Siti Tenang Jalani Persalinan Berkat Layanan JKN

Siti Tenang Jalani Persalinan Berkat Layanan JKN

14 jam lalu

Siti merasa lebih tenang menjalani persalinan anak keduanya berkat pelayanan JKN di Puskesmas Gondanglegi

Swipe untuk menutup

Siti Tenang Jalani Persalinan Berkat Layanan JKN

11/09/2026, 20:23 WIB
Siti Tenang Jalani Persalinan Berkat Layanan JKN

KOMPAS.com – Siti Maisaroh (33) merasa lebih tenang dalam menjalani persalinan anak keduanya setelah mendapat pelayanan kesehatan di Puskesmas Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri, Siti tidak perlu mencemaskan biaya persalinan. Ia juga mendapat pelayanan yang cepat dan penuh perhatian dari tenaga kesehatan.

Siti menjelaskan, awalnya ia merasa takut karena baru pertama kali merasakan pembukaan dengan cepat. Namun, ia merasa terbantu dengan pelayanan di Puskesmas Gondanglegi.

“Bidan dan petugas kesehatan selalu mendampingi dan memberikan dukungan selama proses persalinan,” ucap Siti dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (11/9/2026)

Selama proses persalinan, Siti menjalani pemeriksaan berkala dan mendapat edukasi mengenai teknik pernapasan serta pendampingan dari tenaga kesehatan. Ia kemudian melahirkan bayi laki-laki melalui persalinan normal dalam kondisi sehat.

“Saya merasa sangat terbantu karena seluruh proses persalinan ditangani dengan baik. Fasilitasnya memadai, petugasnya ramah, dan yang terpenting saya tidak dikenai biaya sepeser pun,” katanya.

Siti berharap Program JKN terus berkembang agar semakin banyak masyarakat memahami dan merasakan manfaatnya.

Menurutnya, pengalaman yang ia rasakan menjadi bukti bahwa peserta JKN dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman dan nyaman sesuai kebutuhan.

Brandzview Lainnya

Fadia Arafiq Mengaku Tak Perkaya Diri Saat Jadi Bupati, Singgung Pendapatan Artis Rp 50-60 Juta

Fadia Arafiq Mengaku Tak Perkaya Diri Saat Jadi Bupati, Singgung Pendapatan Artis Rp 50-60 Juta

3 jam lalu

Fadia Arafiq mengaku tak berniat memperkaya diri saat jadi bupati dan mengungkap pendapatannya sebagai artis.

Swipe untuk menutup

Fadia Arafiq Mengaku Tak Perkaya Diri Saat Jadi Bupati, Singgung Pendapatan Artis Rp 50-60 Juta

12/09/2026, 08:05 WIB
Fadia Arafiq Mengaku Tak Perkaya Diri Saat Jadi Bupati, Singgung Pendapatan Artis Rp 50-60 Juta

SEMARANG, KOMPAS.com - Bupati nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq mengaku bahwa dirinya tidak pernah berniat memperkaya diri selama menjabat sebagai kepala daerah.

Pernyataan itu disampaikan Fadia saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam perkara dugaan korupsi dan penerimaan gratifikasi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (10/9/2026).

Fadia menyampaikan pembelaannya di hadapan majelis hakim yang dipimpin Rightmen MS Situmorang. 

“Saya tidak pernah ada niat untuk berbuat salah, Yang Mulia. Apalagi nilainya kecil, Pak,” kata Fadia, dilansir dari TribunJateng, Kamis.

Fadia Mengaku Tak Tahu Konsekuensi Hukum

Ia mengakui pernah menerima uang Lebaran dan akhir tahun. Namun, Fadia membantah pernah meminta pemberian tersebut.

“Saya tidak pernah minta, saya tidak pernah bohong Pak kalau saya terima, saya mengakui Pak,” imbuh Fadia.

Menurut Fadia, pada saat menerima uang tersebut dirinya belum memahami bahwa pemberian semacam itu dapat menjadi persoalan hukum.

Ia justru menganggap pemberian dari para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai kebiasaan yang sudah berlangsung.

