruhi operasional helikopter medis. Tidak akan ada aktivitas di lintasan sebelum pukul 15.00 waktu setempat.

Aktivitas pertama yang akan berlangsung adalah balapan utama MotoGP. Pembaruan berikutnya dijadwalkan pada pukul 14.00 waktu setempat.

Dalam waktu Indonesia bagian barat (WIB), aktivitas di lintasan paling cepat dimulai pukul 11.00 WIB, sedangkan pembaruan informasi berikutnya akan disampaikan pada pukul 10.00 WIB.

Balapan MotoGP Jadi Agenda Pertama

Perubahan jadwal ini membuat balapan utama MotoGP menjadi agenda pertama yang berlangsung di lintasan setelah aktivitas kembali diizinkan.

Sebelumnya, rangkaian balapan Grand Prix Australia dijadwalkan dimulai dengan kelas Moto3 pada pukul 07.00 WIB, dilanjutkan Moto2 pukul 08.15 WIB, kemudian MotoGP pukul 10.00 WIB.

Namun, berdasarkan pengumuman terbaru, belum ada kepastian mengenai kelanjutan balapan Moto3 dan Moto2. MotoGP menyatakan bahwa balapan utama kelas premier akan menjadi aktivitas pertama di lintasan setelah penundaan.

Menunggu Pembaruan Jadwal

Penundaan dilakukan karena jarak pandang yang belum mendukung operasional helikopter medis. Keberadaan helikopter medis menjadi bagian penting dari prosedur keselamatan dalam penyelenggaraan balapan.

MotoGP dijadwalkan memberikan pembaruan berikutnya pada pukul 14.00 waktu setempat atau pukul 10.00 WIB. Informasi tersebut akan menjadi acuan untuk mengetahui perkembangan kondisi serta kepastian jadwal balapan di Phillip Island.

Hingga pengumuman tersebut disampaikan, aktivitas di lintasan belum dapat dimulai sebelum pukul 11.00 WIB.

Terpopuler Lainnya

Kim Jong Un Tiba di China di Tengah Ketegangan dengan Korea Selatan

Kim Jong Un Tiba di China di Tengah Ketegangan dengan Korea Selatan

23 jam lalu

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan tiba di China melalui jembatan baru yang menghubungkan kedua negara.

Swipe untuk menutup

Kim Jong Un Tiba di China di Tengah Ketegangan dengan Korea Selatan

24/10/2026, 15:30 WIB
Kim Jong Un Tiba di China di Tengah Ketegangan dengan Korea Selatan
Penulis: Albertus Adit
|
Editor: Albertus Adit

DANDONG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan tiba di Dandong, kota perbatasan China, pada Sabtu (24/10/2026).

Kim memasuki wilayah China melalui jembatan baru yang menghubungkan kedua negara, sekitar sepekan setelah jalur tersebut resmi dibuka.

Kabar kedatangan Kim pertama kali dilaporkan kantor berita Korea Selatan, Yonhap, yang mengutip sumber pemerintah tanpa menyebutkan identitasnya.

"Kim tiba di Dandong melalui Jembatan Sungai Yalu yang baru pada hari ini," demikian laporan Yonhap.

Dilansir dari AFP, Sabtu (24/10/2026), Kementerian Luar Negeri China telah dihubungi untuk dimintai konfirmasi mengenai laporan tersebut.

Kedatangan Kim berlangsung ketika hubungan ekonomi Korea Utara dan China semakin erat, menyusul pembukaan jembatan yang telah tertunda selama bertahun-tahun.

Jembatan baru dibuka setelah tertunda 12 tahun

Jembatan Sungai Yalu yang menghubungkan Korea Utara dan China sebenarnya telah rampung dibangun pada 2014.

Namun, jembatan empat jalur tersebut baru dibuka sekitar sepekan lalu setelah pengoperasiannya tertunda selama 12 tahun.

Menurut laporan media Korea Selatan, penundaan itu disebabkan belum tersedianya jalan penghubung dan fasilitas bea cukai yang memadai di sisi Korea Utara.

