KOMPAS.com – Hamparan laut menjadi pemandangan yang lekat dengan kehidupan masyarakat di wilayah kepulauan. Desa-desa yang tersebar membuat perjalanan dari satu wilayah ke wilayah lain tidak selalu singkat.
Kondisi tersebut menjadi bagian dari keseharian Andrew Christy Darea, Mantri BRI Unit Beo, Kantor Cabang Tahuna, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Ia melayani ratusan debitur yang tersebar di belasan desa di Kepulauan Talaud.
Untuk menemui nasabah, Andrew harus menempuh perjalanan darat hingga puluhan kilometer dengan waktu tempuh mencapai dua jam. Saat hujan turun, sejumlah ruas jalan yang belum beraspal berubah menjadi lumpur sehingga semakin sulit dilalui.
Namun, keramahan masyarakat di sepanjang perjalanan membuat Andrew semakin dekat dengan lingkungan tempatnya bertugas.
Ia memilih berkarier sebagai Mantri BRI karena ingin memiliki pekerjaan yang tidak hanya memberikan penghasilan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Hingga saat ini, saya tetap bertahan karena setiap hari dapat melihat secara langsung perubahan kehidupan masyarakat yang berhasil mengembangkan usahanya berkat layanan BRI. Saya bahagia ketika nasabah yang dulunya memiliki usaha kecil kini mampu berkembang, meningkatkan pendapatan keluarga, dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain," ujar Andrew dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (30/7/2026)
Sebagian besar usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang didampingi Andrew merupakan petani kelapa, pala, dan cengkih. Ada pula nelayan, pedagang, serta pelaku usaha kecil lainnya.
Dalam setiap kunjungan dari desa ke desa, ia tidak hanya memantau perkembangan usaha nasabah, tetapi juga berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan serta mengenalkan berbagai layanan BRI, termasuk BRImo dan QRIS.
Dari waktu ke waktu, Andrew menyaksikan sendiri bagaimana usaha para nasabah berkembang. Usaha yang semula dirintis dengan modal terbatas perlahan tumbuh setelah memperoleh pembiayaan dan pendampingan dari BRI.
Dalam menjalankan pekerjaannya, Andrew juga memegang teguh pesan yang sejak lama ditanamkan orangtuanya, yakni mengerjakan setiap tanggung jawab dengan sepenuh hati.
Bagi dia, menjadi Mantri BRI bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah pengabdian kepada masyarakat.
“Profesi tersebut mengajarkan saya tentang tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, kesabaran, dan pentingnya membangun kepercayaan. Melayani masyarakat di wilayah kepulauan membuat saya semakin memahami bahwa setiap orang memiliki perjuangan yang berbeda sehingga mereka membutuhkan pelayanan yang tulus dan penuh kepedulian," cerita Andrew.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menilai, kisah Andrew mencerminkan dedikasi Mantri BRI yang selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan dengan akses yang tidak selalu mudah.
"Kedekatan antara Mantri dengan UMKM seperti inilah yang membuat BRI dapat memahami kebutuhan masyarakat dan terus mendampingi pelaku usaha agar dapat tumbuh secara berkelanjutan," imbuh Dhanny.