Fadia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat melakukan perbuatan yang salah.

“Saya tidak tahu kalau itu tradisi, saya pikir itu betul Pak. Saya akui saya salah,” ucapnya.

“Demi Allah saya tidak ada niat melakukan niat sedikit pun,” lanjutnya.

Fadia Mengaku Tak Perkaya Diri Saat Jadi Bupati

Dalam persidangan, Fadia kemudian mengaitkan pembelaannya dengan jabatan dan kewenangan yang dimilikinya sebagai Bupati Pekalongan.

Ia mengatakan, jika memang memiliki tujuan memperkaya diri, banyak proyek di Kabupaten Pekalongan yang menurutnya bisa dimanfaatkan.

“Kalau saya mau kaya, proyek di Pekalongan banyak, Pak," bebernya.

"Tapi, tidak ada satu PL (penunjukan langsung) pun dari keluarga saya,” tambah Fadia.

Akui Ada Tradisi Pemberian Uang

Selain menjelaskan soal niat memperkaya diri, Fadia mengungkap adanya pemberian uang dari para pimpinan OPD kepada bupati setiap menjelang Lebaran.

Menurut Fadia, dirinya mulai menerima pemberian semacam itu sekitar 2022. Uang dari para pimpinan OPD tersebut diletakkan di meja ajudan.

"Pertama kali menerima sekitar 2022. Ditaruh di meja ajudan. Banyak amplop dari OPD," terang Fadia, dilansir dari Antara Jateng, Kamis.

Fadia menyebut keberadaan kebiasaan tersebut pernah dikonfirmasi kepada Sekretaris Daerah serta ajudan bupati sebelumnya.

Karena sudah berlangsung sebagai tradisi, para pimpinan OPD disebut mengetahui adanya pemberian uang tersebut.

Fadia juga membantah menggunakan uang yang diterimanya untuk kepentingan pribadi. 

Ia mengatakan uang tersebut digunakan membeli parsel yang kemudian diberikan kepada masyarakat atas nama bupati.

Fadia Singgung Pendapatan Jadi Artis

Fadia juga menceritakan sumber penghasilan yang pernah diperolehnya sebelum menjabat sebagai Bupati Pekalongan.

Ia mengaku sempat bekerja sebagai artis dan mendapat bayaran puluhan juta rupiah dalam satu kali acara.

Menurut Fadia, honor yang diterimanya dari satu titik acara berkisar Rp 50 juta hingga Rp 60 juta. Dalam sehari, ia bahkan dapat memenuhi undangan di beberapa lokasi.

Penghasilan tersebut kemudian dikumpulkan dan disisihkan untuk modal usaha. Fadia mengatakan dirinya membangun bisnis secara bertahap dari uang yang ditabungnya.

“Saya bilang saya menabung dari sedikit, sedikit, sedikit. Terus saya buka usaha,” kata Fadia dilansir dari TribunJateng, Kamis.

Salah satu usaha yang pernah dijalankannya berada di kawasan Tanah Abang, Jakarta. Fadia mengenang bagaimana dirinya tetap mengecek toko saat Ramadhan meski harus menghadapi kondisi lalu lintas yang padat.

Ia mengaku berangkat sejak subuh untuk memastikan usahanya berjalan. Ketika mobil berada di apartemen dan jalanan macet, Fadia memilih menggunakan ojek untuk menuju lokasi.

“Saya bilang, 'Nggak apa-apa Pa, yang penting halal',” terang Fadia.

Selain usaha tersebut, Fadia juga membeberkan bisnis yang dijalankannya di bidang showroom mobil dan bus pariwisata.

Terpopuler Lainnya

Tank Buatan China Meledak Saat Latihan Militer Bangladesh, 2 Tentara Tewas

Tank Buatan China Meledak Saat Latihan Militer Bangladesh, 2 Tentara Tewas

17 jam lalu

Sebuah tank Type 59 asal China meledak saat mengikuti latihan tembak langsung militer Bangladesh di Hathazari, Chattogram.

Swipe untuk menutup

Tank Buatan China Meledak Saat Latihan Militer Bangladesh, 2 Tentara Tewas

11/09/2026, 18:05 WIB
Tank Buatan China Meledak Saat Latihan Militer Bangladesh, 2 Tentara Tewas

CHITTAGONG, KOMPAS.com — Sebuah tank Type 59 asal China meledak saat mengikuti latihan tembak langsung militer Bangladesh di Hathazari, Chattogram.

Insiden tersebut menewaskan dua prajurit Angkatan Darat Bangladesh dan menyebabkan seorang tentara lainnya mengalami luka serius.

Prajurit yang terluka kemudian dievakuasi melalui jalur udara ke Combined Military Hospital (CMH) di Dhaka untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut laporan The Times of India, Jumat (11/9/2026), Type 59 merupakan tank tempur utama yang dikembangkan China berdasarkan desain tank Soviet T-54.

Kendaraan lapis baja tersebut telah menjadi bagian dari inventaris militer Bangladesh selama beberapa dekade.

Bangladesh hingga kini masih mengoperasikan tank-tank Type 59 yang tergolong tua. Alih-alih seluruhnya dipensiunkan, sebagian platform tersebut telah menjalani program modernisasi.

Dokumentasi Direktorat Jenderal Pengadaan Pertahanan Bangladesh sebelumnya mencakup rencana peningkatan kemampuan 40 unit T-59, bersamaan dengan modernisasi 58 unit tank T-69IIG.

Kekurangan tank buatan China

Insiden di Hathazari kembali menyoroti permasalahan sejumlah sistem persenjataan buatan China yang digunakan oleh negara-negara lain.

Thailand, misalnya, dilaporkan mengalami masalah pada tank VT-4 dalam konflik dengan Kamboja tahun lalu, ketika laras tank mengalami kerusakan saat digunakan untuk menembak.

Sejumlah negara lain juga pernah menghadapi persoalan dengan peralatan militer buatan China.

Sistem pertahanan udara China yang digunakan Pakistan, Venezuela, dan Iran dilaporkan tidak selalu memenuhi kemampuan yang diiklankan.

Sementara itu, Yordania menempatkan enam drone bersenjata CH-4B untuk dijual kembali kurang dari setahun setelah memperolehnya.

Di Irak, delapan dari 20 unit drone CH-4B dilaporkan mengalami kecelakaan. Tiga drone jenis yang sama milik Aljazair juga jatuh dalam kurun waktu tiga bulan. Kondisi tersebut disebut turut mendorong sejumlah calon pembeli mempertimbangkan produk pertahanan dari Turki.

Insiden tank Bangladesh terjadi ketika China berupaya memperkuat posisinya di pasar ekspor persenjataan global. Berdasarkan data Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), China merupakan pemasok senjata terbesar kelima di dunia pada periode 2021-2025, dengan pangsa 5,6 persen dari total ekspor senjata global.

Volume ekspor senjata China pada periode tersebut meningkat 11 persen dibandingkan lima tahun sebelumnya. Sekitar 77 persen ekspor persenjataan China ditujukan ke kawasan Asia dan Oseania, sedangkan Afrika menyerap sekitar 13 persen.

Pakistan menjadi pembeli terbesar persenjataan China, dengan menyerap sekitar 61 persen dari total ekspor senjata China pada periode tersebut.

Persoalan dukungan purnajual dan kualitas peralatan juga menjadi salah satu keluhan yang dikaitkan dengan ekspor pertahanan China. 

Angkatan Darat Bangladesh juga dilaporkan menghadapi persoalan dengan tank MBT-2000 buatan China.

Namun, berbagai persoalan tersebut tidak menghentikan Bangladesh untuk memperluas kerja sama pertahanan dengan Beijing.

Dhaka disebut tengah melirik jet tempur J-10CE China, setelah dibeli oleh Pakistan dan Uzbekistan.

Sebuah panel pemerintah Bangladesh tengah menyiapkan rancangan kesepakatan untuk memasuki tahap negosiasi formal.

Laporan lokal menyebut Bangladesh mempertimbangkan pembelian hingga 24 unit J-10CE.

Harga pesawat diperkirakan sekitar 1,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 21 triliun), sedangkan nilai keseluruhan paket yang mencakup persenjataan, suku cadang, dan pelatihan diperkirakan mendekati 2,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 38 triliun).

Pembayaran pembelian tersebut kemungkinan dilakukan secara bertahap hingga tahun fiskal 2035-2036.

Pengadaan itu merupakan bagian dari rencana modernisasi Forces Goal 2030, yang bertujuan menggantikan armada jet tempur F-7 dan MiG-29 Bangladesh yang semakin menua.

Internasional Lainnya

Cerita di Balik Video Viral Monyet Sesak Napas Akibat Karhutla Sampit, Ditemukan Ngap-ngapan di Tengah Asap

Cerita di Balik Video Viral Monyet Sesak Napas Akibat Karhutla Sampit, Ditemukan Ngap-ngapan di Tengah Asap

3 menit lalu

Setelah dipastikan benar-benar pulih dan siap kembali ke alam, Harie memutuskan untuk melepasliarkan monyer tersebut pada Jumat (11/9/2026).

Swipe untuk menutup

Cerita di Balik Video Viral Monyet Sesak Napas Akibat Karhutla Sampit, Ditemukan Ngap-ngapan di Tengah Asap

12/09/2026, 10:39 WIB
Cerita di Balik Video Viral Monyet Sesak Napas Akibat Karhutla Sampit, Ditemukan Ngap-ngapan di Tengah Asap
Editor: Rachmawati

SAMPIT, KOMPAS.com – Unggahan video yang memperlihatkan seekor monyet ekor panjang tergeletak lemas dan mengalami sesak napas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), viral di media sosial.

Di balik video berdurasi singkat yang menyedot perhatian jutaan pasang mata tersebut, tersimpan cerita perjuangan animal rescuer lokal yang menyisir kepulan asap pekat demi menyelamatkan nyawa satwa liar dari ancaman karhutla Kalteng.

Aksi penyelamatan itu dilakukan oleh Harie, seorang pegiat penyelamat satwa asal Sampit, pada Kamis (10/9/2026) siang. Saat itu, ia bersama timnya sedang menyisir kawasan lingkar luar Jalan Soekarno Hatta, Sampit, yang terimbas karhutla.

Ditemukan 'Ngap-ngapan' dan Terpisah dari Induk

Harie menceritakan, primata yang diperkirakan masih berusia muda itu ditemukan dalam kondisi sangat memprihatinkan dan terpisah dari kelompoknya.

"Kondisinya memang sudah ngap-ngapan, kesulitan bernapas. Saat ditemukan, saya kira sudah mau mati karena kondisinya sangat lemah," ujar Harie saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2026).

Monyet ekor panjang tersebut tergeletak tak berdaya akibat menghirup asap pekat yang menyelimuti lokasi karhutla Sampit. Dalam rekaman video yang diunggah di akun Instagram miliknya, @harie, Harie tampak perlahan menggoyang-goyangkan kepala sang monyet untuk memancing kesadarannya.

Usaha tersebut membuah hasil. Monyet muda itu perlahan-lahan mulai sadar hingga akhirnya mampu terduduk kembali.

Melihat kondisi fisik satwa yang sangat lemas, Harie dan tim tidak langsung melepasliarkannya. Monyet tersebut segera dievakuasi ke klinik dokter hewan terdekat di Sampit untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

"Kemudian kami bawa dan rujuk ke dokter hewan," lanjut Harie.

Setelah mendapat perawatan intensif dari medis, kondisi kesehatan primata tersebut perlahan membaik. Monyet itu dirawat sementara di kediaman Harie dan mulai mau mengonsumsi pisang serta air minum.

Setelah dipastikan benar-benar pulih dan siap kembali ke alam, Harie memutuskan untuk melepasliarkan satwa tersebut pada Jumat (11/9/2026).

"Setelah kondisinya membaik, dia mau makan pisang dan minum. Akhirnya keesokan harinya langsung kami lepasliarkan di daerah Mentaya Seberang, jauh dari permukiman dan tentunya jauh dari area kebakaran hutan," jelasnya.

Viral di Media Sosial dan Satwa Lain yang Mati

Hingga Jumat (11/9/2026), video aksi penyelamatan monyet sesak napas yang diunggah Harie telah ditonton lebih dari 3 juta kali dan dibanjiri belasan ribu komentar warganet yang prihatin atas dampak buruk karhutla terhadap habitat satwa liar.

Harie mengungkapkan, dalam penyisiran di lokasi karhutla Sampit, ia tak hanya menemukan monyet. Sejumlah satwa lain seperti ular, kura-kura, hingga burung juga turut menjadi korban. Sebagian ditemukan masih bertahan hidup, tetapi tak sedikit yang ditemukan telah mati terbakar.

Seluruh temuan tersebut didokumentasikan dan diunggah ke media sosial sebagai bentuk edukasi publik.

"Selain monyet tadi, kami juga menemukan satwa lain seperti ular, kura-kura, serta burung, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati. Satwa-satwa tersebut kami dokumentasikan dan kami bagikan di media sosial agar teman-teman dan netizen bisa melihat satwa apa saja yang ditemukan terdampak kebakaran," kata Harie.

Penyelamatan dari Hati dan Dedikasi 10 Tahun

Aksi nekat menembus asap karhutla ini bukan hal baru bagi Harie. Pria yang juga bertindak sebagai pelatih penanganan ular (snake handler) bagi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sampit ini telah mendedikasikan hidupnya sebagai animal rescuer panggilan selama lebih dari 10 tahun.

"Kegiatan kami terus-menerus, continue setiap hari. Tidak hanya saat kebakaran lahan. Sebelum terjadi kebakaran lahan pun kami memang sudah berkonsentrasi pada penyelamatan satwa," ungkapnya.

Bagi Harie dan rekan-rekan sesama pegiat, melihat satwa liar terancam kepunahan seperti orangutan dan trenggiling akibat kebakaran hutan merupakan pukulan berat.

"Kalau untuk manusia, sudah banyak yang membantu. Sementara konsentrasi kami memang kepada satwa atau hewan-hewan yang terdampak, seperti orangutan, trenggiling, dan hewan-hewan lain yang terancam punah," tegasnya.

Saat ditanya alasannya terus konsisten menyelamatkan satwa liar tanpa imbalan, Harie memberikan jawaban sederhana namun mendalam.

"Alasannya memang dari hati. Kami memang cinta terhadap satwa dan memang dari hati ingin menolong mereka," ucapnya.

Ia pun berpesan agar peristiwa karhutla ini menjadi refleksi bersama bagi masyarakat untuk tidak merusak hutan dan menjaga kelestarian alam.

"Pesan yang saya sampaikan sebenarnya tidak muluk-muluk. Yang penting, semua bisa hidup berdampingan dan kelestarian tetap dijaga," kata Harie.

Imbauan BKSDA Kalteng

Menanggapi fenomena satwa terdampak karhutla, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, Andi Muhammad Kadhafi, menyatakan hingga Kamis (10/9/2026) belum ada penyerahan fisik monyet tersebut ke pihak BKSDA.

Namun, Andi menegaskan pentingnya prosedur pemeriksaan medis bagi setiap satwa yang dievakuasi dari lokasi karhutla.

“Namun seandainya ada, pasti kami akan cek kesehatannya. Apakah satwa akan menjalani perawatan atau dilepaskan ke habitat alaminya,” kata Andi saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Kamis.

Andi menambahkan, apabila satwa dinyatakan sehat oleh tim medis, pihak BKSDA akan segera memindahkannya ke tempat yang lebih aman.

“Jika dianggap sehat, segera kami translokasi ke habitat alaminya yang aman dari kebakaran hutan,” lanjut Andi.

Dari peristiwa ini, BKSDA Kalteng mengimbau seluruh warga Kalteng untuk segera melapor jika menemukan satwa liar yang terdampak kebakaran hutan maupun dalam kondisi darurat lainnya.

“Bisa menghubungi nomor call center 08115218500. Sampaikan dengan jelas keadaan daruratnya serta lokasinya. Kami akan berusaha merespons dalam kesempatan pertama,” pungkas Andi.

Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul Monyet Ditemukan Sesak Napas di Lokasi Karhutla Sampit, BKSDA Sebut Belum Ada Penyerahan dan Tribunnews.com dengan judul Cerita di Balik Viral Monyet Sesak Napas karena Asap Karhutla di Sampit, Kini Berhasil Diselamatkan

Viral Lainnya

Viral Guru SD Kasar ke Murid Gara-gara Nilai Nol, Wali Kota Solo Turun Tangan Beri Sanksi

Viral Guru SD Kasar ke Murid Gara-gara Nilai Nol, Wali Kota Solo Turun Tangan Beri Sanksi

23 jam lalu

Wali Kota Solo turun tangan memberikan sanksi kepada oknum guru yang diduga kasar ke murid gara-gara nilai nol.

Swipe untuk menutup

Viral Guru SD Kasar ke Murid Gara-gara Nilai Nol, Wali Kota Solo Turun Tangan Beri Sanksi

11/09/2026, 11:39 WIB
Viral Guru SD Kasar ke Murid Gara-gara Nilai Nol, Wali Kota Solo Turun Tangan Beri Sanksi

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo, Respati Ardi merespons cepat aduan terkait dugaan tindakan kasar yang dilakukan seorang oknum guru SD terhadap muridnya.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah orangtua murid menyampaikan kekecewaannya di media sosial terkait perlakuan tidak menyenangkan yang diterima anaknya.

Salah satunya, ketika sang anak mendapat nilai nol lalu oknum guru tersebut mengeluarkan ucapan yang dinilai menyakitkan. 

Menindaklanjuti hal tersebut, Respati mendatangi langsung sekolah dan memediasi pertemuan antara oknum guru dengan orangtua murid pada Kamis (10/9/2026).

Respati menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada orangtua murid dan menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada guru yang bersangkutan.

"Kita sanksi guru tersebut supaya menjadi peringatan agar tetap sabar memperlakukan anak. Karena mendidik anak perlu sentuhan yang lebih baik, jika memberi hukuman juga harus dengan maksud mendidik," kata Respati dalam keterangannya diterima pada Jumat (11/9/2026).

Dampingi Psikologis Korban

Selain penegakan disiplin bagi oknum guru, Pemkot Solo juga memberikan perhatian khusus pada kondisi psikologis korban.

Pendampingan profesional disiapkan guna memastikan kesehatan mental siswa pulih.

"Untuk anak yang terdampak, kita tambahkan psikolog klinis untuk trauma healing agar tidak ada trauma lagi," ujar Respati.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Solo dalam mentransformasi sistem pendidikan negeri.

"Fokus pembenahan tidak hanya mencakup sarana dan kualitas pembelajaran, tetapi juga menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta ramah anak," imbuh dia.

Respati menegaskan koreksi terhadap kinerja tenaga pendidik akan terus dilakukan demi membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri di Solo.

"Kami berkomitmen untuk segera mengkoreksi kinerja guru kami agar orangtua lebih percaya lagi dan ini menjadi pelajaran kita semua," tuturnya.

Orangtua Curhat di Medsos

Sebelumnya, orangtua siswa tersebut menceritakan dugaan perlakuan tidak menyenangkan dan kekerasan fisik yang dialami anaknya.

Unggahan yang dibagikan di Theread itu menjadi viral.

Dalam unggahan itu, Orangtua korban menceritakan kondisi anaknya saat duduk di kelas satu baik-baik saja. Namun, situasi berubah setelah anaknya naik ke kelas dua.

Menurut unggahan tersebut, anaknya sering kali pulang sekolah dalam kondisi menangis lantaran mendapatkan nilai nol tanpa penjelasan dari guru, serta kerap menerima ucapan verbal yang menyakitkan.

"Beberapa minggu anakku pulang matanya sembab ternyata dia kasih nilai 0 dan buku di lempar di lantai, anakku nangis di belakang, tanpa di kasih tau kenapa 0," tulis pemilik akun dikitip pada Kamis (10/9/2026).

Anak tersebut juga mengaku mengalami dugaan tindakan kekerasan fisik dari gurunya akibat terlambat menyelesaikan tugas pelajaran matematika.

"Ternyata dia di-slentik kupingnya sama gurunya gara-gara matematika belum selesai. Saya menyadari anak saya kurang cepat, tapi kenapa harus di-slentik smpe dia sakit hati nangis di belakang," sambung dia.

Unggahan tersebut mendapat simpati serta sorotan luas dari para pengguna media sosial Threads. Bahkan Wali Kota Solo Respati Ardi merespon unggahan wali murid tersebut.

Viral Lainnya

Gempa M 6,5 Kepulauan Seribu Terasa hingga ke Padang, Bikin Warga Terjaga

Gempa M 6,5 Kepulauan Seribu Terasa hingga ke Padang, Bikin Warga Terjaga

11 jam lalu

Gempa bumi 6,5 M mengguncang Kepulauan Seribu dini hari, terasa hingga Jawa dan Sumatera.

Swipe untuk menutup

Gempa M 6,5 Kepulauan Seribu Terasa hingga ke Padang, Bikin Warga Terjaga

12/09/2026, 00:00 WIB
Gempa M 6,5 Kepulauan Seribu Terasa hingga ke Padang, Bikin Warga Terjaga
Penulis: Rahmat Panji
|
Editor: Icha Rastika

PADANG, KOMPAS.com - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang perairan bagian timur Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pukul 04.23 WIB.

Guncangan gempa dalam ini dirasakan meluas di sejumlah wilayah Pulau Jawa hingga Sumatera.

Di Kota Padang, warga terjaga akibat guncangan gempa ini, namun belum ada data kerusakan yang diterima Kompas.com.

Beberapa warga terkejut setelah tahu bahwa ternyata pusat gempa berada jauh di Pulau Seribu, padahal getarannya terasa nyata di Kota Padang.

“Lumayan juga tadi itu, padahal saya sedang tidur. Tidak sempat lari keluar. Habis gempa Langsung saja ambil wudu menunggu shalat subuh,” ujar Hendrida warga Kuranji, Kota Padang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa episenter gempa terletak pada koordinat 5,24° LS dan 106,78° BT, atau tepatnya di laut pada jarak 69 kilometer arah timur laut Kepulauan Seribu dengan kedalaman 368 kilometer.

"Lokasi persisnya berada di laut, berjarak 69 kilometer arah Timur Laut Kepulauan Seribu, DKI Jakarta," ujar Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.

Penyebab dan Dampak Gempa

Wijayanto menyampaikan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa bumi dalam akibat adanya aktivitas intraslab.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki pergerakan geser turun (oblique normal).

Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa bumi ini dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Meski demikian, guncangan dirasakan di berbagai daerah dengan skala intensitas yang beragam:

  • Skala IV MMI (dirasakan banyak orang di dalam rumah, gerabah pecah, pintu/jendela berderik): Pandeglang, Lebak, Serang, Sukabumi, Cianjur, dan Tanggamus.
  • Skala III MMI (getaran terasa nyata di dalam rumah seakan ada truk melintas): Tangerang, Tanjung Priok, Nagrak, Kalapanunggal, dan Cilacap.
  • Skala II-III MMI: Padang, Rancaekek, Lembang, Garut, Kota Bandung, Yogyakarta, Pacitan, Ponorogo, Kabupaten Malang, Kota Bengkulu, Sumur, Mentawai, Pariaman, dan Solok Selatan.
  • Skala II MMI (getaran dirasakan beberapa orang, benda digantung bergoyang): Lemong, Semaka, dan Bengkunat.

Kondisi Terkini dan Imbauan BMKG

Hingga pukul 05.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Pemantauan ketat masih terus dilakukan untuk memperbarui informasi bagi masyarakat dan pihak terkait.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Warga juga diminta untuk memeriksa kondisi bangunan masing-masing serta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan sebelum kembali ke dalam rumah.

Komentar Terbanyak Lainnya

Bagikan berita ini melalui