DEPOK, KOMPAS.com - Viral di media sosial video yang menarasikan perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Bogor terhenti di Stasiun Universitas Indonesia (UI) karena masinis mules sehingga perlu ke kamar kecil.
Saat dikonfirmasi Kompas.com, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) membenarkan bahwa masinis perlu menggunakan kamar kecil saat perjalanan tersebut.
Adapun Commuter Line Bogor nomor 1160F relasi Jakarta Kota-Bogor itu berhenti di Stasiun UI pada Selasa sekitar pukul 06.48 WIB.
Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, keperluan masinis untuk menggunakan kamar kecil diperbolehkan saat berdinas.
"Keperluan tersebut diperbolehkan atau diizinkan. Keperluan tersebut juga untuk menjaga fokus selama Masinis berdinas," ujar Leza saat dikonfirmasi, Selasa.
Kendati demikian, Leza menjelaskan, masinis telah berkoordinasi terlebih dahulu dengan Petugas Pengendali Kereta Api (PPKA) Stasiun UI dan Pengatur Perjalanan Kereta Api Terpusat (PPKP) sebelum meninggalkan KRL untuk ke kamar kecil.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan operasional perjalanan Commuter Line yang keluar maupun masuk Stasiun UI.
"Koordinasi ini untuk memastikan keselamatan dan keamanan operasi perjalanan Commuter Line," ucapnya.
Berdasarkan data Laporan Perjalanan Kereta Api di Stasiun UI, Commuter Line nomor 1160F tercatat berhenti selama tiga menit.
Waktu berhenti normal di stasiun tersebut untuk proses naik dan turun pengguna adalah sekitar satu menit. Dengan demikian, perjalanan KRL tersebut mengalami keterlambatan selama dua menit.
"KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line No.1160F tersebut di Stasiun UI," tuturnya.
Dalam video yang dibagikan akun Instagram Depok Feed, terlihat KRL tersebut tengah berhenti dengan pintu terbuka dan penumpang yang cukup padat di dalam kereta.
Akun tersebut menjelaskan, KRL Bogor sempat terhenti di Stasiun UI. Penumpang sempat menyangka terjadi gangguan pada perjalanan kereta.
Namun, berdasarkan keterangan petugas keamanan stasiun, kereta berhenti bukan karena gangguan teknis.
"Berdasarkan keterangan petugas keamanan yang disampaikan kepada penumpang, kereta berhenti bukan karena gangguan teknis. Masinis disebut sedang mengalami mules sehingga perjalanan kereta sempat tertahan," tulis akun tersebut, Selasa (8/9/2026).