Pembukaan jembatan tersebut menjadi perkembangan penting dalam hubungan ekonomi kedua negara.

China selama ini merupakan mitra dagang terbesar Korea Utara sekaligus sumber dukungan ekonomi, politik, dan diplomatik bagi Pyongyang.

Meski hubungan kedua negara tidak selalu berjalan mulus, Beijing tetap menjadi salah satu mitra terpenting bagi Korea Utara yang menghadapi isolasi diplomatik dan berbagai sanksi internasional.

Pembukaan jembatan menuju China juga terjadi sekitar satu bulan setelah Korea Utara dan Rusia meresmikan jembatan jalan raya pertama yang menghubungkan kedua negara.

Pyongyang menyebut pembangunan infrastruktur tersebut sebagai bukti semakin eratnya hubungan dengan Moskwa.

Sejak Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada 2022, Korea Utara telah menjadi salah satu sekutu utama Kremlin.

Pyongyang bahkan mengirimkan pasukan untuk mendukung operasi militer Rusia dengan imbalan keuntungan ekonomi dan teknologi militer.

Kim Jong Un serukan penguatan militer

Laporan mengenai kedatangan Kim di China muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Korea Utara dan Korea Selatan.

Beberapa jam sebelum kabar tersebut beredar, media pemerintah Korea Utara melaporkan bahwa Kim telah menyerukan penguatan kemampuan militernya agar menjadi yang terkuat di dunia.

Seruan itu disampaikan dalam pertemuan para komandan kompi militer yang berlangsung selama dua hari di Pyongyang.

Kim juga mendesak militernya menjalankan apa yang disebut sebagai revolusi militer ala Korea.

Pernyataan tersebut muncul pada pekan yang sama ketika Korea Selatan mengusulkan pembicaraan militer dengan Korea Utara untuk meredakan ketegangan di wilayah perbatasan.

Pada Jumat (23/10/2026), Seoul mengajukan usulan dialog guna memperjelas batas wilayah kedua negara sekaligus memulihkan saluran komunikasi militer.

Langkah itu diambil setelah terjadi ledakan di Zona Demiliterisasi (DMZ), kawasan perbatasan yang dijaga ketat oleh kedua negara.

Pemerintah Korea Selatan menuding ranjau darat milik Korea Utara sebagai penyebab ledakan yang melukai seorang tentaranya.

Namun, Pyongyang membantah tuduhan tersebut dan sebelumnya juga menolak tuntutan Seoul untuk menyampaikan permintaan maaf.

Hingga Sabtu, Korea Utara belum memberikan tanggapan atas usulan pembicaraan militer yang diajukan sehari sebelumnya.

Korea Utara dan Korea Selatan secara teknis masih berada dalam keadaan perang karena Perang Korea pada 1950-1953 hanya berakhir dengan kesepakatan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.

China dinilai mulai menerima status nuklir Korea Utara

Kunjungan Kim ke China juga berlangsung di tengah perubahan pendekatan diplomatik terhadap program senjata nuklir Korea Utara.

Meski telah lama menghadapi sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Pyongyang tetap mempertahankan program nuklirnya.

Korea Utara bahkan telah memasukkan statusnya sebagai negara bersenjata nuklir ke dalam undang-undang.

Pemerintahan Kim berulang kali menegaskan bahwa kepemilikan persenjataan nuklir tersebut bersifat permanen dan tidak dapat diubah.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung terus berupaya membuka kembali jalur diplomasi dengan Pyongyang.

Lee, yang dikenal memiliki pendekatan lebih lunak terhadap Korea Utara, telah beberapa kali menawarkan dialog tanpa prasyarat.

Pada September lalu, ia menyarankan agar Amerika Serikat (AS) mengupayakan pembekuan program nuklir Korea Utara sebagai langkah awal, bukan langsung menuntut penghapusan seluruh persenjataannya.

Sebagai imbalannya, Washington dapat memberikan pelonggaran sanksi kepada Pyongyang.

Namun, usulan tersebut menuai kritik karena dinilai berpotensi membuka jalan bagi pengakuan tidak langsung terhadap Korea Utara sebagai negara bersenjata nuklir.

Para pengkritik juga menilai pendekatan itu memungkinkan Pyongyang memperoleh keringanan sanksi tanpa harus menyerahkan persenjataan nuklirnya.

Di sisi lain, sejumlah analis melihat China mulai menunjukkan sikap yang mengarah pada penerimaan secara implisit terhadap status nuklir Korea Utara.

Pada Juni lalu, Kim menerima kunjungan Presiden China Xi Jinping di Pyongyang.

Pertemuan itu berlangsung tidak lama setelah Xi menggelar serangkaian pertemuan puncak di Beijing bersama Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menariknya, pernyataan resmi yang dikeluarkan Pyongyang dan Beijing seusai pertemuan Kim dan Xi sama-sama tidak menyinggung denuklirisasi Korea Utara.

Para ahli menilai tidak adanya pembahasan mengenai isu tersebut dapat menjadi sinyal bahwa China mulai menerima secara diam-diam status Korea Utara sebagai negara bersenjata nuklir.

Adapun kedatangan Kim di Dandong terjadi menjelang agenda politik penting di Beijing.

Xi Jinping bersama sejumlah pejabat tinggi China dijadwalkan menghadiri sidang pleno kelima Komite Sentral Partai Komunis China pada Senin (26/10/2026).

Internasional Lainnya

Faktor Cuaca, Balapan Moto3 Australia Ditunda

Faktor Cuaca, Balapan Moto3 Australia Ditunda

15 jam lalu

MotoGP mengumumkan penundaan aktivitas di lintasan karena kondisi jarak pandang yang belum membaik di Phillip Island, Australia.

Swipe untuk menutup

Faktor Cuaca, Balapan Moto3 Australia Ditunda

25/10/2026, 00:00 WIB
Faktor Cuaca, Balapan Moto3 Australia Ditunda
Penulis: Aprida Mega Nanda
|
Editor: Azwar Ferdian

JAKARTA, KOMPAS.com – Balapan Moto3 Australia yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026), pagi, ditunda akibat kondisi cuaca yang mengganggu operasional helikopter medis.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun X resmi MotoGP, kendala jarak pandang yang memengaruhi operasional helikopter medis di ajang Grand Prix Australia belum membaik.

"Karena jarak pandang terbatas yang memengaruhi kemampuan helikopter medis untuk terbang, aktivitas lintasan MotoGP pada Minggu (25/10) di Red Bull Grand Prix of Australia akan ditunda sampai kondisi membaik—yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat (07.00 WIB)". tulis keterangan akun MotoGP, Minggu (25/10/2026).

Sesi pertama yang dijadwalkan berlangsung hari ini di Phillip Island, segera setelah kondisi membaik, adalah Warm Up MotoGP selama 10 menit.

Informasi lebih lanjut akan menyusul. Pantau terus saluran media sosial MotoGP dan situs motogp.com untuk mendapatkan kabar terkini.

Kendala Jarak Pandang Ganggu Operasional Helikopter Medis

Pukul 11.00 waktu setempat di Phillip Island, Australia, sama dengan pukul 07.00 WIB di Jakarta. Waktu tersebut merupakan jadwal awal balapan Moto3.

Dengan kondisi tersebut, balapan Moto3 belum dapat dimulai sesuai waktu yang telah ditentukan. MotoGP juga menyatakan akan memberikan pembaruan setelah ada kepastian mengenai kondisi di lokasi.

Jadwal Balapan Moto3, Moto2, dan MotoGP Australia

Sebelumnya, rangkaian balapan Grand Prix Australia pada Minggu dijadwalkan dimulai dengan kelas Moto3 pada pukul 07.00 WIB.

Setelah itu, balapan kelas Moto2 dijadwalkan berlangsung pada pukul 08.15 WIB, kemudian dilanjutkan dengan kelas premier MotoGP pada pukul 10.00 WIB.

Belum ada kepastian mengenai waktu dimulainya kembali aktivitas di lintasan. Jadwal selanjutnya akan menyesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca dan operasional helikopter medis.

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui