Fosun Health Gandeng Indonesia Perkuat Kolaborasi Pengobatan Kanker Lintas Negara

Fosun Health Gandeng Indonesia Perkuat Kolaborasi Pengobatan Kanker Lintas Negara

2 jam lalu

Fosun Health memperkuat kolaborasi layanan kesehatan China-Indonesia melalui forum onkologi internasional di Foshan, Guangdong.

Swipe untuk menutup

Fosun Health Gandeng Indonesia Perkuat Kolaborasi Pengobatan Kanker Lintas Negara

20/09/2026, 13:44 WIB
Fosun Health Gandeng Indonesia Perkuat Kolaborasi Pengobatan Kanker Lintas Negara

KOMPAS.com – Fosun Health memperkuat kerja sama layanan kesehatan dengan Indonesia melalui forum internasional yang membahas perkembangan pengobatan kanker dan layanan medis lintas negara.

Forum bertajuk International Oncology Treatment Forum tersebut digelar di Foshan, Provinsi Guangdong, China, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini mempertemukan pakar onkologi dan perwakilan industri kesehatan dari China, Indonesia, Vietnam, Bangladesh, Rusia, serta sejumlah negara dan wilayah lainnya.

Dari Indonesia, Profesor Soehartati Gondhowiardjo dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang juga merupakan salah satu pendiri dan penasihat Indonesian Radiation Oncology Society (IROS) turut hadir.

Ia menyampaikan paparan utama mengenai perkembangan onkologi radiasi di Indonesia.

Forum tersebut membahas sejumlah topik, mulai dari perkembangan onkologi radiasi internasional, kondisi pengobatan kanker di negara peserta, radioterapi presisi, terapi sel, hingga layanan medis internasional.

Aliansi onkologi internasional dibentuk

Dalam forum tersebut, International Oncology Alliance dibentuk sebagai wadah yang mempertemukan institusi medis dan pakar onkologi dari berbagai negara dan wilayah.

Aliansi ini diarahkan untuk mendorong pertukaran pengalaman klinis, sumber daya pengobatan, serta keahlian spesialis.

Bagi komunitas medis Indonesia, kerja sama tersebut menjadi salah satu jalur untuk mengenal sistem layanan onkologi di China dan membuka dialog profesional dengan tenaga medis di negara tersebut.

Salah satu teknologi yang dibahas adalah terapi sel CAR-T. Terapi ini dilakukan dengan mengambil sel T milik pasien, memodifikasi dan memperbanyaknya di luar tubuh, kemudian memasukkannya kembali agar dapat mengenali dan menyerang sel tumor.

Forum juga membahas radioterapi presisi, termasuk CyberKnife. Teknologi bedah radio robotik noninvasif ini menggunakan sistem robot dan panduan pencitraan secara real-time untuk memberikan radiasi secara terarah ke tumor dari berbagai sudut.

Layanan pasien Indonesia sudah berjalan

Kolaborasi tersebut tidak hanya mencakup pertukaran pengetahuan dan teknologi medis. Fosun Health menyebut layanan medis bagi pasien Indonesia telah beroperasi di Jakarta dan Surabaya.

Pasien dari kedua kota tersebut telah melakukan perjalanan ke rumah sakit Fosun di China untuk mendapatkan pengobatan onkologi dan layanan medis terkait. Rangkaian layanan mencakup konsultasi awal di Indonesia, evaluasi medis, hingga perawatan di China.

Fosun Health juga menyediakan layanan sebelum, selama, dan setelah pengobatan. Sebelum perawatan, pasien dapat mengikuti konsultasi daring, memperoleh penilaian medis, serta mendapatkan informasi mengenai rencana perawatan yang disusun melalui tim multidisiplin (multidisciplinary team/MDT).

Setibanya di rumah sakit, pasien mendapatkan layanan penerjemah dan pendampingan, penagihan langsung kepada perusahaan asuransi, serta pendampingan selama perawatan.

Layanan lainnya mencakup bantuan pengurusan visa medis, dukungan medis setelah pasien keluar dari rumah sakit, serta layanan transfer VIP dari dan menuju Bandara Internasional Baiyun Guangzhou.

Siapkan pengembangan layanan di Jakarta

Fosun Health berencana memperluas layanan bagi pasien Indonesia dengan membangun dan mengoperasikan rumah sakit multispesialisasi atau rumah sakit khusus di Jakarta.

Selain itu, International Oncology Alliance akan menjajaki pembentukan mekanisme konsultasi medis internasional dan layanan second opinion.

Mekanisme tersebut ditujukan untuk memberikan masukan dari tim ahli multidisiplin di berbagai negara kepada lebih banyak pasien.

Melalui forum dan pembentukan International Oncology Alliance, Fosun Health menyatakan akan terus mendorong kerja sama China, Indonesia, dan negara ASEAN lainnya dalam bidang diagnosis dan pengobatan kanker, pertukaran keahlian, serta layanan pasien.

Brandzview Lainnya

Rating 3 Pemain Timnas Indonesia Usai Willem II Vs Fortuna Sittard 0-1

Rating 3 Pemain Timnas Indonesia Usai Willem II Vs Fortuna Sittard 0-1

11 jam lalu

Berikut adalah performa para pemain Timnas Indonesia di laga Willem II vs Fortuna Sittard yang berakhir 0-1, Minggu (20/9) dini hari WIB.

Swipe untuk menutup

Rating 3 Pemain Timnas Indonesia Usai Willem II Vs Fortuna Sittard 0-1

20/09/2026, 04:25 WIB
Rating 3 Pemain Timnas Indonesia Usai Willem II Vs Fortuna Sittard 0-1
Penulis: Ahmad Yasin
|
Editor: Ahmad Yasin

KOMPAS.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia terlibat dalam laga Willem II vs Fortuna Sittard di pekan ke-7 Eredivisie 2026-2027.

Bertanding di Stadion Koning Willem II, Minggu (20/9/2026) dini hari WIB, hasil Willem II vs Fortuna Sittard selesai dengan skor 0-1.

Kedua kubu sempat bermain imbang 0-0 di babak pertama. Namun, Philip Brittijn berhasil memecahkan kebuntuan untuk Fortuna Sittard di menit ke-79.

Kemenangan ini membuat Fortuna Sittard mengemas tiga poin dan menandai kebangkitan mereka setelah dibantai Ajax Amsterdam 1-5 di Eredivisie pekan sebelumnya.

Kini, Fortuna Sittard menempati peringkat ke-6 dengan raihan 13 poin. Di sisi lain, Willem II belum kunjung menerima kemenangan perdana.

Mereka masih jadi juru kunci klasemen Eredivisie dengan raihan 2 poin usai menelan 5 kekalahan dan 2 hasil imbang dari 7 pertandingan musim ini.

Rating Pemain Timnas di Laga Willem II vs Fortuna Sittard

Dalam partai Willem II vs Fortuna Sittard tersebut, ada tiga pemain Timnas Indonesia yang bermain.

Ketiga pemain tersebut adalah Justin Hubner, Ole Romeny, dan Nathan Tjoe-A-On.

Justin Hubner dan Ole Romeny berada di kubu Fortuna Sittard. Keduanya menjadi starter di pertandingan ini.

Nathan Tjoe-A-On juga turut menjadi andalan Willem II. Bek Timnas Indonesia itu juga dimainkan sejak awal laga.

Meski begitu, hanya Justin Hubner yang dimainkan secara penuh di pertandingan ini.

Selama 90 menit merumput, Justin Hubner menunjukkan kontribusinya sebagai salah satu bek tengah Fortuna Sittard.

Ia mencatatkan 2 blok, 3 sapuan, dan 1 intersep. Hubner juga mampu memenangi 3 dari 6 duel udara di laga ini.

Walau sebagai bek, perannya dalam membantu penyerangan klub juga terlihat dengan catatan 4 umpan ke sepertiga akhir lapangan dan 3 umpan lambung.

Atas penampilannya tersebut, Fotmob memberi rating Justin Hubner sebesar 7.0. Di sisi lain, rekan Hubner, Ole Romeny, tak begitu mencolok perannya di laga ini.

Ole Romeny dipasang sebagai penyerang sayap kiri dalam skema 4-3-3 Fortuna Sittard racikan pelatih Danny Buijs.

Striker Timnas Indonesia itu hanya mencatatkan 29 sentuhan, termasuk 2 sentuhan di kotak penalti lawan.

Ole Romeny tak melepaskan satu tembakan yang mengarah ke gawang Willem II. Ole kemudian ditarik keluar di menit ke-59, digantikan oleh Lequincio Zeefuik.

Rating Ole Romeny di laga ini hanya sebesar 6.5. Sementara itu, di kubu seberang, Nathan Tjoe-A-On cukup berperan bagi Willem II.

Sebagai bek kiri, Nathan turut menyokong serangan tim tamu dengan catatan 3 kali sentuhan di kotak penalti lawan, 1 dribel sukses, 2 kali mengkreasi peluang, dan 1 shots off target.

Adapun pada sektor pertahanan, Nathan menorehkan 2 tekel, 2 sapuan, dan 2 intersep. Ia pun harus menanggung risiko meraih kartu kuning karena melakukan pelanggaran di menit ke-19.

Rating Nathan Tjoe-A-On di laga ini sebesar 7.7, tertinggi di antara bek-bek lain Willem II pada laga ini.

Kendati demikian, Nathan Tjoe-A-On hanya bermain hingga menit ke-70. Ia digantikan oleh Per van Loon.

Susunan Pemain Willem II vs Fortuna Sittard

Willem II (4-2-3-1): Maxime Delanghe (PG); Hidde ter Avest, Finn Stam, Maxim Dekker, Nathan Tjoe-A-On; Calvin Twigt, Tonny Vilhena; Eser Gürbüz, Uriël van Aalst, Jaden Slory; Devin Haen.

Pelatih: John Stegeman

Fortuna Sittard (4-3-3): Mattijs Branderhorst (PG); Ivo Pinto, Rodrigo Guth, Justin Hubner, Jasper Dahlhaus; Philip Brittijn, Édouard Michut, Shiloh Zand; Mohammed Ihattaren, Anthony Descotte, Ole Romeny.

Pelatih: Danny Buijs

Terpopuler Lainnya

AS Pertimbangkan Tarik Sepertiga Pasukan dari Eropa Saat Ancaman Rusia Menguat

AS Pertimbangkan Tarik Sepertiga Pasukan dari Eropa Saat Ancaman Rusia Menguat

19 jam lalu

Amerika Serikat dilaporkan sedang mempertimbangkan pengurangan militernya secara signifikan di Eropa.

Swipe untuk menutup

AS Pertimbangkan Tarik Sepertiga Pasukan dari Eropa Saat Ancaman Rusia Menguat

19/09/2026, 20:00 WIB
AS Pertimbangkan Tarik Sepertiga Pasukan dari Eropa Saat Ancaman Rusia Menguat

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat dilaporkan sedang mempertimbangkan pengurangan militernya secara signifikan di Eropa.

Hal ini terjadi setelah sekutu-sekutu Eropa menolak mengizinkan Washington menggunakan pangkalan udara mereka untuk perang melawan Iran.

Pekan ini, media AS melaporkan bahwa para komandan senior Pentagon diperkirakan akan menyerahkan rencana kepada Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dalam beberapa hari mendatang.

Berita ini muncul di tengah perang Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina dan ketika negara-negara Eropa semakin menyuarakan kekhawatiran tentang kemungkinan operasi sabotase di wilayah mereka.

Selama beberapa dekade, Eropa bergantung pada kemitraannya dengan Washington melalui Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) untuk mencegah kemungkinan serangan Rusia. 

Mengapa AS meninjau kehadirannya di Eropa?

Menurut NBC News, yang mengutip sumber-sumber keamanan, Pentagon sedang mempertimbangkan beberapa opsi yang memungkinkan untuk mengurangi pasukan dan aset militer di Eropa sebagai bagian dari tinjauan NATO yang diumumkan pada Juni.

Hegseth menyinggung tinjauan tersebut pada pertemuan NATO di Brussels pada Juni, ketika ia mengecam anggota lainnya dan mengatakan bahwa perubahan baru akan dirancang untuk memastikan NATO bergerak cepat menuju Eropa yang lebih banyak mengambil tanggung jawab, serta meningkatkan peran utama dalam pertahanan.

Menurutnya, keputusan sekutu Eropa untuk tidak memberikan akses kepada pasukan AS ke pangkalan-pangkalan di Eropa untuk melancarkan serangan terhadap Iran adalah hal memalukan.

“Sekutu-sekutu ini, mereka membahayakan putra dan putri AS, putra dan putri kita, dengan menolak akses, pangkalan, dan penerbangan yang seharusnya tidak pernah dipertanyakan sama sekali,” ujarnya, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (19/9/2026).

Opsi apa saja yang dipertimbangkan?

Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah menarik sepertiga dari sekitar 68.000 pasukan AS yang ditempatkan di Eropa. 

Opsi ini sebagian besar akan mempengaruhi tentara yang ditempatkan di Jerman, Italia, dan Spanyol.

Skenario kedua yang lebih drastis dapat melibatkan penarikan 40.000 tentara, bersama dengan pesawat militer, kapal, dan senjata.

AS juga dapat mempertimbangkan untuk memindahkan pasukan dari pos-pos di Eropa Tengah atau Barat ke sayap timur NATO, lebih dekat ke Rusia.

Menurut laporan NBC, Hegseth diperkirakan akan mengambil keputusan akhir paling lambat 6 November.

Apa dampak pengurangan kekuatan militer di Eropa?

Penarikan massal pasukan dan aset akan berdampak signifikan bagi Eropa karena akan melemahkan postur pencegahan nuklir AS di benua tersebut.

Meskipun Rusia kemungkinan besar tidak akan menyerang anggota NATO, Moskwa tentu akan melihat keuntungan dalam perkembangan seperti itu.

“Namun, itu sangat bergantung pada di mana dan kapan pasukan ditarik,” kata Ian Lesser dari German Marshall Fund. 

"Jika pasukan dipindahkan dari Eropa Barat ke sayap timur, misalnya, itu mungkin tidak menjadi masalah karena negara-negara seperti Jerman dan Perancis dengan cepat meningkatkan kemampuan militer mereka, sambungnya.

Namun, menurut para ahli, AS juga akan dirugikan jika menarik pasukannya, karena kemampuannya untuk memproyeksikan kekuatan di seluruh Eropa akan berkurang.

Mengapa hubungan AS-Eropa memburuk?

Sejak masa jabatan pertamanya, Presiden AS Trump berulang kali menuduh anggota NATO Eropa memaksa AS untuk menanggung sebagian besar beban keuangan aliansi tersebut. 

Januari lalu, Trump mengatakan, negara-negara NATO harus mulai menghabiskan 5 persen dari produk domestik bruto (PDB) mereka untuk pertahanan, daripada bergantung pada dukungan AS.

Namun, banyak anggota NATO masih kesulitan untuk memenuhi target 2 persen saat ini.

Negara-negara anggota NATO telah sepakat untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan menjadi 3,5 persen dari PDB pada 2035.

Namun, yang menambah kekesalan Trump adalah penolakan negara-negara Eropa untuk bergabung dalam perang AS-Israel yang sedang berlangsung melawan Iran dengan mengizinkan AS menggunakan pangkalan-pangkalan di Eropa. 

Beberapa anggota, seperti Spanyol dan Italia, secara aktif menyuarakan penentangan terhadap perang Washington.

Isu lain yang muncul adalah tarif. Uni Eropa mengekspor sejumlah besar barangnya ke AS, tetapi Trump memberlakukan tarif 15 persen pada impor Eropa sebagai bagian dari perang dagangnya tahun lalu.

Internasional Lainnya

Viral Wanita Mengaku Dilecehkan Oknum HRD Saat Interview Kerja di Surabaya

Viral Wanita Mengaku Dilecehkan Oknum HRD Saat Interview Kerja di Surabaya

4 jam lalu

Seorang perempuan mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum HRD saat sedang interview kerja di Surabaya

Swipe untuk menutup

Viral Wanita Mengaku Dilecehkan Oknum HRD Saat Interview Kerja di Surabaya

20/09/2026, 11:42 WIB
Viral Wanita Mengaku Dilecehkan Oknum HRD Saat Interview Kerja di Surabaya
Penulis: Azwa Safrina
|
Editor: Andi Hartik

SURABAYA, KOMPAS.com - Viral di media sosial seorang perempuan mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum Human Resource Development (HRD) saat sedang interview kerja di Surabaya, Jawa Timur.

Korban mengunggah ceritanya di akun Threads @tikusgarong000 yang mengingatkan agar lebih berhati-hati saat melamar pekerjaan di salah satu perushaan logistik di Surabaya.

Dalam postingan itu, ia juga memberikan bukti data diri di dua formulir online yang dilamarnya.

Ia menyebut ada sedikit kejanggalan dalam proses rekrutmen kerja itu. Sebab, ia diharuskan mengisi biodata dan foto sambil memegang KTP.

“Biasanya proses ke tahap interview cuma disuruh bawa dokumen, beda sama perusahaan ini dia suruh untuk mengisi terlebih dahulu dua link, yang satu link untuk mengisi data diri tapi ini data dirinya yang sampai privasi banget bahkan sampai disuruh foto sambil pegang KTP sumpah. Aku sertakan buktinya,” tulisnya dalam akun itu, Minggu (20/9/2026).

Kejanggalan berikutnya terjadi saat tahap interview dengan oknum HRD terduga pelaku pencabulan.

Sebelum masuk ruangan untuk interview, korban mengaku menunggu giliran hingga dua jam. Ia mulai curiga saat pelamar sebelumnya keluar dari ruangan oknum HRD itu dengan wajah takut dan terburu-buru.

Saat gilirannya masuk untuk interview, oknum HRD itu mulai melakukan pelecehan seksual kepada para pelamar, termausk dirinya.

“Sumpah ini enggak nyangka banget, ternyata yang buat interview sampai 2 jam itu si oknum HRD ini melakukan pelecehan seksual kepada semua kandidat cewek,” paparnya.

Modusnya pun beragam, ada yang diminta melepas celana dan hal-hal tak senonoh lainnya dengan alasan untuk memastikan pelamar bukan LGBT.

“Pokoknya interview yang benar-benar tanya tentang posisi yang dilamar itu cuma bentar banget buat formalitas aja mungkin ya. Bayangin in this economy nyari kerja susah malah ketemu oknum HRD cabul kayak gini sedih banget rasanya,” ucapnya.

Ia mengaku ingin melaporkan oknum tersebut, tapi tidak memiliki bukti yang kuat.

Sementara itu, lowongan kerja dari perusahaan itu masih dibuka hingga sekarang di aplikasi pencari kerja.

Kompas.com telah mengonfirmasi kebenaran cerita itu kepada pemilik akun bahwa kejadian itu dialaminya sendiri bersama temannya.

Ia menyebut, perusahaan logistik tempatnya melamar kerja itu PT HLI yang beralamat di Jalan Indrapura, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya.

Kompas.com sedang berupaya mengklarifikasi cerita itu kepada pihak perusahaan.

Viral Lainnya

Viral Dugaan Jasa KTP Palsu di Semarang Rp500.000, Disdukcapil Bantah Ada Oknum Terlibat

Viral Dugaan Jasa KTP Palsu di Semarang Rp500.000, Disdukcapil Bantah Ada Oknum Terlibat

9 jam lalu

Viral dugaan KTP palsu seharga Rp500.000 di Semarang. Disdukcapil membantah pegawainya terlibat dan mengungkap material kartu bisa dimanipulasi.

Swipe untuk menutup

Viral Dugaan Jasa KTP Palsu di Semarang Rp500.000, Disdukcapil Bantah Ada Oknum Terlibat

20/09/2026, 06:07 WIB
Viral Dugaan Jasa KTP Palsu di Semarang Rp500.000, Disdukcapil Bantah Ada Oknum Terlibat
Editor: Tri Indriawati

SEMARANG, KOMPAS.com - Dugaan peredaran Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu di Kota Semarang, Jawa Tengah, ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul informasi mengenai pembuatan dokumen tersebut dengan biaya sekitar Rp500.000.

Informasi itu beredar melalui unggahan akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang yang memperlihatkan tangkapan layar percakapan WhatsApp mengenai dugaan praktik pembuatan KTP palsu.

Dalam percakapan tersebut, muncul nama Alex dan Rudi yang disebut-sebut melayani pembuatan KTP palsu.

Rudi disebut sebagai oknum Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sedangkan Alex dikatakan berperan sebagai perantara.

Unggahan tersebut juga menyebut adanya biaya sekitar Rp500.000 yang harus dibayarkan melalui perantara untuk mendapatkan KTP.

Kepala Disdukcapil Kota Semarang Yudi Hardianto Wibowo membantah adanya pegawai bernama Alex maupun Rudi di lingkungan instansinya.

"Saya pastikan tidak ada yang namanya Alex dan Rudi di Disdukcapil. Saya katakan KTP itu di tempat kami itu asli dan gratis," kata Yudi, Jumat (18/9/2026).

"Untuk apa KTP palsu dan membayar? Berarti itu oknum masyarakat yang memang sudah berniat tidak baik. Sudah berniat tidak baik, tujuannya untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai ketentuan," ujar dia.

"Saya sampaikan bahwasanya di kami untuk menerbitkan KTP sangat ketat," imbuh Yudi.

Disdukcapil ungkap material KTP bisa dimanipulasi

Meski membantah keterlibatan pegawainya, Yudi mengakui bahwa secara teknis material kartu KTP dapat dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu.

Menurut dia, lapisan pada kartu dapat dilepas sebelum informasi yang tercetak dihapus dan diganti.

"Memang yang namanya kartu itu memang bisa dilepas plastiknya, kemudian dihapus, kemudian dicetak ulang," tutur dia.

"Itu memang bisa dilakukan oleh oknum-oknum tertentu sehingga yang lebih penting lagi kami mengimbau kepada masyarakat berhati-hati," kata Yudi lagi.

Yudi meminta masyarakat tidak hanya mengandalkan KTP sebagai bukti identitas dalam transaksi yang memiliki risiko, seperti penyewaan kendaraan atau barang.

"Berhati-hati ketika menjadikan KTP itu sebagai bukti atau tanggungan untuk khususnya sewa-menyewa, rental, atau aktivitas-aktivitas lain yang menggunakan bukti KTP. Karena ini pembelajaran untuk masyarakat juga. Paling bagus konfirmasikan ke Disdukcapil," ujarnya.

Dalam unggahan lain yang beredar di media sosial, terdapat informasi mengenai dugaan penggunaan KTP palsu dalam kasus penggelapan rental mobil dan PlayStation.

Terkait informasi tersebut, Yudi menyerahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum.

"Kami melihat dari yang ada. Saya yakin kalau ini sudah di ranah ini bukan delik aduan," kata Yudi.

"Jadi, polisi bisa bergerak, aparat penegak hukum bisa bergerak sehingga nanti oknum-oknumnya kami harapkan segera ditangkap dan kami yakin insyaallah tidak ada keterlibatan dari Disdukcapil," ujarnya.

Penerbitan KTP disebut melalui prosedur ketat

Yudi mengatakan, Disdukcapil Kota Semarang menerapkan sejumlah prosedur dalam penerbitan maupun penggantian KTP.

Untuk KTP yang hilang, misalnya, pemilik harus membawa bukti laporan kehilangan dari kepolisian.

"KTP hilang, harus ada bukti lapor kehilangan ke polisi dan yang mengambil harus yang bersangkutan. Itu wajib."

"Kalau dia ambil oleh bukan yang bersangkutan, pasti ditolak oleh petugas kami. Kalaupun ada kuasa, hanya berlaku untuk orang yang satu kartu keluarga (KK) untuk pengambilan KTP," katanya.

Disdukcapil juga menarik KTP lama dalam sejumlah kondisi agar dokumen yang sudah tidak berlaku tidak kembali beredar.

"Kemudian untuk menghindari KTP bekas itu beredar, setiap orang yang pindah, datang dari daerah lain, kami tarik KTP-nya. Tidak akan kami berikan KTP baru ketika itu tidak diserahkan," tutur Yudi.

"Termasuk orang yang meninggal, tidak akan kami berikan Akta Kematian ketika KTP almarhum atau almarhumah tidak diserahkan," terangnya.

KTP yang sudah rusak, tidak berlaku, maupun dinyatakan tidak valid juga dimusnahkan oleh Disdukcapil.

"Proses penghancuran KTP yang sudah invalid, rusak, bekas, sudah tidak berlaku itu kami lakukan hampir setiap hari," ujarnya.

"Kami hancurkan supaya tidak beredar. Tetapi yang namanya masyarakat, lalai itu masih mungkin.  Mungkin bukan daerah-daerah kami, bukan Kota Semarang, bisa saja dapat materialnya dari daerah lain. Nah, kami tidak tahu soal itu," ungkapnya.

Jika ada pegawai terlibat, sanksi akan diterapkan

Yudi mengatakan, aturan kepegawaian akan diberlakukan apabila kemudian ditemukan pegawai Disdukcapil yang terbukti terlibat dalam pelanggaran.

"Kalau terbukti melakukan pelanggaran, pegawai negeri itu ada sumpahnya. Ada tanda tangan integritasnya dan sebagainya. Aturannya juga jelas, aturan undang-undang kepegawaian dan turunannya itu jelas. Nah, akan berlaku sesuai aturan dan ketentuan," tutur dia.

"Kalau harus berhubungan dengan pidana, kemudian kena sanksi, harus dilakukan. Tapi insya Allah kalau melihat ini, itu pasti dilakukan oleh orang luar," katanya menambahkan.

Menurut Yudi, pencatutan nama Disdukcapil oleh pihak di luar instansi juga bukan kali pertama terjadi.

"Kalau mengatasnamakan kami, sudah sering. Nah, pungutan saja mengatasnamakan kami, tetapi yang mungut bukan perangkat Disdukcapil. Itu sudah sering," ujarnya.

Warga yang kehilangan KTP diminta segera melapor

Disdukcapil Kota Semarang mengimbau warga yang kehilangan KTP untuk segera membuat laporan ke kepolisian dan mengurus dokumen pengganti.

"Yang pertama, khususnya masyarakat yang kehilangan KTP, segera lapor ke polisi. Dapat keterangan polisi, kemudian segera minta yang baru ke kami," ujar Yudi.

Menurut Yudi, setelah KTP baru diterbitkan, dokumen lama akan menjadi tidak valid sehingga tidak dapat digunakan dalam transaksi di lembaga resmi.

"Otomatis KTP lama invalid kalau digunakan. Ini KTP palsu pun tidak akan bisa digunakan di transaksi-transaksi lembaga-lembaga yang resmi," imbuhnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul "Viral Dugaan KTP Palsu di Kota Semarang, Disdukcapil Bantah Ada Nama Rudi dan Alek"

Viral Lainnya

Sekjen Golkar: Nusron Wahid Sudah 6 Bulan Mundur dari Kepengurusan

Sekjen Golkar: Nusron Wahid Sudah 6 Bulan Mundur dari Kepengurusan

15 jam lalu

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji mengungkapkan bahwa Nusron Wahid sudah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar.

Swipe untuk menutup

Sekjen Golkar: Nusron Wahid Sudah 6 Bulan Mundur dari Kepengurusan

20/09/2026, 00:00 WIB
Sekjen Golkar: Nusron Wahid Sudah 6 Bulan Mundur dari Kepengurusan
Editor: Bilal Ramadhan

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji mengungkapkan bahwa Nusron Wahid sudah mengundurkan diri dari kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

"Sudah lama. Seingat saya lebih dari 6 bulan lalu," kata Sarmuji saat dihubungi, Sabtu (19/9/2026).

Adapun Nusron sebelumnya tercatat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian DPP Partai Golkar.

Dengan pengunduran diri tersebut, Sarmuji mengungkapkan bahwa Nusron kini tetap menjadi anggota atau kader biasa di Partai Golkar.

Dia mengatakan bahwa Nusron mengajukan pengunduran diri langsung ke Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Namun, dia tidak mengetahui alasan persis pria yang kini menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) itu mengundurkan diri.

"Mungkin ingin fokus ke hal lain," kata dia.

Dalam struktur pengurus DPP Partai Golkar periode 2024–2029 yang dipimpin Bahlil Lahadalia, Nusron tercatat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian yang masuk ke dalam bagian Fungsi Elektoral 1.

Nama Nusron pun akhir-akhir ini mencuat usai KPK melakukan operasi tangkap tangan di lingkungan Kementerian ATR/BPN terkait dugaan suap terkait Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk.

Nusron Wahid pun menegaskan dirinya tidak mengetahui duduk perkara kasus tersebut. Kementerian ATR/BPN pun membantah isu terkait Nusron mundur dari jabatan menteri.

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui