5.000 Peserta War Tiket Alfamart Run di Tengah Demam Sport Entertainment

5.000 Peserta War Tiket Alfamart Run di Tengah Demam Sport Entertainment

14 menit lalu

Alfamart Run 2026 memadukan kompetisi lari, hiburan, komunitas, UMKM, dan kepedulian lingkungan.

Swipe untuk menutup

5.000 Peserta War Tiket Alfamart Run di Tengah Demam Sport Entertainment

15/09/2026, 15:27 WIB
5.000 Peserta War Tiket Alfamart Run di Tengah Demam Sport Entertainment

KOMPAS.com – Memasuki tahun kelima, Alfamart Run menghadirkan perpaduan olahraga dengan hiburan dalam satu pengalaman.

Alfamart Run tidak hanya menawarkan pengalaman lari 5K dan 10K, tetapi juga menghadirkan rangkaian hiburan, hadiah, hingga goodie bag yang menjadi salah satu daya tarik bagi para peserta.

Sebanyak 5.000 peserta akan mengikuti Alfamart Run yang sekaligus menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-27 Alfamart di Plaza Parkir Timur, Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Antusiasme masyarakat terhadap Alfamart Run sudah terasa sejak pendaftaran dibuka di aplikasi Alfagift melalui sistem war tiket. Panitia juga menyediakan sistem balot bagi calon peserta yang memenuhi persyaratan.

Tingginya minat terhadap Alfamart Run membuat ajang ini berkembang bukan hanya sebagai perlombaan lari, melainkan juga sebagai gelaran sport entertainment dengan berbagai pengalaman bagi peserta.

Marketing Director Alfamart Ryan Alfons Kaloh mengatakan, Alfamart Run merupakan bentuk inovasi perusahaan dalam menghadirkan kegiatan yang dekat dengan masyarakat.

Hal itu ia sampaikan dalam agenda konferensi pers Alfamart Run 2026 di Alfa Tower, Senin (14/9/2026).

Memasuki penyelenggaraan kelima, lanjut Ryan, konsep acara terus dikembangkan agar pengalaman peserta tidak berhenti pada aktivitas berlari.

“Alfamart merupakan gerai komunitas yang dekat dengan masyarakat. Karena itu, setiap kegiatan yang kami hadirkan terus dikembangkan agar memberikan pengalaman lebih dari sekadar aktivitas utama. Pada Alfamart Run tahun ini, lari tetap menjadi esensi utama, tetapi kami melengkapinya dengan hiburan dan berbagai pengalaman lain yang dapat dinikmati peserta,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (15/9/2026).

Lari dan hiburan

Daya tarik dari kegiatan tersebut adalah goodie bag yang diproduksi oleh usaha mikro kecil menengah (UMKM) Intako Tanggulangin, Sidoarjo. Ukurannya dibuat lebih besar dibandingkan dengan kegiatan sebelumnya.

Dengan membayar pendaftaran Rp 600.000, peserta akan mendapatkan jersei, asuransi perlindungan diri dari kecelakaan pada hari pelaksanaan, dan goodie bag dengan berat lebih dari 50 kilogram (kg).

Besarnya isi goodie bag membuat momen unboxing menjadi pengalaman tersendiri bagi para peserta.

Selain perlengkapan lomba, peserta mendapatkan beragam produk kebutuhan sehari-hari serta berkesempatan memperoleh hadiah dengan membagikan momen unboxing di media sosial.

Alfamart Run 2026 juga menghadirkan Brand Ambassador Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati serta penampilan Padi Reborn yang memperkuat konsep sport entertainment.

Tetap kompetitif di lintasan

Meski mengusung konsep sport entertainment, Alfamart tetap menempatkan olahraga sebagai inti Alfamart Run 2026.

Dua kategori, yakni 5K dan 10K, disiapkan untuk peserta dengan kemampuan lari yang beragam, termasuk sejumlah pelari dan atlet nasional yang turut berkompetisi.

Untuk menjaga daya saing di lintasan, Alfamart menyiapkan total hadiah podium Rp 250 juta bagi 252 pemenang yang akan menerima hadiah uang tunai secara langsung. Peserta juga berkesempatan mendapatkan dua unit Wuling Air EV melalui mekanisme door prize.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Erick Thohir turut mengapresiasi penyelenggaraan Alfamart Run 2026.

Ia menilai, acara tersebut tidak hanya menghadirkan euforia olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi.

“Itu semua economy Impact, yang tentu itu yang baru di Kemenpora. Sama, olahraga itu juga investasinya untuk keekonomian. Itu revenue (pendapatan) jadi bukan cost,” ujar Erick.

Menurut Erick, penyelenggaraan olahraga yang dikemas secara menarik dapat mendorong masyarakat menjalani gaya hidup aktif sekaligus memperluas ekosistem olahraga di Indonesia.

Tetap memedulikan kepedulian lingkungan

Alfamart Run 2026 membawa aspek keberlanjutan dalam penyelenggaraannya. Salah satunya, melalui jersei yang menggunakan material hasil daur ulang menggunakan botol plastik.

Perlengkapan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari identitas peserta, tetapi juga membawa pesan mengenai pemanfaatan Kembali material plastik.

Selain itu, pengelolaan sampah selama acara juga menjadi perhatian. Alfamart berinisiatif untuk membantu mengelola sampah organik dan anorganik yang dihasilkan selama kegiatan. Sampah tersebut akan dipilah sehingga bisa dimanfaatkan kembali sesuai jenisnya.

“Semangatnya bukan hanya mengajak masyarakat berolahraga, melainkan juga bagaimana sebuah event besar dapat diselenggarakan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Karena itu, kami berkolaborasi dengan mitra yang memiliki kompetensi dalam pengelolaan sampah agar dampak lingkungan dari kegiatan ini dapat kami kelola dengan baik,” ujar Ryan.

Memasuki usia ke-27 tahun, Alfamart berharap Alfamart Run terus berkembang sebagai wadah bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menikmati hiburan.

Perpaduan kompetisi lari, entertainment, komunitas, keterlibatan UMKM, dan kepedulian lingkungan diharapkan menjadikan Alfamart Run 2026 bagian dari gaya hidup aktif masyarakat.

Brandzview Lainnya

Semringah Hadiri Sertijab, Purbaya Jawab Rencana ke Depan: Mau Mancing

Semringah Hadiri Sertijab, Purbaya Jawab Rencana ke Depan: Mau Mancing

3 jam lalu

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa hadiri sertijab dengan kelakar ingin mancing ikan di rumah usai dicopot. Suahasil Nazara kini gantikan posisinya di Kemenkeu.

Swipe untuk menutup

Semringah Hadiri Sertijab, Purbaya Jawab Rencana ke Depan: Mau Mancing

15/09/2026, 12:56 WIB
Semringah Hadiri Sertijab, Purbaya Jawab Rencana ke Depan: Mau Mancing
Penulis: Debrinata Rizky
|
Editor: Erlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa datang dengan wajah semringah saat menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Menteri Keuangan di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (15/9/2026).

Purbaya tiba sekitar pukul 11.00 WIB dengan mengenakan setelan jas hitam, kemeja putih, dan dasi berwarna mauve atau merah muda keunguan.

Saat ditanya mengenai rencana ke depannya setelah tak lagi menjabat Menteri Keuangan, Purbaya menjawab dengan nada kelakar.

"Mau mancing, di belakang rumah," kata Purbaya menuju acara serah terima jabatan Menteri Keuangan Republik Indonesia di kantor Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026).

Purbaya mengatakan, dirinya berencana memancing ikan mujair dan nila di kolam yang berada di belakang rumahnya.

Ia pun berkelakar bahwa kegiatan tersebut bisa dilakukan sambil melamun dan memikirkan alasan dirinya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan.

"Mancing ikan mujair, nila. Kan punya kolam di belakangnya, jadi bisa mancing di belakang rumah sambil ngelamun, "kenapa dipecat?" gitu," ceritanya.

Adapun, Purbaya hadir dalam agenda serah terima jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara.

Gedung Kemenkeu dipadati pejabat menyusul agenda sertijab yang dijadwalkan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa sempat mengikuti rapat kerja bersama Komite IV DPD RI pada Senin (14/9/2026) pagi.

Namun nasib Purbaya kemudian berubah pada sore harinya, ia tak lagi menjabat sebagai Menkeu setelah digantikan wakilnya, Suahasil Nazara yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada pukul 15.30 di hari yang sama.

Dalam rapat tersebut, Purbaya masih menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia masih baik-baik saja.

"Di tengah ketidakpastian global saat ini, perekonomian Indonesia masih tetap terjaga," ucapnya dalam rapat yang digelar di DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin.

Adapun Presiden RI Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dalam reshuffle kabinet pada Senin (14/9/2026).

"Mengangkat Profesor Suahasil Nazara PhD sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dengan sisa jabatan 2024-2029," kata Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti saat membacakan keputusan presiden pengangkatan Menteri Keuangan.

Terpopuler Lainnya

Trump Putuskan Bantu MBS Lawan Houthi dari Balik Layar, Kirim Panglima AS

Trump Putuskan Bantu MBS Lawan Houthi dari Balik Layar, Kirim Panglima AS

20 jam lalu

MBS menerima kunjungan Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper di Jeddah, Arab Saudi, Senin (14/9/2026).

Swipe untuk menutup

Trump Putuskan Bantu MBS Lawan Houthi dari Balik Layar, Kirim Panglima AS

14/09/2026, 19:46 WIB
Trump Putuskan Bantu MBS Lawan Houthi dari Balik Layar, Kirim Panglima AS

JEDDAH, KOMPAS.com - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menerima kunjungan Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper di Jeddah, Arab Saudi, pada Senin (14/9/2026).

Kantor berita Arab Saudi, SPA, yang dikutip Anadolu, melaporkan bahwa MBS dan Cooper membahas hubungan bilateral Arab Saudi dan AS serta perkembangan terbaru di kawasan.

Pertemuan itu turut dihadiri Menteri Negara, anggota Kabinet, sekaligus Penasihat Keamanan Nasional Arab Saudi Musaed bin Mohammed Al-Aiban.

Kunjungan Cooper terjadi setelah MBS dilaporkan meminta bantuan militer langsung kepada Presiden AS Donald Trump untuk menghadapi Houthi.

Sebelumnya, laporan Axios menyebut MBS menghubungi Trump setelah pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi mengalami kemunduran dalam pertempuran melawan Houthi.

MBS kemudian disebut secara resmi meminta intervensi militer langsung AS terhadap kelompok yang didukung Iran tersebut.

Namun, Trump menolak permintaan untuk melancarkan serangan militer langsung ke Houthi.

AS tetap dukung Arab Saudi

Meski menolak serangan langsung, pemerintahan Trump tetap memberikan dukungan kepada Arab Saudi.

Gedung Putih mengizinkan transfer informasi intelijen yang dapat digunakan untuk membantu pasukan Arab Saudi.

Selain itu, sekitar 200 personel militer AS berada di Arab Saudi untuk memberikan bantuan penasihat dan menjalin hubungan dengan pihak setempat.

Pengiriman Cooper ke Arab Saudi menjadi bagian dari komunikasi militer antara kedua negara di tengah meningkatnya ancaman Houthi.

Diketahui, Houthi melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi sipil di wilayah selatan Arab Saudi pada awal pekan lalu. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan 73 orang terluka.

Kelompok Houthi juga disebut telah membuat kemajuan dalam pertempuran di Yaman, termasuk menguasai Mokha dan wilayah pesisir di sekitarnya yang berada dekat Selat Bab El-Mandeb.

Selat Bab El-Mandeb sendiri merupakan jalur pelayaran penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.

Saudi hadapi ancaman serangan

Anadolu melaporkan, pertemuan MBS dan Cooper berlangsung ketika Houthi juga meningkatkan serangan terhadap fasilitas energi Arab Saudi.

Pekan lalu, jaringan pipa East-West sempat ditutup sementara sebagai tindakan pencegahan setelah serangan drone dari Irak menghantam wilayah Riyadh dan Madinah.

Arab Saudi sebelumnya juga disebut sedang mempertimbangkan operasi militer besar terhadap Houthi, termasuk kemungkinan melakukannya tanpa keterlibatan langsung pasukan AS.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada Axios bahwa Riyadh dalam beberapa hari terakhir telah menyampaikan kesediaan untuk melancarkan operasi besar terhadap Houthi. Namun, Arab Saudi belum mengambil keputusan final.

Adapun konflik Yaman telah berlangsung sejak Houthi merebut Ibu Kota Sanaa dan sejumlah provinsi pada September 2014.

Arab Saudi kemudian memimpin koalisi negara-negara Arab untuk melakukan intervensi militer pada Maret 2015 guna mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Situasi tersebut sempat relatif tenang setelah gencatan senjata yang dimulai pada April 2022, sebelum ketegangan kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Internasional Lainnya

Surat Sumbangan Rp 2,5 Juta di MAN 2 Jakarta Viral, Komite: Nol Rupiah Pun Tak Masalah

Surat Sumbangan Rp 2,5 Juta di MAN 2 Jakarta Viral, Komite: Nol Rupiah Pun Tak Masalah

3 jam lalu

Komite & MAN 2 Jakarta bantah isu pungutan. Mereka jelaskan sumbangan Rp 2,5 juta sukarela berdasarkan kesepakatan, bukan kewajiban paksa bagi wali murid.

Swipe untuk menutup

Surat Sumbangan Rp 2,5 Juta di MAN 2 Jakarta Viral, Komite: Nol Rupiah Pun Tak Masalah

15/09/2026, 12:40 WIB
Surat Sumbangan Rp 2,5 Juta di MAN 2 Jakarta Viral, Komite: Nol Rupiah Pun Tak Masalah

JAKARTA, KOMPAS.com – Komite MAN 2 Jakarta menjelaskan nominal sumbangan pendidikan hingga Rp 2,5 juta per tahun yang tercantum dalam surat pernyataan bukan merupakan kewajiban bagi orangtua siswa.

Ketua Komite MAN 2 Jakarta Dwi Hartanti mengatakan, nominal tersebut hanya menjadi acuan berdasarkan hasil kesepakatan dalam rapat bersama wali murid.

Orangtua diberikan kebebasan menentukan nominal sumbangan sesuai kemampuan, termasuk tidak memberikan sumbangan sama sekali.

Hal tersebut disampaikan untuk merespons isu dugaan pungutan berkedok sumbangan di MAN 2 Jakarta, Ciracas, Jakarta Timur, yang disebut meminta orangtua memberikan sumbangan hingga Rp 2,5 juta per tahun.

“Sukarela, diisi nol rupiah enggak masalah. Ini surat kita buat sebagai kesepakatan rapat mufakat dalam rapat komite dengan orangtua,” kata Dwi saat ditemui Kompas.com di MAN 2 Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Menurut Dwi, sejumlah pilihan nominal yang tercantum dalam formulir hanya dibuat untuk memudahkan orangtua menentukan besaran sumbangan.

“Ini artinya boleh bersedia atau tidak atau boleh mencantumkan nama. Kita hanya mempermudah, pilihan ini hanya mempermudah. Kalau 100 persen sekian, kalau 50 persen sekian,” ujar Dwi.

Program Dibahas Sebelum Nominal Sumbangan

Dwi menjelaskan, nominal sumbangan tersebut muncul setelah komite dan pihak madrasah menyusun program kerja serta anggaran yang kemudian dipaparkan kepada orangtua.

Dalam proses tersebut, orangtua terlebih dahulu diminta memberikan persetujuan terhadap program yang akan dijalankan sebelum pembahasan mengenai skema pembiayaan.

“Setelah kita sampaikan programnya dengan biaya sekian-sekian ini, apakah program ini dilanjutkan dengan biaya sekian atau enggak? Kita sampaikan ke orangtua, ketika orangtua setuju, lanjut,” ujar Dwi.

Setelah program disepakati, orangtua diberikan beberapa pilihan mengenai bentuk dukungan, termasuk sumbangan berdasarkan kemampuan masing-masing.

Dwi mengatakan, formulir yang beredar juga menyediakan ruang bagi orangtua untuk menentukan sendiri nominal sumbangan di luar pilihan persentase yang telah dicantumkan.

Dana Dikelola Komite

Dwi menegaskan, sumbangan yang terkumpul dikelola sepenuhnya oleh Komite MAN 2 Jakarta dan tidak masuk ke rekening pribadi pengurus maupun pihak sekolah.

Pengelolaan dana dilakukan melalui rekening komite dengan sistem perbankan yang melibatkan bendahara, pemeriksa, dan ketua komite sebelum pencairan dilakukan.

“Dikelola sepenuhnya oleh komite, kemudian kami memberikan laporan secara rutin. Minimal enam bulan sekali, tapi secara tiga bulan sekali kami juga memberikan laporan kepada orangtua melalui WhatsApp,” kata Dwi.

Dwi mengatakan, laporan penggunaan dana juga dapat diperiksa langsung oleh orangtua yang membutuhkan penjelasan lebih rinci.

Komite membuka layanan melalui WhatsApp dan menyediakan jadwal piket setiap Senin dan Kamis untuk menerima orangtua yang ingin mengetahui laporan keuangan.

“Kalau masalah akuntabilitas, transparansi, insya Allah kita utamakan di situ. Karena kami tidak bisa membangun atau menggalang dana kalau enggak ada transparansi, enggak ada pertanggungjawaban,” ujar Dwi.

Menurut Dwi, dana yang terkumpul juga tidak otomatis membuat seluruh program yang diajukan madrasah dapat dijalankan. Pasalnya, realisasi sumbangan biasanya lebih rendah dibandingkan proyeksi.

Ia menyebut, selama dirinya menjadi ketua komite, realisasi sumbangan bahkan tidak pernah mencapai 50 persen dari anggaran yang diajukan kepada orangtua.

Karena itu, komite harus menentukan program yang menjadi prioritas berdasarkan dana yang benar-benar tersedia.

Madrasah Bantah Ada Pungutan

Sementara itu, Kepala MAN 2 Jakarta Aceng Solihin membantah adanya pungutan liar dalam pengelolaan pendidikan di madrasah tersebut.

Aceng mengatakan, pihak madrasah memiliki sumber pembiayaan dari pemerintah. Namun, dukungan masyarakat tetap dibutuhkan untuk sejumlah program yang tidak sepenuhnya dapat dibiayai melalui anggaran pemerintah.

“Dalam hal isu yang diangkat oleh kawan kita perihal pungutan liar, kami menyanggah ya, tidak benar itu. Bahwa di kita tidak ada pungutan liar,” kata Aceng.

Menurut Aceng, mekanisme sumbangan mengacu pada PMA Nomor 16 Tahun 2020 tentang Komite Madrasah dan Kepdirjen Pendidikan Islam Nomor 3601 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana dan Sumber Daya Pendidikan oleh Komite Madrasah.

Ia menjelaskan, program madrasah terlebih dahulu dievaluasi melalui Evaluasi Diri Madrasah sebelum disusun menjadi Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah.

Rencana tersebut kemudian dibahas bersama komite untuk menentukan program yang dapat dibiayai melalui anggaran pemerintah dan program yang membutuhkan dukungan lainnya.

“Kalau pada akhirnya ya orang tua tidak bersedi. Kita tidak pernah meminta, mengharuskan, tidak pernah mewajibkan, ya sifatnya sukarela sesuai kemampuan,” kata Aceng.

Aceng menegaskan, pihak madrasah juga tidak menagih orangtua yang tidak memberikan sumbangan sesuai nominal yang tercantum dalam formulir.

“Dan kita tidak pernah nagih juga. Artinya, kembali kita sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat, dan sesuai dengan kemampuannya,” ujar Aceng.

Menurut dia, dana sumbangan yang terkumpul digunakan untuk membiayai berbagai program siswa, seperti kegiatan lomba, penelitian, dan kegiatan pengembangan peserta didik yang telah tercantum dalam rencana anggaran.

Aceng juga menjelaskan, pengelolaan dana sumbangan berada di ranah komite sehingga pihak madrasah tidak menerima ataupun mengelola uang tersebut secara langsung.

Dana dihimpun melalui rekening atas nama Komite Madrasah dengan mekanisme virtual account agar setiap transaksi dapat tercatat dalam sistem perbankan.

Isu Sumbangan hingga Rp 2,5 Juta

Sebelumnya, beredar isu di media sosial mengenai dugaan pungutan berkedok sumbangan di MAN 2 Jakarta.

Informasi tersebut menyebut orangtua atau wali siswa diminta memilih nominal sumbangan dalam formulir, dengan pilihan hingga Rp 2.513.000 atau 100 persen dari nominal yang tercantum.

Dalam formulir tersebut juga terdapat pilihan persentase 90 persen, 80 persen, 70 persen, 60 persen, dan 50 persen.

Isu tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai batas antara sumbangan sukarela dan permintaan pembayaran dengan nominal tertentu.

Pihak Komite dan MAN 2 Jakarta dalam klarifikasinya menegaskan, nominal tersebut merupakan acuan berdasarkan hasil pembahasan program bersama orangtua dan bukan kewajiban pembayaran.

Viral Lainnya

Viral Penumpang Taksi Online Dimaki lalu Diturunkan Driver di Tengah Jalan, Ini Kronologinya

Viral Penumpang Taksi Online Dimaki lalu Diturunkan Driver di Tengah Jalan, Ini Kronologinya

5 jam lalu

Viral pengemudi taksi online diduga memaki dua penumpang wanita di Tebet, Jakarta Selatan, berujung diputus kemitraannya secara permanen.

Swipe untuk menutup

Viral Penumpang Taksi Online Dimaki lalu Diturunkan Driver di Tengah Jalan, Ini Kronologinya

15/09/2026, 10:59 WIB
Viral Penumpang Taksi Online Dimaki lalu Diturunkan Driver di Tengah Jalan, Ini Kronologinya

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah unggahan yang menunjukkan dugaan aksi pelecehan verbal atau harassment oleh pengemudi taksi online (ojol) terhadap penumpangnya viral di media sosial Threads dan Instagram melalui akun @desifyul.

Kejadian yang berlangsung pada Jumat (11/9/2026) tersebut memperlihatkan perselisihan yang berujung pada makian dan kata-kata kasar dari oknum pengemudi kepada dua penumpang wanita di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Kronologi

Berdasarkan unggahan video @desifyul, insiden bermula saat ia dan rekannya memesan layanan fitur hemat untuk rute perjalanan dari Stasiun Tebet menuju Hangtuah.

Permasalahan muncul ketika pemilik akun mencoba melakukan konfirmasi posisi kendaraan melalui sambungan telepon.

"Permasalahannya bermulai dari gue telepon dia, mau ambil orderan enggak. Habis itu dia ditelepon udah agak nyolot dengan bilang, 'Lihat aja di Maps, kan gue lagi jalan ke sana'," katanya dalam video tersebut.

Respons pengemudi tersebut dinilai kurang menyenangkan sejak awal. Ketegangan berlanjut saat kedua penumpang masuk ke dalam mobil.

Pengemudi mengekspresikan ketidaksenangannya atas pertanyaan korban, lalu mengeluhkan besaran tarif dari fitur layanan hemat yang ia terima.

"Ini udah pakai GoCar-nya yang hemat, gue cuma dapat berapa, aturan enggak usah banyak ribet," ujar pengemudi tersebut sebagaimana ditirukan pemilik akun dalam video.

Perdebatan terus berlanjut hingga pengemudi meminta penumpang untuk membatalkan pesanan dan turun di tengah jalan, tak jauh dari titik penjemputan.

"Dituruninnya tuh belum jauh dari Stasiun Tebet, baru mau naik ke arah Flyover Kokas, persisnya nama tempatnya nggak ngeh tapi dekat plang jalan ke atas Kokas," kata pemilik akun @desifyul kepada Kompas.com.

Dalam video yang diunggah, pengemudi terdengar berulang kali melontarkan makian dan kata-kata kasar sembari menunjuk-nunjuk penumpang.

"Lama-lama bikin kesel aja," begitu ucap pengemudi kepada penumpang di dalam mobil.

Tak hanya itu, dia juga memaki korban dengan kata-kata kasar lainnya saat korban hendak turun

"Ya lu gua udah bilang, cancel-cancel! Tadi di telepon 'Cabut, cabut, cabut, cabut! Cabut! Cabut!'" kata pengemudi.

Karena merasa terancam, kedua penumpang wanita tersebut akhirnya memutuskan turun dan merekam pelat nomor kendaraan pelaku.

Melaporkan pada pihak Gojek

Usai kejadian, pemilik akun @desifyul ditolong oleh seorang pengemudi ojol lain di lokasi kejadian yang menyarankan untuk segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak aplikator.

Melalui unggahannya, ia tidak hanya menuntut tindakan tegas terhadap oknum pengemudi, tetapi juga menyoroti akar permasalahan yang menurutnya bersumber dari sistem tarif fitur hemat pada aplikasi transportasi online.

"Gue pengin banget semua aplikasi online tolong kaji ulang sistem tarif lu ke driver, terutama di fitur hemat, karena itu bukan merugikan driver aja, tapi juga merugikan gue sebagai customer," katanya dalam unggahan videonya.

Respons Gojek

Dalam pembaruan informasi yang disampaikan korban, pihak Gojek telah merespons laporan tersebut dan menjatuhkan sanksi terberat bagi mitra yang melanggar kode etik.

"Dari pihak Gojeknya untuk driver ini sudah dilakukan pemutusan mitra permanen. Semoga tidak ada lagi mitra seperti ini di Gojek ataupun aplikasi ojol lainnya," ungkap korban.

Head of Media Relations GoTo Group, Amanda Valani, mengonfirmasi pemutusan mitra secara permanen tersebut.

"Betul (sudah dilakukan pemutusan mitra). Statement resmi Gojek sudah kami sampaikan di akun kreator tersebut," katanya saat dikonfirmasi Kompas.com melalui WhatsApp, Selasa.

Selain memberikan sanksi tegas kepada pengemudi tersebut, pihak Gojek dilaporkan telah menerima masukan dan kritik terkait evaluasi sistem tarif yang disampaikan oleh korban.

Di samping itu, pemilik akun @desifyul mengonfirmasi bahwa setelah insiden tersebut viral, dirinya tidak pernah terhubung kembali secara langsung dengan pengemudi bersangkutan.

"Saya tidak terhubung dengan driver sama sekali (setelah kejadian)," katanya saat dikonfirmasi oleh Kompas.com, Selasa (15/9/2026).

Viral Lainnya

Influencer Malaysia Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro, Diduga Tipu Agensi Rp 5,9 Miliar

Influencer Malaysia Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro, Diduga Tipu Agensi Rp 5,9 Miliar

16 jam lalu

Aisar Khaled dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp 5,9 miliar oleh agensi Indonesia.

Swipe untuk menutup

Influencer Malaysia Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro, Diduga Tipu Agensi Rp 5,9 Miliar

15/09/2026, 00:00 WIB
Influencer Malaysia Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro, Diduga Tipu Agensi Rp 5,9 Miliar

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang influencer Malaysia, Aisar Khaled, dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Senin (14/9/2026) oleh sebuah agensi di Indonesia atas dugaan penipuan atau perbuatan curang. 

“Benar, (Aisar) dilaporkan senin kemarin terkait dugaan perbuatan curang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa (15/9/2026).

Aisar dilaporkan dengan Pasal 492 KUHP tentang tindak pidana perbuatan curang, Pasal 486 tentang penggelapan uang, dan Pasal 607 tentang pencucian uang.

Budi mengatakan, korban merasa telah dirugikan dengan nominal Rp 5,9 miliar.

“(Kerugian) sekitar Rp 5,9 miliar seperti yang dilaporkan,” ujar Budi.

Kuasa hukum pelapor, Michael Sugijanto, mengatakan bahwa pihaknya sudah lebih dulu melayangkan somasi sebelum melapor.

Aisar disebut telah menandatangani perjanjian kerja sama investasi.

“Aisar berjanji kepada klien kami untuk membayar ataupun melakukan pekerjaannya secara live, melalui datang ke event. Tapi sampai saat ini, kami sudah somasi, sudah menghubungi secara baik-baik dengan iktikad baik, mengajak berdiskusi, namun tidak ada tanggapan,” tutur Michael.

Pihak korban dari agensi terakhir kali bertemu dengan Aisar pada Juli lalu, dengan kesepakatan bahwa uang yang harus dibayarkan akan diturunkan. Namun, setelah itu Aisar tak dapat dihubungi lagi.

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui